Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Biar Tak Terpapar Radikalisme, Anak Milenial Jangan Belajar Agama dari Internet

by Irfan Mualim
22.11.2019
in Nasional
A A
Biar Tak Terpapar Radikalisme, Anak Milenial Jangan Belajar Agama dari Internet

GARDANASIONAL, SIDOARJO – Salah satu penyebab generasi milenial mudah terkena doktrin radikalisme, karena belajar agama Islam melalui internet atau online. Padahal, dunia maya kerap dijadikan kelompok tertentu menyebarkan radikalisme dan terorisme. Oleh karena itu, jangan hanya belajar agama Islam via online, tetapi harus berguru langsung pada ulama.  

“Seharusnya anak-anak muda ini dipahamkan ajaran agama Islam jangan hanya sepotong-sepotong, atau bahkan hanya belajar lewat online. Alangkah bagusnya belajar langsung pada ulama yang memiliki pemahaman yang wasathiyah,” ujar terpidana kasus terorisme, Umar Patek di Lapas Porong Sidoarjo, Kamis (21/11/2019).

Umar berharap, generasi muda tidak mengikuti jejaknya yang pernah terlibat dalam insiden Bom Bali I tahun 2002 silam. Bahkan diketahui sebagai mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI) dan  menjadi amir menggantikan Dulmatin yang telah ditembak mati oleh aparat.

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026

Karenanya, jika ada yang menjanjikan surga, kata Umar, maka hal tersebut harus dihindari. “Orang dijanjikan harta milyaran saja tertarik apalagi dijanjikan surga. Janji seperti itu seolah-olah diberi pengampunan. Ini berbahaya,” ujar dia.

Ia menjelaskan, penyebaran doktrin tersebut awalnya hanya membicarakan Islam secara dasar, namun ketika masuk unsur-unsur kekerasan seperti membunuh atau pengerusakan, hal itu merupakan tanda ajaran teror yang diberikan.

“Ketika mereka berbicara masalah akhlak, ibadah dan lain-lain, monggo. Tetapi masuk unsur-unsur kekerasan, itu bagian dari kelompok radikalisme,” katanya.

Untuk mencegah radikalisme, harus di mulai sejak dini di sekolah-sekolah dan universitas dengan melibatkan guru dan dosen. Disamping juga dilakukan di keluarga.

Selain itu, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika juga harus melakukan pengawasan ketat, menangkap penyebaran radikalisme lewat online atas konten-konten yang berseliweran di dunia maya.

“Dari Kemenkominfo bisa mendeteksi keyword-keyword yang mengarah ke kekerasan. Kalau hanya menutup atau memblokir situs-situs tertentu, saya rasa kurang efektif. Karena bisa saja ditembus pakai VPN gratisan,” Umar menambahkan.

Menurut Umar, pencegahan radikalisme bukan hanya tugas Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan lembaga/kementerian terkait, tetapi tanggungjawab seluruh masyarakat. Ia mencontohkan, jika mantan napiter-napiter sudah dideradikalisasi, maka masyarakat dan keluarganya harus menerimanya dengan tulus dan ikhlas.

“Jangan sampai ketika kembali ke keluarganya, diajak-ajak lagi ikut paham radikalisme. Harus diberi pengertian juga ke keluarganya dan masyarakat,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Umar telah menyatakan diri kembali ke NKRI. Kini aktif membantu BNPT melakukan program deradikalisasi terhadap para napi terorisme lainnya.

Tags: RadikalismeTerorismeUmar Patek
Previous Post

Bertemu Dubes Jepang, Mahfud Bahas Penanggulangan Teroris hingga Maritim

Next Post

Masohi, Tradisi Maluku yang Turut Dijaga Personel TNI

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Masohi, Tradisi Maluku yang Turut Dijaga Personel TNI

Masohi, Tradisi Maluku yang Turut Dijaga Personel TNI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In