Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

FKPT Lampung: Indonesia Butuh Gerakan Hijrah dari Narasi Kebencian

by Irfan Mualim
29.07.2022
in Nasional
A A
FKPT Lampung: Indonesia Butuh Gerakan Hijrah dari Narasi Kebencian

BANDAR LAMPUNG – Jagad dunia maya masih saja disibukkan dengan berbagai konten narasi yang bernuansa hasutan, cacian, provokasi dan adu domba. 

Elite politik dan tokoh nasional yang selayaknya berperan kesopanan dalam menyampaikan narasi, namun justru menularkan konflik dan kebencian. 

Karena itulah, Indonesia membutuhkan upaya dan gerakan bersama untuk hijrah dari narasi kebencian yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

BACA JUGA

Kepala BNPT RI, Eddy Hartono

BNPT RI Ungkap Strategi Baru Teroris Incar Anak-Anak di Ruang Digital

08.10.2026
pencegahan terorisme oleh FKPT Kalsel

Membangun Ketangguhan Desa, Pencegahan Terorisme FKPT Kalsel

30.10.2024

Demikian diungkapkan Ketua bidang Agama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Lampung, Ustad Suparman Abdul Karim, di Bandar Lampung, Jumat (29/7).

Ia menyayangkan fenomena yang terjadi, tatkala maraknya elite politik dan tokoh nasional yang justru terjerat pada kasus penyebaran narasi ujaran kebencian, yang dapat berujung pada perpecahan di masyarakat.

“Ketika mereka memperjuangkan aspirasinya, keinginan, dan tujuan sesuai dengan aturan yang ada maka itu dijalur yang benar,” ujarnya. 

“Ketika hal itu diperjuangkan dengan cara yang salah, menebar kebencian, maka ia tidak akan pernah mendapat kemenangan melainkan kehinaan,” lanjutnya.

Baca Lagi: BNPT-ICM Kolaborasi Jaga NKRI dari Radikal Terorisme

Ia menjelaskan, sejatinya ujaran kebencian merupakan ekspresi dari kebencian itu sendiri, penyakit hati yang sangat merusak pribadi. Hal ini justru akan menjadi persoalan ketika diekspresikan secara liar, khususnya di media sosial.

“Ketika itu diekspresikan secara liar, di media sosial dan direspon orang banyak maka akan mempengaruhi banyak orang. Yang pro akan terus meyebarkan kebencian, yang kontra akan memunculkan reaksi negatif terhadap kebencian yang disebarkan,” kata dia.

Dalam perpektif agama, membicarakan keburukan orang lain dosanya lebih kejam dari berzina, sedangkan ketika yang dibicarakan atau disampaikan tidak sesuai fakta, maka ‘fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan’. 

Gerakan Hijrah dari Narasi Kebencian Dimulai dari Diri Sendiri

Ketua bidang Agama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Lampung, Ustad Suparman Abdul Karim

Oleh karena itu, dibutuhkan suatu gerakan hijrah dari narasi ujaran kebencian dan pemecah belah, yang sudah harus segera dimulai dari diri sendiri, public figure, artis, tokoh agama, guru, hingga para mubaligh harus dapat memberikan contoh terbaik, dengan tidak saling menjatuhkan, melainkan saling mendukung.

“Semua orang harus mulai, mulai diri sendiri, tertutama public figure, artis, tokoh agama, guru, mubaligh harus mulai itu semua, jadi hijrah dari narasi ujaran kebencian, jadi artinya ada kompetisi yang sehat, saling menasehati satu sama lain, bukan saling menjatuhkan satu sama lain,” katanya.

Sebagai seorang public figure atau tokoh sejatinya sudah harus bisa menjadi teladan yang baik, mampu memberikan contoh teladan dan mengayomi masyarakat.

“(Ini) tertuang dalam Al-Quran, ‘Kullukum ra’in wa kullukum mas’ulun an ra’iyyatihi’ yang artinya ‘Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya,” katanya.

Ia juga berharap peran para tokoh agama dapat lebih ditonjolkan dan tegas dalam hal mengarahkan umat ke jalan yang benar, bukan justru menjadi provokator, yang justru menjerumuskan umat kepada hal yang negatif.

“Masyarakat dalam hal ini juga harus cerdas, karena tidak semua orang yang bicara tentang agama adalah benar, karena ia manusia biasa, ada intervensi hawa nafsu dalam dirinya. Dan agama ini hal yang paling mudah  dimanipulasi,” ujar dia.

Menurutnya, apa yang disampaikan oleh mubaligh, tokoh maupun penceramah agama adalah pemahaman dan penafsiran, yang disatu sisi setiap penyampai agama harus bertanggung jawab dan memberikan teladan pada umat.

“Jadi bukan memprovokasi umat. Disisi lain umat juga tidak boleh mudah percaya begitu saja dengan orang atau tokoh yang menyampaikan agama, terlebih terhadap tokoh yang justru memcah belah persatuan umat,” katanya.

Tags: Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT)HijrahNarasi Kebencian
Previous Post

BNPT-ICM Kolaborasi Jaga NKRI dari Radikal Terorisme

Next Post

Panglima TNI: Latihan Bersama, Kesempatan Baik untuk Prajurit TNI

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Panglima TNI Bakal Usut Tuntas Kasus yang Melibatkan 35 Prajurit TNI

Panglima TNI: Latihan Bersama, Kesempatan Baik untuk Prajurit TNI

Comments 2

  1. Ping-balik: Panglima TNI: Latihan Bersama, Kesempatan Baik untuk Prajurit TNI
  2. Ping-balik: Masyarakat Harus Dididik Menjadi Cakap Digital | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In