Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Hindari Intoleransi, Masyarakat Harus Disajikan Beragam Informasi

by Irfan Mualim
13.11.2019
in Nasional
A A
Hindari Intoleransi, Masyarakat Harus Disajikan Beragam Informasi

GARDANASIONAL, JAKARTA – Kebebasan berekspresi mestinya mendorong pengakuan hak sesama warga negara untuk bersuara. Bukan justru kebablasan dan melahirkan praktik intoleransi hingga menyerang orang lain yang dianggap berbeda.

Karena itu, masyarakat Indonesia baiknya belajar dari negara lain, akibat intoleransi menimbulkan perpecahan. Bahkan tak sedikit menyerang secara fisik atau non fisik pada apa yang dianggap berbeda.

Peneliti senior di Wahid Foundation, Alamsyah M. Djafar, mengatakan kejadian itu biasanya lahir dari ketidaksukaan seseorang terhadap orang lain, sehingga mendukung kekerasan yang berbentuk radikal.

BACA JUGA

Guru di Gunungkidul Dapat Penyuluhan Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Guru di Gunungkidul Dapat Penyuluhan Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

18.01.2025
Memperkuat Ketahanan Nasional: Karyawan Pindad dan DI Melawan Intoleransi dan Radikalisme

Memperkuat Ketahanan Nasional: Karyawan Pindad dan DI Melawan Intoleransi dan Radikalisme

20.11.2024

“Sebenarnya mereka ini telah menolak hak-hak dasar yang dijamin oleh konstitusi. Radikalisme kita pahami adalah dukungan terhadap kekerasan,” ujarnya di Jakarta,  Rabu (13/11/2019).

Menurut Alamsyah, ada ciri suatu kelompok berpaham intoleransi, di antaranya jika tak mau menghargai hak-hak dasar seseorang dan merasa terancam akan sesuatu. Sehingga melakukan ujaran kebencian di media sosial. Bahkan bila pemerintah membela atau berpihak, bakal dituding sebagai pendukung.            

“Makanya kenapa ada isu Cina. Karena kelompok ini merasa Cina sebagai suatu etnis dianggap mengancam pada sisi ekonomi dan ideologi,” katanya.

Selain itu, intoleransi juga muncul sebab adanya politisasi kebencian yang dipengaruhi oleh faktor populisme. “Seperti LGBT, Yahudi, dan sebagainya sehingga berkembang intoleransi di masyarakat,” jelasnya.

Alamsyah menambahkan, untuk menghindari intoleransi, media sosial menjadi solusi. Ketika informasi kebencian, hoax, dan lainnya tersebar melalui jejaring sosial, maka dapat mempengaruhi orang untuk membenci kelompok lain.

“Yang perlu kita atasi itu bukan pada perbedaannya, tapi bagaimana mengelola perasaan atau sikap tidak suka tersebut,” katanya.

Karena itu, masyarakat harus disajikan informasi beragam, sehingga tak hanya menerima informasi dari satu pihak saja. Misal yang dilakukanPusat Media Damai (PMD) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam upaya menciptakan suasana perdamaian di masyarakat.

“Saya melihat teman-teman di PMD BNPT sangat gencar membanjiri media sosial dengan informasi yang lebih benar dan  beragam, sehingga bisa membuat suasana menjadi lebih damai,” jelasnya.

Disamping itu, diperlukan upaya bersama untuk mendorong masyarakat terhadap pandangan keagamaan yang terbuka. Ia mencontohkan soal fatwa MUI Jawa Timur (Jatim) tentang tidak boleh mengucapkan salam terhadap semua agama.

“Tindakan tersebut bukan untuk menggabungkan agama-agama, tapi melakukan salam itu justru bentuk pengakuan negara terhadap semua agama,” tutup Alamsyah.

Tags: IntoleransiRadik
Previous Post

Begini Sosok Pelaku Bom Polrestabes Medan

Next Post

Jamin Situasi Kondusif di Wamena, TNI-Polri di Perbatasan Gelar Patroli Simpatik

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Jamin Situasi Kondusif di Wamena, TNI-Polri di Perbatasan Gelar Patroli Simpatik

Jamin Situasi Kondusif di Wamena, TNI-Polri di Perbatasan Gelar Patroli Simpatik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In