Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Hamdi Muluk: Para Tokoh Harus Bisa Melawan Provokasi, Bukan Menyebar Hoax

by Irfan Mualim
10.10.2020
in Nasional
A A
Hamdi Muluk: Para Tokoh Harus Bisa Melawan Provokasi, Bukan Menyebar Hoax

JAKARTA – Pada dasarnya masyarakat Indonesia suka mengikuti perilaku para tokoh. Karena itu, seharusnya tokoh-tokoh dapat melawan provokasi yang ada, bukannya ikut-ikutan menyebar hoax.

Demikian dikatakan Pakar Psikologi Politik, Hamdi Muluk, di Jakarta, Sabtu (10/10/2020).

”Kita berharap tokoh-tokoh bersikap seperti negarawan, memberikan contoh-contoh yang baik kepada masyarakat. Kalau dia tukang kompor, ya repot, apalagi followernya banyak, umatnya banyak,” ujarnya.

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

Ia menambahkan, provokasi terkait dengan dua hal utama, yakni hoax atau fake news. Dimana biasanya masyarakat diajak melakukan pembangkangan sosial dan negara, serta tidak percaya dan patuh.

“Dalam konteks radikal, termasuk tidak percaya kepada pemerintah. Pemerintah ini disebut thogut,” kata dia.

Dulu yang paling sering digaungkan untuk provokasi adalah banjirnya Tenaga Kerja Asing (TKA) Cina di Indonesia. Namun hal itu kemudian dipelintir yang ujung-ujungnya mengajak masyarakat tidak mempercayai pemerintah.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat diajak berpikir cerdas agar tidak cepat mempercayai hoax. Disamping mengingatkan pentingnya mengecek dulu kebenaran dari berita-berita yang ada.

”Bisa saja itu diedit sedikit-sedikit kemudian dimasukkan ke grup WA, ke sosmed. Covid sekarang juga gitu, anjuran pemerintah untuk pakai masker dan jaga jarak mereka malah bilang ’Covid itu tidak ada, konspirasi, akal-akalan cina dan yahudi biar kita wajib vaksin’,” ujar dia.

Dirinya menyarankan agar informasi yang ada diimbangi untuk menangkalnya. Contoh UU Cipta Kerja, meskipun secara akademik bermasalah, tetapi selain itu ia melihat ada juga hoax, seperti karyawan tidak akan dapat pesangon sedikitpun, tidak ada lagi uang pensiun dan sebagainya.

”Kalau hal ini dibiarkan provokasi, hoax bertebaran, bisa membuat orang jadi anarkis, membuat masyarakat jadi resah tidak terkontrol. Pemerintah harus tegas,” katanya.

Menurut Muluk, literasi digital penting untuk dilakukan sejak dini, sejak. Sebab media sosial sangat susah dikontrol dibandingkan dengan media-media yang lain. Karenanya, lembaga terkait seperti Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kominfo), Badan Siber, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Kepolisian memonitoring dan sebisa mungkin menangkal hal tersebut.

“Kominfo dan Badan Siber perlu memantau. Mana yang perlu dimatikan dan seterusnya. Karena sekarang medan pertempurannya adalah di internet,” kata dia.

Selain hal itu, perlu keterlibatan tokoh publik yang harus menjadi role model, memberi contoh yang baik, tidak gampang terprovokasi, tidak mudah mengeluarkan statemen yang belum jelas kebenarannya, apalagi sampai memanas-manasi.

“Kalau dia sendiri yang malah mengompor-ngompori umat untuk diprovokasi jadi anarkis, radikal, intoleran dan segala macam, tentu repot,” katanya.

Untuk itu dirinya menghimbau, meskipun kadang-kadang ada tokoh yang berseberangan secara politik, tetapi tidak boleh dijadikan alasan untuk memprovokasi.

Tags: HoaksRadikalisme
Previous Post

KKSB Papua Tembaki Tim TGPF di Intan Jaya

Next Post

TNI: KKSB Terapkan Taktik Licik dan Korbankan Masyarakat Sipil

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
TNI: KKSB Terapkan Taktik Licik dan Korbankan Masyarakat Sipil

TNI: KKSB Terapkan Taktik Licik dan Korbankan Masyarakat Sipil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In