Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Cegah Penyebaran Radikalisme, Pemerintah Baiknya Libatkan Generasi Milenial

by Irfan Mualim
18.02.2021
in Nasional
A A
Program Deradikalisasi BNPT Kurang Optimal, Tegas Ombudsman RI

Ilustrasi

JAKARTA – Untuk menghalau penyebaran radikal terorisme di Tanah Air, pemerintah dapat mengajak generasi milenial untuk menggarap konten tandingan di internet. Semisal konten tentang Pancasila dan nasionalisme yang lebih menarik generasi remaja, sehingga tidak terpapar paham radikalisme.

Hal tersebut dikatakan pengamat intelijen dan terorisme Universitas Indonesia, Stanislaus Riyanta, di Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Riyanta mendorong pemerintah untuk melibatkan masyarakat dalam menghalau penyebaran terorisme di internet. Sebab penyebaran konten terorisme di internet melalui berbagai macam platform dinilai semakin masif. Apalagi mereka yang terpapar didominasi kalangan milenial.

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

Dari wawancara yang dilakukannya terhadap belasan remaja yang terpapar terorisme di internet. Sebagian besar dari mereka karena mengalami persoalan di keluarga. Karena itu, perlu dilakukan penguatan di tingkat keluarga dalam melakukan deteksi awal terorisme di tingkatan terkecil.

“Jadi ketika mereka bermasalah, mereka mendapatkan sesuatu di internet. Di usia mereka yang muda, mereka membutuhkan nilai dan eksistensi,” kata dia.

Pertumbuhan konten yang mengandung terorisme tumbuh pesat. Karenanya upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah, mulai dari penghapusan konten dan situs yang mengandung konten terorisme, dianggap kurang efektif.

“Kominfo memang sudah menghapus (take down) situs-situs yang menyebarkan paham radikal. Tapi satu diturunkan, bisa muncul ratusan situs yang lainnya dalam waktu cepat,” katanya.

Menurut Stanislaus, untuk Indonesia, penyebaran konten terorisme di internet dilakukan oleh kelompok ISIS atau Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Kelompok ini berbeda dengan kelompok al-Qaeda yang memiliki organisasi yang rapi dan tertutup dalam perekrutan anggota.

ISIS cenderung oportunis, seperti memanfaatkan internet dalam penyebaran paham terorisme dan tidak mempermasalahkan keterlibatan perempuan dan anak-anak di bawah umur dalam aksi penyerangan.

“Ini dapat dilihat pada peristiwa bom Surabaya pada 2018 di mana seorang perempuan, yang mengajak anaknya, mengambil peran utama sebagai pelaku bom bunuh diri,” ujar dia.

Penyebaran terorisme di internet, juga membuat gerakan mereka tidak sistematis dan cenderung bergerak secara individu (lonewolf). Hal tersebut berakibat deteksi dan pencegahan terhadap potensi serangan terorisme secara individu sulit dilakukan.

“Mereka biasanya melihat konten di website-website. Setelah intens dan ada respons, mereka lebih mendalami di grup percakapan yang lebih eksklusif,” kata dia.

Sekadar diketahui, sejak Juli 2017 hingga Juli 2020, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memblokir dan menurunkan sebanyak 16.739 konten dari media sosial dan website terkait isu terorisme.

Tags: Generasi MilenialRadikal TerorismeRadikalisme
Previous Post

Kapuspen TNI: TNI Fokus Tingkatkan Alutsista dan Kemampuan Personel

Next Post

Sebanyak 23 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Siapa Saja?

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Panglima TNI Akui Muhammadiyah Berpartisipasi Tanggani Covid-19

Sebanyak 23 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat, Siapa Saja?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In