Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Komisaris Utama PT KAI: Semua Harus Waspada Bahaya Radikalisme

by Irfan Mualim
25.08.2023
in Nasional
A A
Komisaris Utama PT KAI: Semua Harus Waspada Bahaya Radikalisme

JAKARTA – Masyarakat Tanah Air dikejutkan dengan penangkapan seorang terduga teroris di wilayah Bekasi, Jawa Barat, 14 Agustus 2023 lalu. Terduga teroris berinisial DE (28) ternyata seorang oknum pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI). 

Dari hasil penggeledahan ditemukan belasan pucuk senjata dan amunisi. Terungkap juga DE telah bergabung dengan jaringan terorisme Mujahidin Indonesia Barat (MIB) pimpinan sosok berinisial WM, dan berbaiat kepada Islamic Stade of Iraq and Syria (ISIS) sudah lama.

Terkait hal tersebut Komisaris Utama PT KAI, Said Aqil Siradj, mengatakan kasus ini harus menjadi warning bagi BUMN juga kementerian/lembaga, terutama dalam menghadirkan penceramah di lingkungan BUMN serta Kementerian/lembaga.

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

“Semua harus waspada terhadap bahaya-bahaya paham radikal. Ini semua berasal dari banyaknya khotib-khotib yang radikal yang kemudian malah dipakai di BUMN atau kementerian/lembaga melalui majelis-majelis taklim,” ujarnya di Jakarta, Jumat (25/8/2023).

Dirinya meminta instansi BUMN untuk sering mengadakan acara pembinaan terhadap pegawai terkait wawasan kebangsaan dan cinta kepada tanah air 

“Harus terus diadakan. Dan tidak cukup hanya di pusat tetapi harus di setiap daerah di setiap BUMN. Termasuk juga di kementerian-kementerian. Bisa kita lihat saya berani bertanggung jawab ngomong seperti ini. Di Telkom, PLN, Pertamina, Direktorat Jenderal Pajak itu banyak sekali (yang terpapar),” katanya.

Said mengaku kaget saat kali pertama mengetahui kabar karyawan PT KAI terlibat terorisme. Pasalnya, selama ini tidak pernah ada sebelumnya, meski ia tahu di beberapa BUMN sudah pernah ada yang terpapar.

“Kagetnya karena ini di kalangan KAI. Kalau di BUMN lain saya sudah tahu di beberapa BUMN ada kelompok-kelompok teroris. Kalau di PT KAI sendiri baru kali ini. Ternyata dari penampilannya pun tidak begitu kelihatan dia sebagai seorang teroris,”  kata dia.

Dijelaskan Said, dalam Al Quran di surat An’am ayat 108 dikatakan , ‘Wa lā tasubbullażīna yad’ụna min dụnillāhi’, yang artinya  kamu jangan mencaci maki non muslim. 

“Apalagi non muslim yang berdamai dengan kita, bersaudara dengan kita. Itu adalah sahabat kita,  saudara kita. Tidak boleh dianggap musuh,” ujarnya.

Lalu dalam surat Al Baqarah ayat 193, mengatakan, ‘fa lā ‘udwāna illā ‘aladh-dhālimīn’.  Yang artinya tidak boleh ada permusuhan kecuali kepada yang melanggar hukum’.

“Indonesia ini bukan negara agama, tetapi negara kebangsaan yang berasal dari semua komponen yang ada baik apapun agamanya, suku atau etnasinya dan seabagainya. Itu sudah merupakan keputusan founding fathers kita termasuk dari kalangan Nahdlatul Ulama,” kata Said.

Ia juga mengaku heran kenapa di beberapa kantor BUMN ada yang berpemahaman radikal. Bahkan yang lebih mengherankan, ada khotib-khotib di BUMN yang khutbahnya malah menyerang pemerintah.

“Saya pernah dengar sendiri, di Pertamina, shalat Jumat di Pertamina khatibnya itu namanya Situmorang, dia itu  malah menghantam pemerintah,  menganggap pemerintah itu thogut, dan sebagainya. Selama tidak menegakkan hukum Islam maka negara thogut, pemerintah thogut dan harus kita perangi. Itu khutbahnya di BUMN lho, tapi dia anti pemerintah, Saya pernah dengar sendiri, ngeri sekali,” ujar dia.

Selain itu, Said mengungkapkan tidak hanya di BUMN, keluarga TNI-Polri seperti ibu atau anak-anaknya banyak yang sudah terkontaminasi dengan paham radikal. Baik melalui pengajian, melalui majelis taklim, atau salah mengundang penceramah yang radikal, dari yang tadinya toleran menjadi radikal.

“Beberapa tahun lalu saya pernah ceramah di Polda Metro Jaya. Disitu saya ceramah dan menyebut nama Abu Bakar Ba’asyir Pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, saya turun lalu ada Kombes datang ke saya mengatakan kepada saya ‘Kenapa bapak mencaci Abu Bakar Ba’asyir, anak saya sekolah disana (Ngruki)’. Artinya apa ? Di setiap lembaga atau instansi  sudah terkontaminasi radikalisme,” kata dia.

Olehnya Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) ini meminta kepada seluruh instansi BUMN untuk terus berperan untuk mengawasi dan benar-benar selektif dalam menerima pegawainya.

“Harus benar-benar selektif dalam menerima pegawainya, kemudian setelah masuk tentunya harus ada juga pembinaan tidak hanya cukup dilakukan cuma sekali tapi harus terus-menerus,” katanya.

Ia berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama umat Islam bahwa radikalisme terorisme itu bertentangan agama Islam. Tidak dibenarkan dalam agama Islam.

“Seperti yang saya katakana tadi, Nabi Muhammad berkata ‘fa lā ‘udwāna illā ‘aladh-dhālimīn’, tidak boleh ada permusuhan kecuali kepada yang mereka melanggar hukum. Tidak boleh ada permusuhan dikarenakan beda agama, beda suku, beda partai, beda aliran, tidak boleh,” katanya mengakhiri.

Tags: PT Kereta Api Indonesia (KAI)RadikalismeSaid Aqil Siradj
Previous Post

Lanal Balikpapan Bakal Naik Tipe, KASAL: Sejalan dengan Pemindahan Ibu Kota Negara

Next Post

Panglima TNI: Semua Satuan Tugas Pengamanan Harus Bekerja Maksimal Antisipasi Ancaman KTT Ke-43 ASEAN

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Panglima TNI: Semua Satuan Tugas Pengamanan Harus Bekerja Maksimal Antisipasi Ancaman KTT Ke-43 ASEAN

Panglima TNI: Semua Satuan Tugas Pengamanan Harus Bekerja Maksimal Antisipasi Ancaman KTT Ke-43 ASEAN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In