Empat Prajurit TNI yang Gugur di Kabupaten Nduga Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kabar Mabes, Nasional735 Dilihat

JAKARTA – Empat prajurit TNI yang gugur ditembak oleh Kelompok Teroris Separatis (KTS) Papua di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, saat ini sudah di evakuasi dan sudah tiba di Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk proses pemakaman. 

Demikian disampaikan oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, kepada awak media usai pelaksanaan kegiatan Rakornas Penegakan Hukum Terpadu, di Jakarta, Senin (27/11/2023). 

Jenderal Agus menambahkan, mereka yang gugur dikirim ke kampung halamannya masing-masing untuk proses pemakaman, keluarga prajurit TNI tersebut juga akan mendapatkan santunan. 

“Kita sudah berikan santunan sesuai dengan hak-hak dia, ada dari Asabri, TNI AD, Bank BRI dan Bank BJB itu jumlahnya per orang lebih dari 500 juta,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ke empat prajurit yang gugur, akan mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atas jasa-jasanya dalam pelaksanaan tugasnya di Papua. 

“Mereka kita KPLB-kan,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, prajurit TNI yang meninggal dunia yaitu Praka YL, Praka DB, Pratu MF, dan Prada DA. Sementara itu, prajurit TNI yang terkena luka tembak yaitu Serda AH,  Pratu MI, dan Praka BS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *