Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Wawasan Nusantara, Upaya Hadapi Ancaman Ideologi Selain Pancasila

by Irfan Mualim
10.12.2019
in Nasional
A A
Wawasan Nusantara, Upaya Hadapi Ancaman Ideologi Selain Pancasila

GARDANASIONAL, BANDUNG – Tiap 13 Desember, bangsa Indonesia selalu memperingati Hari Nusantara yang diprakarsai Deklarasi Djoeanda atau sering dianggap sebagai Deklarasi Kemerdekaan Indonesia kedua, pada 13 Desember 1957. Makanya, masyarakat harus bisa memahami esensi wawasan nusantara dalam menghadapi ancaman non-fisik, berupa ideologi.

“Bangsa ini dibangun oleh semangat kebangsaan dan semangat NKRI. Kalau ini dilupakan maka kita khawati, seluruh negeri ini bisa terpecah-pecah,” kata Rektor Universitas Widyatama (UTama) Bandung, Obsatar Sinaga, di Bandung, Selasa (10/12/2019).

Ia menegaskan, Indonesia merupakan bangsa yang terbagi dalam keanekaragaman suku dan budaya. Karena itu, sangat berpotensi untuk dipecah belah. Obsatar mencotohkan, ketika Arab Spring terjadi banyak bangsa Arab yang terpecah. Karena itu, ketika sebuah bangsa atau negara terpecah, maka akan sulit untuk disatukan kembali.

BACA JUGA

Prof Zuly Qodir

Toleransi di Tahun 2025: Menjaga Kerukunan dalam Keberagaman Indonesia

30.12.2024
Kepala BNPT RI, Komjen Pol Eddy Hartono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit setelah acara Deklarasi dan Sosialisasi Pembubaran Organisasi Jamaah Islamiyah

Memperkuat Ideologi Pancasila: Deklarasi Pembubaran Jamaah Islamiyah

22.12.2024

“Kalau kita tidak hati-hati, bahkan dari sekarang juga kita bisa saja pecah seperti Yugoslavia,” katanya.

Untuk mencegah, dibutuhkan kekuatan pemerintah dalam bentuk kebijakan khususnya dalam hal wawasan kebangsaan. Misalnya, dibuat aturan di sekolah wajib belajar wawasan kebangsaaan.

“Jangan kemudian nanti karena milenial malah dibebaskan dan malah tidak menguasai apa-apa,” kata dia.

Ia sangat menyesalkan, di era reformasi topik-topik terkait kebangsaan dan juga Pancasila seperti tabu untuk dibicarakan. “Kok sepertinya kebersamaan negara itu dianggap tidak terlalu penting gara-gara era reformasi. Setelah menghadapi masalah-masalah radikalisme-terorisme baru menyadari perlunya Pancasila. Kan sudah telat kita kalau seperti itu,” ujarnya.

Obsatar mengklaim, pihaknya saat ini turut berperan membantu pemerintah meningkatkan wawasan kebangsaan di kalangan anak muda. Sehingga dengan memperkuat wawasan kabangsaan ataupun wawasan nusantara, dapat membentengi masyarakat dari pengaruh penyebaran radikalisme dan terorisme. Selain itu menjadi benteng bagi masyarakat untuk penguatan ideologi bangsa.

“Apalagi saat ini penyebaran radikalisme dan terorisme sangat masif, utamanya melalui dunia maya,” katanya.

“Lembaga pendidikan harus memberikan pelajaran untuk memperkuat dan membentengi para generasi milenial, sehingga tak mudah terpengaruh oleh radikalisme dan terorisme,” Obsatar menambahkan.

Tags: PancasilaWawasan Nusantara
Previous Post

Indeks Potensi Radikalisme Tahun 2019 Menurun, Kata Kepala BNPT

Next Post

Dekat Kediaman Presiden Somalia Diserang Kelompok Teroris

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Dekat Kediaman Presiden Somalia Diserang Kelompok Teroris

Dekat Kediaman Presiden Somalia Diserang Kelompok Teroris

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In