Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Energi Positif Pemuda, Mampu Cegah Radikalisme dan Terorisme di Indonesia?

by Irfan Mualim
27.10.2021
in Nasional
A A
Energi Positif Pemuda, Mampu Cegah Radikalisme dan Terorisme di Indonesia?

JAKARTA – Sumpah pemuda sejatinya lahir dari inovasi para putra dan putri Indonesia kala itu, untuk membangkitkan semangat nasionalisme. Hal ini sebagai bentuk perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia dan kebersamaan pemuda untuk mewujudkan cita-cita bangsa.

Karena itu, peristiwa sumpah pemuda yang terjadi pada 28 Oktober 1928 tersebut membuktikan bahwa Indonesia merupakan bangsa dengan pemuda yang berkarakter, tangguh, inovatif dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.

Sekretaris Eksekutif Bidang Kesaksian dan Keutuhan Ciptaan Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Pdt. Jimmy Sormin, mengungkapkan, potensi energi positif para pemuda Indonesia sangat besar. Karena itu, potensi energi tersebut perlu diarahkan yang positif guna mencegah hal-hal yang yang dapat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026

“Diharapkan para pemuda ini mengarahkan energi besarnya itu untuk mencegah hal-hal yang mengancam kehidupan bersama,” ujarnya di Jakarta, Selasa (25/10/2021).

Ia melanjutkan, Indonesia sebagai rumah milik seluruh rakyat Indonesia harus dirawat bersama segenap lapisan. Khususnya para pemuda sebagai pemegang estafet kemerdekaan dan penerus perjuangan bangsa dari ancaman ideologi transnasional, radikalisme serta terorisme.

Menurutnya, ideologi yang bertentangan tersebut bertujuan untuk mengubah bentuk dan dasar negara. Terlebih berdasarkan data yang ada, Indonesia menghadapi bonus demografi 70% angkatan muda di tahun 2030 mendatang, sehingga hal ini bisa menjadi kekuatan besar, namun di sisi lain juga sebagai ancaman.

“Ketika pemuda ini terpapar radikalisme, tentunya mereka tidak peduli dengan keadaan bangsa, tidak peduli dengan persatuan, kesatuan dan perdamaian. Ini bisa merusak tatanan bangsa yang memiliki harapan untuk bersatu, maju, adil, sejahtera sehingga pemuda mempengaruhi kehidupan berbangsa kedepannya,” kata dia.

Ia menilai, nilai-nilai yang tertuang pada Sumpah Pemuda ini akan tetap relevan, sejalan dengan perkembangan zaman. Disamping itu, gesekan dan dinamika yang terjadi di masyarakat akibat mulai masuknya ideologi transanasional yang ingin mengganti bentuk dan ideologi negara, semakin menguatkan relevansi Sumpah Pemuda sebagai pengingat bagi masyarakat tentang komitmen sebagai anak bangsa.

“Justru Sumpah Pemuda harus terus menjadi pengingat bagi kita tentang ikrar atau komitmen yang sangat mengikat sebagai anak bangsa. Jangan bikin lagi simbol lain atau sejenis lainnya selain yang ada di Indonesia saat ini. Misalnya bendera, ya kita pakai bendera Merah Putih, jangan ada bendera lain,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan kepada para pemuda untuk terus mengawal dan merawat bangsa ini selama-lamanya selagi hayat masih di kandung badan. Walaupun gesekan dan dinamika menjadi hal yang lumrah terjadi. Namun hal tersebut juga tidak boleh dibiarkan begitu saja. Apalagi tindakan itu dibarengi dengan praktik-praktik yang merusak kehidupan bersama dan melanggar hukum.

“Jadi kalau ada yang seperti itu bisa saja memang ada kelompok yang memainkan dalam rangka kepentingan tertentu yang membuat kekisruhan untuk mencapai agendanya untuk melakukan hal-hal yang bersifat gesekan. Nah itu akan membahayakan dan bisa disebut musuh negara,”katanya.

Jimmy juga menyinggung peran pemerintah serta tokoh masyarakat yang kian hari mulai menunjukkan perkembangan kearah yang lebih baik, ditunjukkan dengan mulai gencarnya program moderasi beragama. Namun masih menyayangkan kurang tegasnya peran pemimpin daerah dalam mengatasi konflik serta diskriminasi suku dan agama yang kerap terjadi di daerah.

Ia menuturkan, PGI dalam perannya di masyarakat telah melakukan banyak program mulai dari edukasi tentang keberagaman baik dalam kalangan kekristenan maupun lintas iman. Kemudian program terkait isu kemanusiaan, persatuan, lingkungan hidup hingga literasi yang bekerjasama sebagai mitra kritis pemerintah serta lembaga lintas iman dan lintas budaya.

“Komitmen kebangsaan itu sudah ada dalam kelembagaan ini sejak awal didirikan, PGI merupakan bagian dari Nusantara yang ikut bertanggung jawab untuk hidup sebagai warga negara, hidup dalam keberagaman, menghormati keberagaman dan memastikan keberagaman itu tidak terganggu dari unsur yang menginginkan sesuatu yang dapat merusak atau terganggunya negara ini,” kata dia.

Tags: RadikalismeSumpah PemudaTerorisme
Previous Post

KRI Sultan Iskandar Muda-367 Unjuk Kemampuan

Next Post

Panglima TNI Dianugerahi Gelar Kehormatan dari Pemerintah Australia

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Panglima TNI Dianugerahi Gelar Kehormatan dari Pemerintah Australia

Panglima TNI Dianugerahi Gelar Kehormatan dari Pemerintah Australia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In