Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Toleransi, Karakter Bangsa Indonesia Sejak Dulu

by Irfan Mualim
24.12.2019
in Nasional
A A
Toleransi, Karakter Bangsa Indonesia Sejak Dulu

JAKARTA – Toleransi menjadi watak dan karakter asli bangsa indonesia sejak dulu, dalam kerangka persatuan. Karena itu, kerja sama meskipun berbeda keyakinan menjadi kultur yang disebut gotong royong.

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Idelogi Pancasila (BPIP), Romo Benny Susetyo, mengatakan masyarakat Indonesia sudah melaksanakan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga ketika ada perayaan hari besar keagamaan, di daerah-daerah pedesaan sudah biasa untuk saling membantu, bahkan saling menjaga.

“Sudah ratusan bangsa kita hidup dalam persaudaraan sejati. Itulah tradisi kita yang sebenarnya dan sudah terjadi,” ujarnya di Jakarta, Selasa (24/12/2019).

BACA JUGA

Peran Kunci Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Thailand-Kamboja di Kawasan ASEAN

Peran Kunci Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Thailand-Kamboja di Kawasan ASEAN

28.07.2025
Menteri Luar Negeri Indonesia, Hassan Wirajuda

Menghadapi Gejolak Global: Fondasi Kuat Diplomasi Indonesia antara Cina dan AS

22.02.2025

Ia mengakui, sebagian kecil warga ada yang intoleransi. Karena itu, jika terdapat perbedaan-perbedaan di masyarakat, seharusnya hal tersebut dapat diselesaikan bersama dengan prinsip musyawarah mufakat.

“Misalnya ada pelarangan ibadah dan lainnya, perlu ada musyawarah mufakat untuk diberi pengertian dan penjelasan. Karena ibadah setiap agama itu dijamin oleh konstitusi,” katanya.

Menurutnya, perlu ada penguatan kultur kebangsaan guna memperkuat toleransi antar sesama anak bangsa. Olehnya itu harus kembali kepada kearifan lokal yang dimiliki, misalnya budaya kerja bakti, silaturahmi, dan saling mengunjungi.

“Seperti lebaran Idul Fitri atau Natal, orang-orang bisa makan bersama tanpa ada ritual ibadat. Mereka hanya ikut makan dan kumpul. Kultur itulah yang harus terus diperkuat dan diarusutamakan dalam kehidupan bangsa,” kata dia.

Warga Indonesia, lanjut Romo juga harus meneladani sikap para tokoh bangsa. Meskipun mereka berbeda paham dan keyakinan, namun tetap bisa bersahabat. Contoh, Mohammad Natsir tokoh Islam terkemuka, namun mengucapkan selamat Natal kepada Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono, pendiri Partai Katolik Indonesia.

“Natsir adalah orang pertama yang mengucapkan selamat Natal kepada Kasimo yang tokoh katolik. Demikian pula saat Idul Fitri, Kasimo lah orang pertama yang memberikan ucapan selamat Idul Fitri kepada Natsir,” ujarnya.

Apabila ada sebagian kecil dari orang atau kepompok yang misalnya menolak memberi ucapan selamat Natal, menurutnya tidak masalah dan tak perlu dibesar-besarkan. Sebab hal tersebut merupaka hak setiap orang dalam demokrasi.

“Terpenting adalah kita mencontoh para tokoh bangsa yang menjaga persatuan dan nasionalisme,” kata Romo.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah khususnya Pemerintah Daerah (Pemda) berperan aktif menjaga kerukunan umat beragama di daerahnya. Sebaba kepala daerah memiliki kewajiban menjaga hal tersebut bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

“Kepala Daerah bersama FKUB setempat harus memperkuat tali silaturahmi persaudaraan lintas agama. Jangan kemudian Kepala Daerah malah lepas tangan,” ujarnya.

Tags: Indonesia
Previous Post

Asik! 12 Ribuan Napi Kristen Dapat Remisi Natal

Next Post

Diduga Warganya Ditembak Aparat, Wabup Nduga Nyatakan Mundur

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Diduga Warganya Ditembak Aparat, Wabup Nduga Nyatakan Mundur

Diduga Warganya Ditembak Aparat, Wabup Nduga Nyatakan Mundur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In