Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Laut Natuna Kini Tak Lagi Dihuni Kapal Cina

by Irfan Mualim
17.01.2020
in Nasional
A A
Laut Natuna Kini Tak Lagi Dihuni Kapal Cina

TANJUNG PINANG – Pasca dikunjungi sejumlah menteri hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi), kini perairan laut Natuna, Kepulauan Riau yang berada di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) kembali normal. Kapal-kapal Cina yang sebelumnya sempat melakukan aktifitas penangkapan ikan di lokasi itu sudah tak terlihat lagi.

Dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto, kondisi perairan Natuna sudah mulai kondusif. Bahkan memastikan tak ada lagi kapal nelayan asing asal Cina yang berada di kawasan perairan laut Natuna Utara.

“Informasi dari Pak Menkopolhukam (Mahfud MD) nelayan asing Cina sudah keluar dari perairan kita,” ujarnya di Tanjung Pinang, Kamis (16/1/2020).

BACA JUGA

Menteri Luhut Akui Ahli Bidang Kesehatan Indonesia Kurang Diberdayakan

Sempat Dikuasai Singapura, Ruang Udara Natura Kini Kembali dan Dikelola Indonesia

23.03.2024
Jenderal Maruli Simanjuntak

Begini Jawaban Jenderal Maruli atas Pernyataan Mahfud MD Soal Aparat yang Backing Tambang Ilegal

23.01.2024

Menurut Isdianto, kapal-kapal ikan cina yang sebelumnya mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia keluar dari ZEE, setelah pemerintah pusat menaruh perhatian terhadap perairan Natuna Utara dengan meningkatkan keamanannya. Disamping TNI dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) terus menggelar patroli di kawasan itu.

“Sekarang informasinya sudah aman. Mereka (kapal asing) sudah keluar dari wilayah kita,” katanya.

Pada Rabu (15/1/2020), Menkopolhukam Mahfud MD, melakukan kunjungan di Natuna. Pada kesempatan tersebut, ia menegaskan, dari instruksi Presiden Jokowi, maka volume patroli di laut Indonesia bakal ditingkatkan, demi kedaulatan bangsa Indonesia tetap terjaga dan tidak dicuri oleh negara lain.

Selain itu, lanjut Mahfud, melakukan koordinasi lintas kementerian/lembaga serta hubungan antara pusat dan daerah mengenai pengelolaan Natuna ke depannya. Oleh karenanya pemerintah bakal memaksimalkan pemanfaatan sentra-sentra kegiatan kelautan dan perikanan, sehingga memberi dampak positif bagi perekonomian Natuna.

Bagi Mahfud, tak ada kata tawar menawar soal kedaulatan NKRI di Natuna. Karenanya, untuk mempertahankan, pemerintah akan terus memperkuat sarana dan prasarana pertahanan, serta perlindungan bagi warga dan nelayan di wilayah itu.

Untuk masalah hak kedaulatan dan kedaulatan bangsa akan dilaksanakan oleh unsur TNI-Polri, sementara Pemerintah akan menjaga rakyatnya termasuk para nelayan. “Kedaulatan NKRI di Natuna tidak ada tawar-menawar sebagaimana yang sudah ditegaskan Presiden Jokowi,” katanya.

Sebelumnya, DPR RI juga mendorong Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk penambahan armada. Apalagi Indonesia sebagian besar merupakan wilayah laut.

“Kita akan dorong Kemhan untuk memperbanyak armada, karena dengan wilayah yang begitu luas saya pikir perlu penambahan kapal laut,” kata Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Penambahan anggaran untuk pengadaan kapal, lanjut Dasco, nantinya harus dibicarakan dengan legislatif. Namun secara pribadi, ia mendukung penambahan anggaran untuk pengadaan kapal.

“Saya pribadi dukung demi pertahanan dan kedaulatan negara kita,” katanya.

Menurut Dasco, dari informasi yang dihimpunnya, persoalan pertahanan laut memang memiliki kendala, terutama pada kapal-kapal perang milik Indonesia.

Senada dengan Dasco, Wakil Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari juga sepakat untuk penambahan anggaran Bakamla, guna menjaga perairan Natuna dari negara lain.

“Jika diusulkan, kita akan dukung. Melihat risikonya, dampaknya seperti ini,” katanya.

Dikatakan Abdul Kharis, Indonesia memiliki dasar yang kuat mempertahankan Natuna dari negara lain. Hal itu mengacu hukum internasional yang ditetapkan pada Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) Tahun 1982. Karena itu pemerintah perlu memperkuat armada Bakamla.

“Dulu-dulu mungkin tidak terlalu terasa bahwa coast guard kita, kapal-kapalnya masih dengan kemampuan yang belum sepadan dengan coast guard asing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada 2019 Bakamla mendapat kucuran anggaran mencapai lebih dari Rp400 miliar. Kendati dalam Anggaran Belanja Negara 2020 penambahan anggaran tersebut tidak dibahas, permasalahan Natuna jadi tantangan besar bagi Indonesia.

“Kalau kita gunakan angkatan laut enggak boleh, karena ini permasalahan coast guard,” ujar dia.

Tags: Kapal CinaKapal Ikan AsingMahfud MDNatuna
Previous Post

Panglima TNI : Kokohkan Kemanunggalan dengan Rakyat

Next Post

Empat Kapal Perang TNI AL Siaga di Natuna

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Empat Kapal Perang TNI AL Siaga di Natuna

Empat Kapal Perang TNI AL Siaga di Natuna

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In