Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

BNPT: Ngaji Kebangsaan, Upaya Cegah Radikal Terorisme di Masyarakat

by Irfan Mualim
22.09.2022
in Nasional
A A
Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid

JAKARTA – Sebagai upaya mengoptimalisasikan Islam Wasathiyah, ulama, umaroh, dan umat harus saling bersinergi dan mendekatkan dalam memperkuat ukhuwah dan menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Apalagi ulama juga berperan penting dalam membangun masyarakat yang moderat, baik dalam beragama dan bernegara, guna mencegah penyebaran paham radikal, terorisme, dan ekstremisme di Indonesia.  

Hal tersebut dikatakan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, saat menjadi narasumber pada acara ‘Ngaji Kebangsaan’ yang digelar oleh Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme, Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI) di Pondok Pesantren Motivasi Indonesia, Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (21/9/2022).

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, saat menjadi narasumber pada acara ‘Ngaji Kebangsaan’ yang digelar oleh Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme, Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI) di Pondok Pesantren Motivasi Indonesia, Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (21/9/2022).

Nurwakhid mengatakan, perlu rembuk atau duduk bersama melalui wadah Ngaji Kebangsaan, dalam upaya menyebarkan moderasi beragama guna mencegah paham radikal terorisme di masyarakat

Ngaji Kebangsaan, katanya, merupakan bagian daripada program pentahelix kebijakan BNPT, yaitu melibatkan pemerintah, masyarakat, media, civitas akademika, dan pengusaha. 

“Dalam konteks melibatkan ulama ini adalah ormas keagamaan yaitu masyarakat. Karena ormas keagamaan terutama pesantren adalah potensial untuk menjadi vaksinasi ideologi, menyebarluaskan moderasi beragama atau wasathiyah,” kata dia.

Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, saat menjadi narasumber pada acara ‘Ngaji Kebangsaan’ yang digelar oleh Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme, Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI) di Pondok Pesantren Motivasi Indonesia, Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (21/9/2022).

Nurwakhid menjelaskan, sejatinya memang radikal terorisme merupakan cermin dari krisis ritualitas. Dimana mereka lebih menonjolkan ritualitas, kemudian identitas formal serta simbol-simbol formal keagamaan,  namun lemah di bidang spiritual atau maqom ikhsan, akhlak, perilaku dan budi pekerti.

“Mereka ini bersikap radikal karena tidak wasathon atau tidak moderat. Sehingga tidak menjadi rahmatan lil alamin, tapi rahmatan lil kelompoknya,” kata dia. 

“Inilah tugas para ulama, kyai, masyayikh, dan pondok pesantren untuk menggelorakan Islam wasathiyah atau bisa dikatakan Islam nusantara atau rahmatan lil alamin,” tambahnya.

Radikal Terorisme Bukan Hal Baru di Indonesia

Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, saat menjadi narasumber pada acara ‘Ngaji Kebangsaan’ yang digelar oleh Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme, Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI) di Pondok Pesantren Motivasi Indonesia, Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (21/9/2022).

Penyebaran paham radikal terorisme bukanlah hal baru di Indonesia. Karena itu, setiap orang berpotensi terpapar paham tersebut, yang pada akhirnya menjadi pelaku kejahatan terorisme. 

Potensi itu, kata Nurwakhid, dapat dilihat dari tersebarnya narasi radikalisme yang mengitari masyarakat, semisal sentimen keagamaan, narasi umat yang diperlakukan tidak adil, keterancaman, dan sebagainya.

Untuk itu dirinya menekankan kepada para tokoh agama yang merupakan para Ketua ataupun Pengurus MUI di tingkat Kecamatan se-Kota dan Kabupaten Bekasi  yang hadir dalam Ngaji Kebangsaan tersebut, agar selalu menjaga diri terhadap segala macam paparan paham radikal terorisme yang disebarkan kelompok tersebut.

Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, saat menjadi narasumber pada acara ‘Ngaji Kebangsaan’ yang digelar oleh Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme, Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI) di Pondok Pesantren Motivasi Indonesia, Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (21/9/2022).

“Caranya bagaimana? Caranya yaitu belajar mengaji kebangsaan terhadap ulama-ulama yang moderat, dalam konteks ini ulama-ulama yang tergabung di dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) yang didalamnya ada NU,  Muhammadiyah, Al~Irsyad Al Islamiyah, Al~Washliyah, Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), Mathla’ul Anwar, Al-Ittihadiyah, Nahdatul Wathan dan sebagainya,” ujarrnya.

Sementara Ketua BPET MUI, Muhamad Syauqillah, mengatakan tujuan diadakannya Ngaji Kebangsaan adalah upaya memberikan semangat kepada jajaran MUI di level daerah atau Kecamatan, untuk lebih peduli terhadap fenomena penyebaran paham radikal terorisme yang masih terjadi di Indonesia.

Olehnya, BPET MUI meminta urun rembuk dengan para kyai, ustad ustadzah  di level kecamatan yang ada di Kota dan Kabupaten Bekasi, agar problem yang terjadi di lapangan bisa diatasi dengan bergerak bersama-sama di level bawah.

“Kami nilai ini sebagai sebuah strategi yang bisa sangat efektif mencegah munculnya ekstrimisme dan terorisme di masyarakat,” kata dia.

Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, saat menjadi narasumber pada acara ‘Ngaji Kebangsaan’ yang digelar oleh Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme, Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI) di Pondok Pesantren Motivasi Indonesia, Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (21/9/2022).

Dengan menggandeng BNPT, pihaknya akan terus menyelenggarakan kegiatan seperti Ngaji Kebangsaan, yang selanjutnya akan digelar di wilayah Tangerang, setelah sebelumnya kegiatan serupa juga telah digelar di wilayah DKI Jakarta dan Bogor.

Senada, pengasuh Pondok Pesantrean Motivasi Indonesia, KH Ahmad Nurul Huda Haem, menambahkan pentingnya acara seperti ini di lingkungan pesantren.

Karena pesantren sejak awal berdiri bukan hanya untuk santri di dalam pondoknya saja, tapi juga untuk lingkungan masayarakat penyangga yang ada di sekitar pesantren. 

Dimana salah satu yang dibiasakan pesantren adalah pengajian umum atau pengajian terbuka, di mana pengikutnya bukan hanya santri dan orang tua santri, tetapi juga masyarakat luar.

Ia berharap, acara Ngaji Kebangsaan bukan yang pertama dan yang terakhir digelar di lingkungan pesantren. Hal seperti itu harus segera ditindaklanjuti baik oleh Densus 88, BNPT, maupun BPET MUI, untuk terus bekerja sama dengan Pesantren.

“Karena begitu bekerjasama dengan pesantren, maka masyarakat penyangga pesantren yang sangat dekat dengan Pesantren juga akan mendapatkan imbas pengetahuan, imbas pencerahan yang luar biasa utamanya dalam hal pengetahuan pencegahan paham radikal terorisme di masyarakat,” katanya.

Tags: BNPTNgaji KebangsaanRadikalismeTerorisme
Previous Post

Penyidikan Enam Prajurit TNI dalam Kasus Mutilasi di Papua Selesai

Next Post

Al Wala’ Wal Bara’ dan Tuntunan Agama Dalam Bersosialisasi

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Al Wala’ Wal Bara’ dan Tuntunan Agama Dalam Bersosialisasi

Al Wala’ Wal Bara’ dan Tuntunan Agama Dalam Bersosialisasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In