Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Hamdan Hamedan: Tiga Kiat Berdakwah yang Dapat Menyatukan Umat

by Irfan Mualim
21.01.2022
in Nasional
A A
Hamdan Hamedan: Tiga Kiat Berdakwah yang Dapat Menyatukan Umat

JAKARTA – Setidaknya ada tiga kiat berdakwah yang dapat menyatukan umat, serta menghapuskan narasi pemecahbelah kebhinekaan yang mengatasnamakan dakwah. Pertama, dakwah yang baik. Artinya isi dakwah baik dan cara penyampaiannya pun dengan adab yang baik.

Demikian dikatakan CEO App KESAN (Kedaulatan Santri), Hamdan Hamedan, di Jakarta, Jumat (21/1/2022).

“Konten yang baik akan bermanfaat bagi pendengar dakwah, sedangkan adab yang baik membantu memastikan konten yang baik akan diterima oleh pendengar,” ujarnya.

BACA JUGA

Denny Sanusi

Imlek, Merayakan Kebhinekaan dan Silaturahmi di Indonesia

29.01.2025
Habib Nabiel Almusawa

Mengembalikan Spirit Ahlussunnah Wal Jamaah: Seruan Moderasi dari Habib Nabiel

17.01.2025

Kedua, dakwah yang benar. Dimana hal atau konten yang ingin disampaikan kepada umat atau masyarakat sudah teruji kebenaran dan keakuratannya, atau bersumber dari sumber yang kredibel. Misalnya dalam Islam sumbernya Al-Qur’an, hadis, ijma para ulama, atau pendapat para ulama yang terpercaya.

“Jangan asal mengutip dari internet tanpa mengetahui sumbernya. Hal ini dapat menciptakan kegaduhan yang tidak perlu,” kata dia.

Ketiga, dakwah yang tepat, yakni disampaikan diwaktu dan tempat yang tepat.  Karena ada juga suatu kebenaran yang apabila disampaikan di saat yang tidak tepat, akan memicu resistensi atau penolakan.

Oleh sebab itu, ia menekankan kepada para santri agar senantiasa mempelajari perbedaan, baik itu perbedaan di masayarakat maupun perbedaan pendapat dikalangan ulama, disamping senantiasa menghormati perbedaan yang ada.

“Kuncinya, kita harus menghormati perbedaan, termasuk perbedaan yang ada di dalam agama kita sendiri. Kita perlu bijak dan menghindari dari merasa diri paling benar,” katanya.

Menurut dia, diperlukan pemahaman bahwa perbedaan menjadi sesuatu yang dikehendaki Allah SWT, dan sebagai umatnya perlu kebijaksanaan untuk menyikapinya.

“Kalau kita melihat adanya perbedaan dalam keyakinan, tentunya harus menyikapinya dengan bijaksana bahwa perbedaan keyakinan itu adalah hal yang wajar. Karena Allah SWT  mengatakan ‘Dan jika Allah menghendaki niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja)’,” kata Hamdan.

Dalam berdakwah, lanjut Hamdan, hendaknya seseorang harus meneladani Rasulullah SAW dalam menyampaikan kebaikan. Bahkan dakwah Rasulullah yang sedemikian baik itu berhasil menciptakan transformasi sosial dan generasional, lintas batas dan lintas zaman hingga saat ini. Semuanya berawal dari dakwah yang baik dan beradab.

Disamping itu, perlu bagi pemerintah untuk terus bersinergi dengan ulama demi percepatan moderasi beragama. Dimana ulama mempunyai kewajiban untuk memberi nasehat yang baik dengan cara yang baik pula kepada umaro sebagaimana hadis riwayat Imam Ahmad.

Sementara umaro mempunyai kewajiban menjadi pemimpin yang adil dan mendengarkan nasehat yang baik dari para ulama dan rakyatnya.

“Jadi saling bergandengan tangan dalam menciptakan negara yang damai, sejahtera, dan berkeadilan,” katanya.

Tags: DakwahIslamKebhinekaanUmat Islam
Previous Post

Prabowo Minta BPKP Audit Dugaan Kasus Satelit Slot Orbit 123 Bujur Timur

Next Post

Penyebaran Radikalisme di Internet Meningkat, Kata Kepala BNPT

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Penyebaran Radikalisme di Internet Meningkat, Kata Kepala BNPT

Penyebaran Radikalisme di Internet Meningkat, Kata Kepala BNPT

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In