Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Kepala BNPT RI: Pencegahan Radikal Terorisme adalah Tugas Semua Pihak

by Irfan Mualim
03.02.2024
in Nasional
A A
Kepala BNPT RI: Pencegahan Radikal Terorisme adalah Tugas Semua Pihak

BANDUNG – Pencegahan paham radikal terorisme menjadi tugas semua pihak. Pemerintah, dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, tidak mungkin bekerja sendiri untuk menanggulangi paham kekerasan tersebut. Untuk itu, perlu terus dibangun public resilience terhadap ideologi radikal terorisme.

Hal itu dikatakan Kepala BNPT RI, Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel, saat bersilarutahmi dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) dan Duta Damai Jawa Barat di Hotel Pullman Bandung Grand Central, Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/2/2024).

“Pencegahan paham radikal terorisme adalah tugas semua pihak, dan mustahil diwujudkan jika BNPT bekerja sendirian. Maka FKPT dan Duta Damai dalam hal ini adalah perpanjangan BNPT di daerah-daerah,” ujarnya dalam keterangan yang diterima media ini, Sabtu (3/2/2024).

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026

Ia mengingatkan soal domain kerja FKPT dan Duta Damai di wilayah pencegahan, yaitu membangun kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi.

Rycko menggarisbawahi potensi radikalisasi yang masif menyasar tiga pihak, yaitu remaja, perempuan, dan anak-anak.

Tiga pihak ini, kata Rycko, dinilai rentan menyusul strategi propaganda paham radikal terorisme yang berganti dari yang awalnya menggunakan hard approach secara offline, berubah menjadi soft approach di platform-paltform media online.

Ia menambahkan, kasus zero terrorist attack di tahun kalender 2023, tidak bisa dijadikan landasan untuk mengatakan bahwa Indonesia sudah aman dari ancaman kelompok-kelompok radikal terorisme.

Remaja, perempuan, dan anak-anak sangat mudah dibujuk menggunakan narasi yang dibalut jubah dan atribut-atribut keagamaan.

“Mereka (kelompok radikal terorisme) menggunakan tokoh-tokoh agama ‘primordial’ untuk menyebar propaganda. Tokoh-tokoh ini efektif menciptakan rasa percaya pada masyarakat sehingga paham yang diyakininya benar,” kata dia.

Dalam konteks inilah, terang Rycko, sinergi antara FKPT dan Duta Damai perlu dikuatkan dan diintensifkan. Melalui program-programnya, FKPT dan Duta Damai perlu bekerjasama untuk membangun public resilience terhadap ideologi radikal terorisme dengan membangun awareness di tengah masyarakat terhadap ideologi.

Pasca mendengarkan paparan program-program dari FKPT dan Duta Damai, Rycko menegaskan, soalnya perlunya sinergi program antara dua pihak. Duta Damai memiliki pasar Gen Z dan millenial yang masif dan FKPT mempunyai kapasitas intelektual yang baik.

Bentuk sinergitas itu, menurut Rycko, misalnya diwujudkan dalam bentuk seminar online via Live Instagram yang dikelola oleh Duta Damai.

“Duta Damai sudah punya akun IG, nah silahkan FKPT bidang keagamaan mengisi live IG dengan kajian keagamaan dalam rangka kontra radikalisasi,” Kata Rycko.

“Nanti Bapak buat IG supaya pesan perdamaian bisa menjangkau kalangan yang lebih luas,” sambungnya.

Upaya-upaya ini menurutnya adalah bentuk edukasi kepada publik dan upaya pencegahan dini. Edukasi, katanya, merupakan kata kunci untuk memberantas sel-sel jaringan terorisme.

Mengutip Malala Yousafzai, Rycko menegaskan senjata saja tidak bisa menghapuskan terorisme, ia hanya akan memberantas pelaku teror. Edukasilah yang dapat membunuh terorisme.

Menurutnya, pelaku teror adalah kriminal yang menganggap apa yang dilakukannya benar. Berbeda dengan pelaku korupsi, pembunuhan, atau perampokan yang mengetahui bahwa perbuatan yang dilakukannya salah, teroris yang menggunakan jubah agama selalu merasa bahwa apa yang dilakukannya bukanlah kesalahan, karena itu adalah mandat agama.

Rycko menuturkan, bahwa kelompok radikal terorisme bisa merusak karakter toleran yang ada pada remaja. Dengan atribut agama, mereka merubah mereka menjadi intoleran pasif, kemudian menjadi intoleran aktif, lalu akhirnya terpapar. Puncaknya, paham radikal terorisme akan menjadi dogma yang mendasari seseorang berbuat apapun tanpa rasa bersalah karena itu merupakan “perintah agama”.

Menyambut pesta demokrasi yang tinggal satu pekan lagi, Rycko menyatakan perlunya kolaborasi Duta Damai dan FKPT bersama BNPT untuk membuat kampanye tentang Pemilu damai dan anti kekerasan.

“Jangan berhenti berinovasi dalam menyuarakan narasi perdamaian dan kasih sayang sebagai counter ideologi radikal terorisme,” katanya.

Pada kesempatan sama, Direktur Pencegahan Prof. Dr. Irfan Idris mengungkapkan bahwa teroris adalah small group tapi big plan.

Ia menegaskan untuk tidak memberi panggung pada narasi radikal terorisme di media maya, sebaliknya narasi perdamaian perlu diperbanyak sebagai upaya kontra radikalisasi.

“Butuh banyak resonansi untuk meng-counter narasi teroris,” katanya.

Tags: BNPTRadikalismeTerorisme
Previous Post

Mantan Kepala BIN Papua Barat Ditetapkan Tersangka, Ini Kasusnya

Next Post

Lantik Tiga Pejabat Baru, Kepala Biro Umum BNPT RI: Kreatif, Inovatif, dan Responsif Penanggulangan Terorisme

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Lantik Tiga Pejabat Baru, Kepala Biro Umum BNPT RI: Kreatif, Inovatif, dan Responsif Penanggulangan Terorisme

Lantik Tiga Pejabat Baru, Kepala Biro Umum BNPT RI: Kreatif, Inovatif, dan Responsif Penanggulangan Terorisme

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In