Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

HUT RI Ke-79, Aktualisasi Semangat Kemerdekaan Melalui Pengamalan Pancasila

by Irfan Mualim
18.08.2024
in Nasional
A A
Pancasila

JAKARTA – Merenungkan peringatan 79 tahun kemerdekaan Indonesia, terdapat tantangan baru dalam menjaga persatuan bangsa semakin kompleks, terutama dengan hadirnya era digital yang membawa perubahan besar. Radikalisme dan terorisme menjadi ancaman nyata yang dapat mengganggu stabilitas negara jika tidak ditangani dengan tepat.

Kepala Makara Art Center Universitas Indonesia, Ngatawi Al-Zastrouw, menyoroti peran penting nasionalisme dan Pancasila sebagai benteng utama menjaga persatuan bangsa, serta langkah-langkah konkret yang perlu diambil untuk menghadapi ancaman radikalisme dan intoleransi.

Zastrouw menjelaskan, era digital telah membawa transformasi besar dalam cara masyarakat, terutama generasi muda, memandang nasionalisme. Semangat sebagai sesama bangsa Indonesia perlu dimaknai dengan lebih mendalam, mengingat adanya limitasi yang semakin kabur antar bangsa dan negara yang berbeda.

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

Baca Juga: Mahasiswa Harus Punya Kepekaan pada Tanda-tanda Mengarah ke Intoleransi

“Di era digital ini, terjadi pergeseran dari spirit citizenship menjadi netizenship. Spirit citizenship berbasis pada kewarganegaraan yang terikat oleh batasan-batasan geografis dan sistem politik. Namun, di era digital, batas-batas ini semakin kabur. Generasi muda kini hidup dalam lingkungan lintas negara, budaya, dan ideologi yang hanya dibatasi oleh logaritma digital, itulah netizenship,” ujarnya di Jakarta, Minggu (18/8/2024).

Meskipun begitu, Zastrouw menegaskan, nasionalisme tetap relevan. Alasannya, meskipun dunia maya memungkinkan interaksi manusia tanpa kenal batasan waktu dan tempat, dalam kehidupan nyata, mereka tetap berinteraksi dengan orang-orang di sekitar mereka. Fenomena ini juga mengubah pandangan kebanyakan orang dalam memaknai arti dari nasionalisme.

Pengikat nasionalisme saat ini, tidak lagi hanya didasarkan pada imajinasi kolektif atau pengalaman bersama, tetapi pada nilai-nilai kemanusiaan seperti harga diri dan kesejahteraan.

“Jika hak-hak kemanusiaan warga negara terjamin, mereka akan dengan mudah menjalankan kewajiban dan komitmennya terhadap bangsa dan negara,” katanya.

Baca Lagi: Begini Strategi Polri Cegah Judi Online

Ketika membahas upaya menangkal radikalisme, Zastrouw menegaskan, Pancasila adalah penawar yang paling efektif. Namun, ia juga menyoroti bahwa implementasi Pancasila belum sepenuhnya nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya perlu menekankan pentingnya aktualisasi Pancasila dalam bentuk nyata, sehingga dapat menjadi pengikat yang efektif di tengah keberagaman bangsa. Sejatinya, Pancasila memberikan ruang bagi setiap manusia untuk mengaktualisasikan pandangan keagamaan secara manusiawi. Konsep ‘ketuhanan yang berkebudayaan’ yang digaungkan oleh Bung Karno adalah wujud dari beragama secara manusiawi, yang mencakup penciptaan kesejahteraan dan keadilan sosial,” jelasnya.

Untuk menghadapi radikalisme di kalangan generasi muda, Zastrouw menyoroti pentingnya keteladanan dan praktek-praktek hidup yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, anak muda di masa sekarang tidak bisa lagi hanya dijejali narasi dan retorika para pemimpin negeri ini.

Keteladanan dari para pemimpin bangsa dalam beragama dan bermasyarakat menjadi inspirasi penting bagi generasi muda. Keteladanan ini tidak hanya dalam bentuk ceramah, tetapi juga melalui tindakan nyata yang dapat dilihat dan dijadikan rujukan.

Baca Lagi: BNPT RI: Generasi Muda Bisa Mengambil Peran Positif Mengisi Kemerdekaan Bangsa

Selain itu, Zastrouw sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Jejaring Dunia Santri, menekankan perlunya mengarusutamakan praktek-praktek hidup yang mencerminkan Pancasila.

Ia mencontohkan bagaimana di kampung-kampung dan desa-desa, banyak terdapat praktek kehidupan yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong dan kerukunan antar umat beragama.

Menurut Zastrouw, generasi muda saat ini sering kali lebih mengenal nilai-nilai yang datang dari budaya asing, baik dari Timur Tengah maupun Barat.

Oleh karena itu, penting untuk memperkenalkan bahwa nilai-nilai Pancasila juga dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mencontohkan bagaimana gerakan crowdfund yang dilakukan saat pandemi adalah bentuk gotong royong dalam versi modern.

“Crowdfund yang secara mandiri dilakukan oleh banyak anak muda saat pandemi lalu hanyalah salah satu bentuk gotong royong, yang juga menjadi jiwanya Pancasila. Karenanya, Indonesia harus lebih berbangga diri lagi sebagai sebuah bangsa dan paham betul, bahwa sesuatu yang baik tidak harus datang dari wilayah Arab ataupun negara Barat,” kata dia.

Zastrouw menutup penjelasannya dengan harapan agar generasi muda Indonesia dapat membangun imunitas ideologi yang kuat terhadap radikalisme dan intoleransi.

“Vaksinasi kultural melalui pengamalan Pancasila secara nyata adalah kunci untuk menjaga persatuan dan menghadapi berbagai ancaman ideologis,” katanya mengakhiri.

Tags: Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik IndonesiaIntoleransiPancasilaRadikalisme
Previous Post

Ini Pakaian Adat Presiden Jokowi dan Ibu Negara pada HUT RI di IKN

Next Post

KRI Diponegoro-365 Raih Penghargaan Ambassador Awards

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
KRI Diponegoro

KRI Diponegoro-365 Raih Penghargaan Ambassador Awards

Comments 1

  1. Ping-balik: Polres Tangsel Bongkar Pabrik 'Kue' Ganja di Purwakarta | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In