Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Cegah Intoleransi di Lingkungan Pendidikan, Harus Ada Program Pendekatan Baru

by Irfan Mualim
22.11.2020
in Nasional
A A
Cegah Intoleransi di Lingkungan Pendidikan, Harus Ada Program Pendekatan Baru

YOGYAKARTA –Kasus intoleransi di lingkungan pendidikan akhir-akhir ini sangat meresahkan. Apalagi bisa mengancam perdamaian dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, dibutuhkan program pendekatan baru dalam mencegah berkembangnya intoleransi di lingkungan pendidikan.

“Saya kira sudah cukup banyak riset, bahwa meningkatnya tren intoleransi atau radikalisme di sekolah atau kampus. Ini suatu warning bagi kita semua, baik pendidik, pemerintah, dan masyarakat untuk mewaspadai atau hati-hati terhadap tren seperti ini,” ujar dosen sosiologi Universitas Gajah Mada (UGM), M Najib Azca, di Yogyakarta, Sabtu (21/11/2020).

Najib mengatakan, harus segera dilakukan program mengikis penyebaran intoleransi di lingkungan sekolah tersebut. Salah satunya, dengan bergerak melibatankan komunitas kaum muda seperti siswa SMP, SMA, dan mahasiswa.

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

“Karena mereka sendiri yang harus mampu mengenali, mengidentifikasi gejala-gejala misalnya, menguatkan intoleransi di lingkungannya. Dan itu bisa dilakukan bila mereka terlibat langsung dan proaktif untuk melakukan aktivitas ini,” kata dia.

Ia menambahkan, pihaknya tengah mengembangkan program pendekatan dengan membangun sekolah damai berbasis siswa sebaya. Dengan program tersebut, siswa dan mahasiswa dapat mengamati, mencoba, dan mengembangkan upaya-upaya membina damai di lingkungannya.

“Upaya mengikis intoleransi di sekolah itu jangan terkesan top down atau dari atas ke atas,” katanya.

Misalnya dengan menggunakan platform TikTok atau Podcast. Menurutnya, penggunaan media baru dalam membangun toleransi di kalangan muda sangat penting ketika sasarannya adalah anak muda. Sementara cara-cara lama atau cara ala orang tua, dinilainya tidak akan menyambung karena frekuensinya beda.

“Kita harus belajar juga dari anak-anak muda terutama dalam mengemas pesan-pesan damai, pesan-pesan kontra ekstremisme dengan cara-cara anak muda. Itu akan lebih cepat diterima dengan melalui proses dialog dan diskusi dengan mereka,” ujar dia.

Perlu adanya kombinasi mengatasi masalah ini. Artinya, kalau dari level sekolah, pendidik sangat penting karena pada dasarnya sekolah masih menghargai senioritas dan secara hirarkiah ada guru sebagai pendidik yang memiliki otoritas.

Meski begitu, hal itu tidak cukup, sehingga siswa harus dilibatkan secara langsung, setelah itu pemerintah wajib terlibat. Selain itu, pelibatan tokoh agama dan organisasi masyarakat juga penting seperti NU, Muhammadiyah, Al Washliyah, dan lain-lain.

Penting juga dilakukannya penguatan wawasan kebangsaan di lingkungan sekolah. Menjadi suatu paket yang lengkap dalam upaya meningkatkan pendekatan keagamaan moderat. Seperti cara pendekatan yang dilakukan NU dengan Islam Nusantara-nya yaitu pendekatan agama berbasis kebudayaan dan adat.

“Itu sekaligus mengokohkan identitas kebangsaan, karena agama dan budaya adalah bagian kolektif sebagai bangsa,” ujar dia.

Tags: IntoleransiPendidikanRadikalisme
Previous Post

Pelibatan TNI Tangani Terorisme, Dikhawatirkan Tumpang Tindih BIN, BNPT dan Polri

Next Post

Dukung Gerak Pasukan, Yonzipur-10 Bangun Jembatan Taktis Militer

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Dukung Gerak Pasukan, Yonzipur-10 Bangun Jembatan Taktis Militer

Dukung Gerak Pasukan, Yonzipur-10 Bangun Jembatan Taktis Militer

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In