Cegah Radikalisme di Sekolah, Ahmad Sahroni Dorong BNPT RI Optimalkan Edukasi ke Para Guru

Nasional968 Dilihat

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mendorong Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI untuk terus mengoptimalkan edukasi kepada para guru, terkait metode pencegahan radikal terorisme di lingkungan sekolah. 

Pernyataan itu diungkapkan Sahroni menanggapi hasil penelitian BNPT RI, diman rentang umur yang paling mudah terpapar radikalisme yaitu anak muda berusia 13-32 tahun, sehingga peran guru dinilai sangat penting. 

“Saya sepakat sekali, guru harus menjadi garda terdepan dalam mencegah tersebarnya paham radikal, terorisme, karena anak-anak muda, terutama berusia 13-18 tahun paling banyak menghabiskan waktunya di lingkungan sekolah,” ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (27/11/2023). 

Sahroni meminta BNPT lebih mengoptimalkan pelatihan kepada para guru tentang bagaimana menangkal paham radikal yang berpotensi menyasar para pelajar. 

“Kalau perlu BNPT beri tugas khusus yang akan dimonitor secara berkala,” ujar Sahroni. 

Dia memahami banyaknya sekolah di seluruh tanah air, tidak mungkin bisa dijangkau satu per satu oleh BNPT. Namun, dia berharap lembaga itu tetap bisa memanfaatkan perkembangan teknologi dalam memaksimalkan programnya.

Berbagai cara dapat dilakukan oleh BNPT agar maksud dan tujuan program ini bisa terdengar oleh tiap guru. Misal, melalui seminar per wilayah. 

“Bisa juga diadakan secara online, campaign melalui medsos, karena ini menyangkut pemahaman para guru soal penggunaan metode yang paling efektif untuk para muridnya,” kata Sahroni. 

Ia mengusulkan agar BNPT bekerja sama dengan sekolah-sekolah di tiap provinsi, untuk menggelar kegiatan edukasi dan pencegahan secara langsung kepada para murid-murid. 

“Minimal BNPT harus kunjungi perwakilan sekolah di t?iap provinsi secara berkala. Adakan kegiatan edukasi untuk para murid-murid. Agar ada tindakan konkretnya, tidak sekadar instruksi abstrak kepada para guru,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *