Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Akademisi: Soal Palestina, Semua Perlu Melihat dari Perspektif Kemanusiaan

by Irfan Mualim
15.11.2023
in Nasional
A A
Akademisi: Soal Palestina, Semua Perlu Melihat dari Perspektif Kemanusiaan

JAKARTA – Bangsa Indonesia terus menunjukkan solidaritas kemanusiaan terhadap para warga sipil Palestina yang menjadi korban agresi militer Israel. 

Semangat dalam kepedulian terhadap sesama manusia adalah lentera yang cahayanya bisa menembus batas suku, ras, bangsa dan agama. 

Apapun latar belakang seseorang, tidak layak menerima penderitaan seperti yang saat ini terjadi pada rakyat Palestina.

BACA JUGA

Donald Trump

Kontroversi Rencana Donald Trump: Warga Palestina Tak Berhak Kembali ke Gaza

12.02.2025
Penarikan Pasukan Israel

Penarikan Pasukan Israel dari Rafah

20.01.2025

Membahas keprihatinan terhadap Palestina, Dosen UIN Alauddin Makassar, Abdul Rauf Amin, menjelaskan ada banyak cara untuk menyatakan keprihatinan, dukungan dan solidaritas terhadap Palestina. Tentunya semua perlu melihat dan mengenali persoalan ini dari perspektif kemanusiaan.

“Mengenali tragedi ini melalui kaca mata kemanusiaan, berarti kita sebagai warga negara Indonesia yang mayoritas beragama Islam, bisa menunjukkan kepeduliannya terhadap siapapun yang menjadi korban terlepas apapun bangsa atau agamanya,” ujarnya di Makassar, Rabu (15/11/2023).

Menurutnya, andaikata bukan Palestina yang menjadi korban, tetap saja peperangan akan menewaskan manusia yang tidak berdosa, termasuk anak-anak dan perempuan. 

Perang tidak akan membeda-bedakan dalam membuat kerusakan, entah itu pangkalan militer, sekolah, rumah ibadah, rumah sakit, ataupun fasilitas publik lainnya. 

Berbagai kerugian yang ditimbulkan oleh perang tidak lagi memiliki relasi terhadap agama saja, namun berhubungan langsung terhadap aspek kemanusiaan.

Abdul Rauf yang pernah menulis buku Esai-Esai Maqasid Al-Syariah ini juga menghimbau, sebagai seorang muslim yang baik, umat harus memiliki kepedulian terhadap sesama manusia. 

Ia menambahkan, jangankan Palestina yang mayoritasnya beragama Islam, jika ada orang non muslim yang di persekusi kemudian dizalimi seperti itu, seharusnya semua memberikan dukungan, baik secara moral maupun material serta dilakukan dengan cara yang tepat.

“Beberapa pihak menunjukkan keprihatinannya dengan cara melakukan unjuk rasa. Selama ini dilakukan dengan bijak, tentu tidak ada salahnya,” katanya.

Menurut dia, cara yang lebih efektif adalah bagaimana selaku negara Indonesia mengaktifkan jalur diplomasi yang dimiliki.

“Indonesia perlu secara aktif terus mendorong hilangnya agresi militer Israel terhadap Palestina, dan saya kira Indonesia sudah memainkan peranannya dengan cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang sangat lantang di PBB menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina,” jelasnya.

Walaupun demikian, Abdul Rauf mengaku tidak melihat efektivitas dari perbuatan sebagian pihak yang melakukan boikot para produk-produk tertentu yang disinyalir punya afiliasi dengan Israel. 

Abdul Rauf mengatakan, andaikata produk-produk tersebut memang terbukti punya afiliasi dengan Israel, namun jika barang tersebut sudah masuk ke Indonesia, berarti sudah milik kita. Pemboikotan yang serampangan justru hanya akan merugikan warga Indonesia sendiri.

“Misalnya sebagai seorang muslim yang berdagang, saya punya mini market atau supermarket. Seandainya umat Islam juga memboikot barang yang menjadi dagangan saya, berarti itu sebenarnya tidak memboikot Israel, dia memboikot saya dan merugikan saya. Bila diteruskan, hal itu menjadi kontraproduktif,” katanya.

Ia menambahkan, yang paling efektif jika pemboikotan terhadap barang yang terafiliasi dengan Israel dilakukan sebelum barang itu masuk ke Indonesia. 

Pemerintah dapat melakukan bargaining terhadap Israel, misalnya dengan mengambil sikap kalau Israel meneruskan agresinya, maka Indonesia tidak akan mau meng-import produksi dari Israel. 

Hal ini tentu lebih efektif ketimbang melakukan pemboikotan sporadis pada barang yang sudah terlanjur masuk Indonesia.

Ia mengatakan, semua perlu melihat peristiwa ini dengan jernih dan komprehensif. Jangan sampai peperangan yang berkecamuk di jalur Gaza, justru secara tidak langsung berdampak negatif terhadap perekonomian Indonesia. 

“Sekali lagi, semua tetap harus ingat bahwa sisi kemanusiaan perlu dikedepankan dalam melihat musibah peperangan Palestina – Israel,” katanya.

“Sikap resmi saya, bahwa siapapun di dunia yang melihat Palestina menjadi korban dari  musibah kemanusiaan ini, pasti mendukung mereka. Siapapun dan apapun latar belakangnya, apalagi kalau misalnya kita bawa ke dalam ranah konsep agama Islam. Islam adalah agama yang universal, ia diturunkan untuk menjadi rahmat seluruh alam dan tidak terbatas pada dimensi ruang dan waktu,” ujar dia.

Mengakhiri penjelasannya, akademisi yang aktif menyoroti dinamika politik di Timur Tengah ini berharap, agar peperangan ini segera berakhir. Semua pihak yang terlibat perlu mencari jalan tengah untuk perdamaian.

“Mereka harus mendahulukan kepentingan kemanusiaan di atas kepentingan sesaat dan golongannya,” katanya.

Tags: Bantuan KemanusianKemanusiaanPalestina
Previous Post

BNPT RI Bakal Bentuk Satgas Penanganan WNI Terasosiasi FTF

Next Post

Presiden Turki Sebut Israel Negara Teroris

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Presiden Turki Sebut Israel Negara Teroris

Presiden Turki Sebut Israel Negara Teroris

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In