Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Bentengi Masyarakat dari Virus Radikalisme Berbasis Keagamaan, BNPT Minta Tokoh Agama Jadi Garda Terdepan

by Irfan Mualim
23.12.2021
in Nasional
A A
Bentengi Masyarakat dari Virus Radikalisme Berbasis Keagamaan, BNPT Minta Tokoh Agama Jadi Garda Terdepan

SURAKARTA – Virus radikalisme bisa menyebar dari berbagai lini kehidupan masyarakat. Kelompok radikal menggunakan berbagai macam cara untuk mengajak, merekrut, dan mendoktrin masyarakat. Salah satunya melalui dakwah dan kajian keagamaan.

Hal itu dikatakan oleh Deputi I bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Mayjen TNI Nisan Setiadi, saat menghadiri Kegiatan Silaturahmi Kebangsaan Membangun Harmoni Indonesia bersama Forum Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM) Indonesia di Surakarta, Rabu (22/12/2021).

Menurut dia, tempat ibadah kerap dieksploitasi dan dimanfaatkan kelompok radikal untuk mengajak, merekrut, dan mendoktrin masyarakat dengan ajaran yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan ideologi Pancasila. Karena itu, tokoh agama khususnya aktivis masjid mempunyai peran penting menjadi garda terdepan dalam menangkal virus radikalisme, sekaligus membentengi umat dengan pencegahan berbasis keagamaan.

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

Para aktivis rumah ibadah, lanjut Nisan Setiadi, harus bisa menjadi bagian komponen bangsa yang sangat strategis untuk tetap menjaga harmoni Indonesia, dari gangguan kelompok yang dapat merusak persatuan dan kesatuan. Karena rumah ibadah tidak hanya sebagai tempat ibadah mahdhah (murni), tetapi menjadi tempat merekatkan persatuan dan kesatuan.

“Karena rumah ibadah seperti masjid juga menjadi corong dan mimbar agama yang dapat menyatukan dan menyejukkan masyarakat. Selain itu masjid ini juga sebagai rumah Tuhan untuk mendidik umat agar selalu merawat persatuan dan persaudaraan,” ujar dia.

Ia mencontohkan, peradaban madinah yang luar biasa dibangun oleh Nabi Muhammad di tengah masyarakat yang multikultural, dimana sesungguhnya dimulai dari masjid. Karena itulah, masjid harus berperan penting dalam membangun peradaban Indonesia yang harmonis.

“Tentu saja, peran ini membutuhkan keterlibatan dan partisipasi aktivis masjid untuk selalu memberikan pencerahan kepada masyarakat,” kata dia.

Olehnya itu, ia mengajak semua pihak untuk terus memperkuat nilai-nilai luhur bangsa Indonesia dengan menjunjung tinggi konsensus nasional Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Apalagi banyak negara luar yang iri dengan bangsa Indonesia yang mampu mengelola dengan baik berbagai perbedaan dan keragaman.

“Di berbagai belahan dunia, banyak negara yang tidak mampu mengelola kondisi pluralitas dan multikulturalitas bangsanya secara baik. Seperti contoh di negara-negara Timur Tengah, dengan sedikit suku tetapi selalu dihantui dengan perang domestik yang bernuansakan sekteranisme,” katanya.

Menurutnya, Pancasila merupakan anugerah dari Allah SWT kepada bangsa Indoneisa, sebagai satu pandangan hidup bernegara yang disepakati bersama dan sebagai salah satu konsensus nasional yang harus terus dihormati.

Disamping itu, kata Setiadi, ada beberapa faktor yang bisa menjadi persoalan sosial yang pada akhirnya memunculkan konflik. Dimana benih-benih konflik dimulai dari pra sangka (prejudice), kecurigaan, etnosentrisme, fanatisme kelompok, dan perasaan tidak percaya antara satu dengan lainnya.

Oleh karena itu, pentingnya sejak dini seluruh pihak untuk selalu mengajarkan, menanamkan dan mempraktekan kerukunan, toleransi, dialog, kerjasama dan juga saling menghormati satu sama lain dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Forum silaturahmi kebangsaan adalah salah satu momen penting bagi kita bersama untuk selalu membangun saling percaya antara pemerintah dan masyarakat, dan antar masyarakat dalam rangka mencapai Indonesia yang harmoni,” katanya.

Sementara, Ketua Umum FKAM, Umaier Khaz, mengatakan Indonesia adalah gambaran ideal yang termaktub dalam Piagam Madinah. Dimana negeri ini menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, toleransi, dan sama-sama menjaga keutuhan negara, baik serangan dari dalam maupun luar.

“Posisi Indonesia sebagai Darul Ahdi Wasysyahadah sebagaimana istilah Muhammadiyah, sebagai Darus Sulhi was Salam sebagaimana istilah Nahdhatul Ulama, juga sebagai Darul Mitsaq (negara kesepakatan), sebagaimana yang disebutkan oleh Wapres kita KH. Ma’ruf Amin adalah komitmen kebangsaan yang harus kita jaga bersama, sehingga kita dapat hidup secara damai dengan prinsip muahadah dan muwatsaqah, bukan dengan posisi muqatalah (saling membunuh) atau muharabah (saling berperang),” ujar dia.

Tags: AgamaBNPTRadikalismeRadikalisme Berbasis Agama
Previous Post

Kemenkes: Dua Kasus Omicron Terbaru

Next Post

Hadapi Klaim Cina atas Laut Natuna, Bakamla Bakal Ajak Negara Tetangga Nyatakan Sikap

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Kepala Bakamla Tekan Reformasi Keuangan

Hadapi Klaim Cina atas Laut Natuna, Bakamla Bakal Ajak Negara Tetangga Nyatakan Sikap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In