Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Eks Penyidik KPK Layangkan Surat ke Jokowi, Isinya?

by Irfan Mualim
29.02.2020
in Nasional
A A
Dalami Kasus Dugaan Suap Eks Komisioner KPU, Advokat PDIP Diperiksa KPK

JAKARTA – Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kompol Rossa Purbo Bekti melayangkan surat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Isinya soal protes pemulangannya ke institusi awal yakni Kepolisian, pasca terlibat operasi tangkap tangan (OTT) pada kasus tersangka politisi PDIP, Harun Masiku yang hingga kini masih buron.

Surat itu dikirim ke Jokowi pada 24 Februari 2020. Memuat tiga permohonan. Pertama, meminta Jokowi membatalkan Surat Pimpinan KPK Nomor B/836/KP.03/01/02/2020.

Surat itu merujuk pada jawaban pimpinan KPK yang menolak surat keberatan Rossa atas pemulangannya. Dimana Rossa mengirimkan surat keberatan pada 24 Februari 2020. Namun, pimpinan KPK menilai protes itu salah alamat.

BACA JUGA

Judi Online

Presiden Jokowi Bakal Bentul Satgas Pemberantasan Judi Online

21.04.2024
Jabatan Wakil Panglima TNI Hidup Kembali

Ini Pesan Presiden Jokowi ke Basarnas

21.02.2022

Kedua, Rossa meminta Jokowi membatalkan Surat Keputusan Sekretariat Jenderal KPK Nomor 123 tahun 2020 tentang pemberhentian dengan hormat pegawai negeri yang dipekerjakan di KPK. Ketiga , ia meminta Jokowi mengembalikan posisinya sebagai penyidik di lembaga antirasuah.

“Demikian upaya administrasi banding ini diajukan. Atas perhatian Bapak Presiden Republik Indonesia saya ucapkan terima kasih,” bunyi surat Rossa tersebut.

Sebelumnya, pemulangan Rossa di Kepolisian menjadi polemik. Sebab diduga terkait perannya dalam OTT yang melibatkan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan.

Dimana Rossa dipulangkan selang beberapa hari setelah kasus yang diduga menyeret petinggi PDIP, Harun Masiku dilakukan. Padahal, masa tugasnya di komisi antirasuah baru berakhir pada September 2020.

Wakapolri, Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono, sebelumnya juga telah mengirimkan surat pembatalan penarikan Rossa sebanyak dua kali ke komisi yang dipimpin Firli Bahuri. Namun, Pimpinan KPK tetap mengembalikan Rossa ke Kepolisian.

Sementara beberapa waktu lalu, Wadah Pegawai (WP) KPK menemui Dewan Pengawas (Dewas) menghentikan pengembalian Rossa ke Polri.

“Kami pun melaporkan secara resmi kepada Dewas agar diambil suatu tindakan. Minimal untuk menghentikan dulu proses pengembalian Rossa ke Mabes Polri,” ujar Ketua WP KPK, Yudi Purnomo Harahap.

Ada beberapa poin yang disampaikan pihaknya ke Dewas. Salah satunya pengembalian Rossa, tak lepas dari penyelidikan kasus OTT eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Saat itu, Rossa diperbantukan dalam penyelidikan kasus tersebut.

“Alih-alih mendapatkan apresiasi, Kompol Rossa Purbo Bekti malah dikembalikan ke kepolisian. Inilah yang menjadi pertanyaan di publik saat ini,” kata dia.

Menurut Yudi, pengembalian Kompol Rossa menimbulkan banyak kejanggalan. Seba Rossa tak pernah meminta dikembalikan ke Polri hingga tak pernah menerima sanksi.

“Karena Kompol Rossa adalah orang yang baik yang kami kenal dan tidak pernah melakukan perbuatan-perbuatan di luar prosedur yang berlaku,” kata dia.

“Justru dari pihak Mabes Polri juga tidak ingin melakukan penarikan. Dan ini terbukti dengan Mabes Polri mengirimkan 2 kali surat bukan hanya 1 kali. 2 kali surat pembatalan penarikan Kompol Rossa,” Yudi melanjutkan.

Tags: JokowiKPK
Previous Post

Kontak Tembak KKB di Papua, Satu Anggota Brimob Tewas

Next Post

Satgas Yonif 754 Bantu Korban Kecelakaan di Kampung Tarawasih Bonggo Timur, Papua

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Satgas Yonif 754 Bantu Korban Kecelakaan di Kampung Tarawasih Bonggo Timur, Papua

Satgas Yonif 754 Bantu Korban Kecelakaan di Kampung Tarawasih Bonggo Timur, Papua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In