Taruna TNI Pertama di ADFA: Langkah Baru Diplomasi Pertahanan Indonesia-Australia

Kabar Mabes699 Dilihat

JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan militer internasional.

Kabidpeninter Puspen TNI, Kolonel Cba Tedi Rudianto, dalam rilis tertulisnya di Jakarta, Selasa (25/2/2025), mengatakan Sersan Mayor Dua Taruna (Sermadatar) Muhammad Arghi Aqila Nugroho mencetak prestasi gemilang sebagai perwakilan TNI Angkatan Darat untuk mengikuti pendidikan di Australian Defence Force Academy (ADFA) yang terletak di Canberra, Australia.

Ini adalah langkah strategi pertama bagi TNI untuk meningkatkan kompetensi dan memperkuat hubungan diplomasi pertahanan dengan Australia.

Sebelum menempuh pendidikan di ADFA, Sermadatar Arghi telah melalui tahap persiapan yang cukup signifikan di Defense International Training Center (DITC) dan Monash College, Melbourne.

Baca Juga: Menangkal Terorisme di Era Digital: Kerja Sama BNPT dan UEA

Selama hampir satu tahun, ia belajar dan beradaptasi dengan berbagai sistem pendidikan internasional yang akan membantu dalam proses pembelajaran di akademi militer bergengsi tersebut.

Di ADFA, Arghi berkesempatan untuk mendapatkan pendidikan setingkat S1 di bidang yang luas seperti Arts, Business, Engineering, Science, Cyber, dan Information Technology, dikombinasikan dengan pelatihan militer yang mumpuni.

Kehadiran Arghi di ADFA bukan sekedar langkah pendidikan, namun juga merupakan simbol nyata dari sinergi antara Indonesia dan Australia dalam mencapai tujuan bersama di bidang keamanan dan perlindungan.

Panglima Angkatan Bersenjata Australia, Laksamana David Lance Johnston, dalam acara pengenalan tahun pertama (CDF Parade) menyatakan, kehadiran lebih dari 360 taruna internasional, termasuk di dalamnya 21 taruna dari Indonesia, adalah bukti nyata kerja sama yang produktif.

Brigadir Jenderal Troy Francis, Komandan ADFA, menambahkan kehadiran taruna internasional memainkan peran penting dalam membentuk pemimpin masa depan.

Kemampuan untuk berkolaborasi dan berkomunikasi dalam lingkungan multinasional adalah kunci untuk mencapai keberhasilan dalam misi-misi kompleks di masa depan.

Hubungan Bilateral yang Diperkuat

Taruna TNI Pertama di ADFA

Keikutsertaan taruna TNI Angkatan Darat dalam program pendidikan di ADFA menunjukkan langkah proaktif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan militer.

Hal ini diharapkan dapat memperkuat jaringan dan mempererat pekerjaanama kedua negara dalam menghadapi tantangan pertahanan di tingkat regional dan global.

Acara pelatihan perwira (Prasetya Perwira) yang akan diikuti Arghi dan rekan sekerja pada tahun 2026 di Indonesia juga menunjukkan komitmen untuk menerapkan ilmu dan pengalaman yang didapat selama di Australia kembali ke tanah air.

Atase Pertahanan Republik Indonesia, Laksma TNI Yusliandi Ginting, serta Atase Darat Republik Indonesia, Kolonel Inf Leo Sugandi, turut memberikan dukungan yang kuat terhadap upaya ini.

Antusiasme dan harapan besar disematkan kepada Taruna Muhammad Arghi Aqila nugroho. Pendidikan yang ia jalani di ADFA diharapkan tidak hanya akan memberikan manfaat besar bagi dirinya, tetapi juga akan membawa dampak positif bagi TNI dan hubungan bilateral Indonesia-Australia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun angkatan bersenjata yang semakin profesional dan siap menghadapi tanusia ke -21.

Dengan segala pencapaian yang diraih, momen ini menjadi senjata baru bagi TNI dalam mencetak pemimpin masa depan yang berkualitas, serta memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *