Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Daerah

Bahaya Kebangkitan NII di Lampung: Fakta, Ancaman, dan Upaya Waspada

by Irfan Mualim
28.08.2025
in Daerah, Nasional
A A
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

LAMPUNG – Di tengah keprihatinan publik atas lonjakan isu radikalisme, Lampung menjadi perhatian utama karena diduga menjadi wilayah kebangkitan kembali jaringan Negara Islam Indonesia (NII).

Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan, mengungkapkan laporan from the field yang menunjukkan pelajar dan mahasiswa menjadi sasaran perekrutan, meski NII tetap disebut sebagai organisasi teroris oleh pengadilan.

Penemuan ini menggugah kesadaran semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan tanpa mengurangi semangat toleransi yang menjadi ciri khas budaya lokal.

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

Ken memperingatkan, bahaya kebangkitan jaringan NII di wilayah Lampung masih ada. Menurutnya, lembaganya menerima banyak laporan dari kalangan pelajar dan mahasiswa terkait aktivitas rekrutmen NII.

Meskipun NII telah dinyatakan sebagai organisasi teroris melalui putusan pengadilan nomor 12/Pen.Pid/2023/PN.Jkt, kenyataannya gerakan ini dilaporkan tetap aktif dan berupaya merekrut anggota baru.

Baca Juga: Oknum TNI Diduga Terlibat Pembunuhan Kepala Cabang BRI

Dalam keterangan publiknya, Ken menyampaikan, NII—yang didirikan oleh Kartosuwiryo pada 7 Agustus 1949 di Tasikmalaya—diperkirakan masih memiliki ribuan jaringan aktif hingga saat ini.

Ia menyoroti Lampung sebagai wilayah dengan sekitar 4.000 jaringan NII yang tersebar, dikatakan belum menghitung kelompok pecahan seperti Jemaah Islamiyah (JI), Jamaah Ansaruddin (JAD), dan Khilafatul Muslimin.

Pelaporannya datang dari institusi pendidikan di Lampung, termasuk kampus dan sekolah, yang mengindikasikan adanya aktivitas mencurigakan terkait gerakan NII. Tenaga pendidik maupun siswa mengungkapkan keresahan atas penyebaran ideologi radikal di lingkungan pendidikan.

Ken menekankan, pelajar dan mahasiswa menjadi target perekrutan melalui pendekatan keagamaan, pembentukan komunitas belajar, dan pola relasi sosial yang berjalan secara halus. Fenomena ini menimbulkan tantangan bagi upaya edukasi serta dinamika keseharian di kampus dan sekolah.

Lampung disebutkan sebagai “tempat persembunyian” bagi beberapa kelompok radikal dan teroris. Contoh historis yang disebut adalah penangkapan Upik Lawanga, pelaku Bom Bali, yang akhirnya ditangkap Densus 88 setelah lamanya bersembunyi di Lampung Tengah.

Menurut Ken, keadaan geografis dan sosial Lampung menjadikannya barometer keamanan regional: aksesibilitas yang tinggi, budaya multikultural, serta tingkat toleransi yang tinggi bisa menjadi pedang bermata dua—mendorong keterbukaan yang juga dimanfaatkan pelaku radikal.

Selain faktor ideologis, Ken menyinggung adanya unsur biologis berupa keturunan simpatisan lama yang masih memegang pemahaman radikal.

Ia menegaskan, pemulihan dari pola pikir ekstremis tidak otomatis, melainkan memerlukan perhatian jangka panjang melalui edukasi, dialog, dan program deradikalisasi.

Ken mengimbau masyarakat dan aparat di Lampung untuk tidak lengah. “Waspada itu penting. Jika kita merasa terlalu aman, itu justru celah bagi mereka untuk bergerak,” katanya di Lampung, Kamis (28/8/2025).

Ia mengajak semua pihak untuk segera melaporkan indikasi aktivitas NII di lingkungan sekitar, baik melalui aparat setempat maupun melalui saluran hotline NII Crisis Center di WhatsApp: 0898-5151-228 untuk mendapatkan pendampingan.

Laporan dari institusi pendidikan juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan. Kolaborasi antara guru, dosen, orang tua, dan siswa diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas radikalisme.

Tags: Kebangkitan NIIKen SetiawanNII Crisis CenterNII LampungRadikalismeRadikalisme PendidikanTalangsari
Previous Post

Ribuan Buruh Bakal Datangi Kantor DPR RI dan Istana Presiden, Ini Tuntutannya

Next Post

Oknum TNI Diduga Terlibat Pembunuhan Kepala Cabang BRI

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Next Post
Kepala Cabang (Kacab) BRI Cempaka Putih, Muhammad Ilham Pradipta

Oknum TNI Diduga Terlibat Pembunuhan Kepala Cabang BRI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In