Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Kikis Intoleransi pada Dunia Pendidikan, Pemerintah Harus Tegas

by Irfan Mualim
23.01.2020
in Nasional
A A
Kikis Intoleransi pada Dunia Pendidikan, Pemerintah Harus Tegas

JAKARTA – Mengikis intoleran di dalam dunia pendidikan, membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan sistimatis pada semua pihak, termasuk para guru dan murid. Apalagi saat ini,   pemahaman beragama semakin meningkat.

“Tahun 90-an, kita mendapatkan mahasiswi berjilbab itu jarang. Tetapi sekarang, kita banyak mendapatkan dan menjumpai  mahasiswi atau murid wanita  yang berjilbab. Artinya, Kesadaran indidu masyarakat untuk beragama itu meningkat,” ujar Pengamat Pendidikan Nasional, Darmaningtyas di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Intoleransi tak hanya terjadi pada kalangan mahasiswa, di sekolah juga kerap terjadi. Seperti yang ramai diperbincangkan, adanya sekolah yang mengeluarkan siswanya, karena mengucapkan selamat ulang tahun kepada siswa yang berlainan jenis.

BACA JUGA

Pendidikan Gratis, Pemerintah Siapkan Dana Rp450 Ribu per Anak Mulai 2027

Pendidikan Gratis, Pemerintah Siapkan Dana Rp450 Ribu per Anak Mulai 2027

30.09.2026
Massa aksi Indonesia Gelap

Indonesia Gelap: Aksi Mahasiswa & Masyarakat Sipil Tolak Revisi UU TNI, Polri, dan Kejaksaan

18.02.2025

Menurut Darma, meskipun kejadian itu terjadi di sekolah swasta, namun peraturan sekolah juga harus dikritisi. Sebab mengucapkan selamat ulang tahun,  baik disampaikan terhadap lawan jenis meskipun berbeda suku, dan agama adalah suatu tindakan kebaikan.

“Jangan malah siswa yang berbuat baik dikenai sanksi. Kalau pemahaman menjadi sempit, nanti sebagian masyarakat bakal memiliki pemahaman yang sempit pula,” katanya.

Oleh karena itu, lanjut Darma, sekolah negeri harus memiliki ruang yang terbuka terhadap siapapun. Apalagi sekolah negeri telah menjadi pilihan utama para orang tua siswa yang ingin menyekolahkan anaknya tanpa ada hambatan-hambatan terkait agama, ras, golongan, dan sebagainya.

“Sekolah negeri dari jaman dahulu adalah benar-benar sekolah kebangsaan. Mestinya roh kebangsaan itu dijaga. Karenanya, sekolah negeri sementinya tidak boleh ada aturan yang bersikap diskriminatif atau ekslusif,” ujar dia.

Namun berbeda dengan sekolah swasta, lanjut Darma, dimana memiliki otonomi sekolah sendiri. Akan tetapi, mengucapkan selamat ulang tahun, hari besar keagamaan, dan sejenisnya dipandang sebagai suatu kebaikan yang harus ditanamkan tiap sekolah baik negeri maupun swasta.

“Jadi kalau ada sekolah yang mengajarkan tidak baik, tentunya justru harus kita pertanyakan,” kata dia.

Darma menambahkan, peran pemerintah dituntut agar berani bertindak tegas, seperti melakukan monitoring pada kurikulum dan juga cara guru-guru memberikan pengajaran kepada muridnya.

“Pemerintah selama ini kan tidak berani tegas, padahal hal seperti ini (intoleransi) tidak boleh sampai masuk ke ranah pendidikan dengan membawa-bawa agama atau politik,” katanya.

“Karena kalau agama dipakai menjadi kendaraan politik individu, kelompok, atau parpol, tertentu di dalam dunia pendidikan, maka sikap-sikap intoleran akan tumbuh,” Darma menambahkan.

Tags: IntoleransiPendidikan
Previous Post

Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu hingga Kasus Semanggi Bakal Diusut Jaksa Agung

Next Post

Tangkal Radikal Terorisme dengan Wawasan Kebangsaan dan Kearifan Lokal

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Tangkal Radikal Terorisme dengan Wawasan Kebangsaan dan Kearifan Lokal

Tangkal Radikal Terorisme dengan Wawasan Kebangsaan dan Kearifan Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In