Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Idul Fitri Momen Kembali Menjadi Manusia yang Diharapkan Allah SWT

by Irfan Mualim
20.04.2023
in Nasional
A A
Idul Fitri Momen Kembali Menjadi Manusia yang Diharapkan Allah SWT

BANDUNG – Idul Fitri adalah salah satu hari raya yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia yang dirayakan setelah berakhirnya bulan suci Ramadan. Namun, di balik perayaannya yang meriah, Idul Fitri juga memiliki makna yang sangat dalam bagi umat Muslim, diingatkan tentang proses spiritual terlahir kembali menjadi insan fitri yang suci dan bebas dari kebencian, intoleransi dan ekstremisme.

Guru Besar Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Bambang Qomaruzzaman, menjelaskan, Idul Fitri sejatinya merupakan momen kemanusiaan untuk kembali menjadi manusia yang diharapkan oleh Allah SWT.

“Idul Fitri berarti kembali menyadari tugas seorang Mukmin untuk dunia kehidupan ini, bukan untuk kelompoknya, untuk seluruh alam. Sebagai pengelola, manusia mendapatkan tugas memakmurkan kehidupan dunia, memberikan rasa keadilan dan kasih sayang pada semua makhluk,” ujarnya di Bandung, Kamis (20/4/2023).

BACA JUGA

Ilustrasi Libur Sekolah

Libur Sekolah Selama Ramadhan dan Idul Fitri 2025 Diperpanjang

04.03.2025
Airlangga Hartarto

Liburan Lebaran 2025, Pemerintah Tawarkan Diskon Tiket Pesawat

19.02.2025

Oleh sebab itu, Prof Bambang yang juga Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Barat (Lakpesdam PWNU Jabar) ini menyebut, Idul Fitri adalah back to the ground. Menyadari kelemahan masing-masing diri dan menginsyafi kekuatan hidup bersama.

“Semua mengharapkan muncul pribadi yang memenangkan perjuangan melawan hawa nafsu. Kemenangan itu ditandai dengan munculnya pribadi taqwa yang al-kazhiminal ghayza (orang-orang yang menahan amarahnya) wal ‘afina ‘aninnas (memaafkan (kesalahan) orang) dan pribadi yang berbuat ihsan (muhsinin) seperti dikemukakan Ali Imran: 134,” katanya.

Tiga kualitas ini dibutuhkan oleh NKRI yang majemuk. Pertama, mampu menahan marah (al-kazhimianl ghaza), ini artinya pribadi yang beridul fithri adalah pribadi yang bisa memanaje emosinya, memiliki kecerdasan emosional sehingga tak setiap kemarahan, ketidakpuasan, dan kekecewaan harus diekspresikan dalam bentuk kemarahan yang destruktif. Sikap ekstrem muncul saat kemarahan dilampiaskan tanpa penyaring.

“Kedua yakni, memaafkan semua manusia (al-afina aninnas), ini berarti peraih idul fitri adalah orang tidak memelihara dendam, tidak menyimpan kesalahan orang lain lalu menjadikannya alasan untuk berbuat destruktif. Membersihkan hati dari kesalahan orang lain agar tak ada alasan lagi melakukan kekerasan,” ujarnya.

Ketiga yakni, Muhsinin (orang yang melakukan kebaikan). Peraih idul fitri adalah para Muhsinin yang terus berbuat baik pada semua pihak tanpa syarat apapun. Dirinya membanyangkan jika Negara ini dipenuhi orang Muhsinin, tentunya Negara ini akan luar biasa.

“Dengan tiga kualitas peraih Idul Fitri yang bisa mengelola emosi, tidak memelihara dendam kesumat, dan muhsinin pada semua manusia, tak ada alasan untuk tidak merasa bersaudara dan solidaritas pada pemeluk agama lain,” ujar pria yang juga merupakan Aktivis Muda Nahdlatul Ulama (NU) ini.

Ia menambahkan, Idul Fitri dapat menjadi momen yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan dan solidaritas antara umat Islam dengan masyarakat pemeluk agama lain. Sebagaimana Agama dalam bahasa Arab artinya Ad-din atau ad-dayn. Dimana kata ad-Dayn itu sendiri artinya hutang.

“Orang beragama itu orang yang menyadari hutangnya pada Tuhan, pada alam semesta, dan pada sesama manusia. Selama bulan puasa mendukung pelaksanaan Puasa. Tanpa dukungan semua pihak, puasa terasa berat. Dari situ lahirlah sikap rendah hati, tidak sombong, penuh syukur, membalas jasa, dan menjaga kehidupan agar tetap nyaman,” jelasnya.

Untuk itu, guna mewujudkan Idul Fitri sebagai pengukuhan insan fitri yang suci dari intoleransi dan ekstremisme khusunya di tanah air Indonesia, maka ia berharap adanya dukungan berbagai pihak khusunya para pemimpin agama, tokoh, masyarakat dan pemerintah dalam mempromosikan toleransi dan perdamaian di masyarakat.

“Pemimpin agama itu harus sadar bahwa dirinya itu uswat hasanah, atau model karakter. Pemimpin agama harus menyadari posisinya ini, sehingga ia harus mengelola perkataan, perbuatannya, sekaligus diamnya agar tidak menjadi pemicu bagi perilaku agresif. Karena itu, pemuka agama dan aparat pemerintahan harus sadar diri, jaga ucapan, jaga sikap dan juga perilaku,” kata dia.

Ia meminta seluruh umat manusia untuk belajar tidak gampang tersulut kebencian lalu marah. Umat manusia diminta belajar untuk tidak mendendam ataupun tidak menjadikan kesalahan orang lain sebagai alasan untuk membenci, lalu ingatkanlah orang lain untuk melakukan hal yang sama.

“Belajarlah untuk menjadi muhsin, dan ajak semua orang untuk belajar menjadi Muhsinin. Selalu ingatlah, orang lain terus mengamati kita. Mereka akan menjadikan perilaku kita untuk menilai kebaikan dan keburukan ajaran Islam. Jadikan perilaku kita ini sebagai alasan orang-orang kagum pada ajaran Islam, bukan sebaliknya,” ujarnya mengakhiri.

Tags: Idul FitriLebaranManusia
Previous Post

Empat Prajurit TNI Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB Papua

Next Post

Taliban Tolak Klaim AS bahwa ISIS Gunakan Afghanistan Sebagai Basis Teror

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, DPR Minta Daftar Nama Diumumkan

Taliban Tolak Klaim AS bahwa ISIS Gunakan Afghanistan Sebagai Basis Teror

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In