Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

BNPT: Masyarakat Harus Militan Jadi ‘Buzzer’ Kontra Radikalisasi

by Irfan Mualim
05.09.2022
in Nasional
A A
BNPT: Masyarakat Harus Militan Jadi ‘Buzzer’ Kontra Radikalisasi

PASURUAN – Masyarakat harus militan untuk menjadi buzzer dalam kontra radikalisasi, yaitu dengan menggelorakan cinta tanah air, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Disamping itu serta mencintai perdamaian, persatuan, dan selalu waspada terhadap bentuk radikalisme terorisme yang mengatasnamakan agama, liberalisme, kapitalisme, dan sebagainya.

Demikian dikatakan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT RI), Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid, dalam acara Halaqah Kebangsaan dengan tema “Membumikan Pancasila dalam Sendi-sendi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” di Pondok Pesantren KHA. Wahid Hasyim Bangil 1, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (5/9).

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Baca Lagi: Wakil Ketua MPR: Potensi Ancaman Radikalisme di Ruang Digital Harus Segera Disikapi

Nurwakhid menjelaskan, bangsa Indonesia diharapkan tidak hanya selalu membangun fisik atau infrastruktur, tetapi juga membangun jiwa.

“Bangunan jiwa, bangunan badan adalah spiritualitas, iman dan taqwa, tetapi juga harus iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi). Artinya perpaduan antara spiritualitas dan profesionalitas itulah yang akan memajukan bangsa Indonesia guna mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional,” ujarnya.

Menurut dia, seluruh elemen bangsa harus turut serta menjaga dan melestarikan Pancasila sebagai ideologi negara, guna mencegah radikalisme dan intoleransi diperlukan demi menguatkan NKRI.

“Halaqah Kebangsaan ini kita lakukan untuk membangun spirit kebangsaan dan spirit keberagaman yang artinya bahwa berbangsa, bernegara harus selalu digelorakan dengan selalu mencintai, menghormati, memegang teguh konsensus nasional yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, serta NKRI harga mati,” katanya.

Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara harus senantiasa diamalkan di tiap sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dalam upaya menegakkan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.

Pentingnya membangun kesiapsiagaan nasional yang berisi kontra radikalisasi, kontra narasi, kontra propaganda untuk diiimplementasikan masyarakat sebagai pertahanan diri agar selalu siap siaga dalam menjaga tanah air Indonesia.

Karena itu, ia mengapresiasi kegiatan yang diinisisasi Polres Pasuruan bekerjasama Pondok Pesantren KH Wahid Hasyim Bangil dan beberapa stakeholder terkait yang ada di Pasuruan.

“Harapan kita semua Forkopimda terutama Polres Pasuruan untuk meresonansi atau memberikan fasilitas dan koordinasi kepada stakeholder terkait yang ada di sini, dan mentransformasikan kepada masyarakat,” kata dia.

“Karena polisi di sini adalah sebagai pelayan, pengayom pelindung masyarakat dan penegak hukum,” lanjutnya.

Nurwakhid berpesan, seluruh peserta yang hadir agar jangan mudah dipolitisasi agama oleh kelompok apapun.

“Ingat politisasi agama adalah pemicu utama didalam radikalisme dan terorisme, maka hilangkan semua bentuk politik identitas maupun politisasi agama,” ujar dia.

Pada kesempatan yang sama, pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan, menjelaskan saat ini masyarakat sudah terancam bahkan sudah teradu domba antar suku antar agama.

Oleh karena itu, saatnya kembali kepada Pancasila yang sudah finish dan sesuai dengan agama. Tidak ada satupun yang bertentangan.

Ken berharap masyarakat kritis terhadap informasi yang  terima. Jangan sampai menjadi korban hoax bahkan menjadi pelaku karena turut menyebarkan informasi yang salah akibat salah belajar agama.

“Tolak ukur beragama adalah akhlak. Kalau kita belajar agama ternyata kita menjadi pemarah, berarti kita belajar dengan guru yang salah. Stop, unfollow, jangan ikuti, kalau diikuti kita bisa terpapar,” katanya.

Tags: BNPTKontra RadikalisasiRadikalisasiRadikalismeTerorisme
Previous Post

Banjir Bandang di Pakistan, 57 Meninggal dan Ribuan Orang Luka-luka

Next Post

Isu Tak Harmonis, Panglima TNI: Ditanyakan Langsung ke Jenderal Dudung

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Panglima TNI membolehkan keturunan PKI masuk seleksi prajurit TNI

Isu Tak Harmonis, Panglima TNI: Ditanyakan Langsung ke Jenderal Dudung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In