Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Masyarakat Harus Dididik Menjadi Cakap Digital

by Irfan Mualim
30.07.2022
in Nasional
A A
Masyarakat Harus Dididik Menjadi Cakap Digital

JAKARTA – Sejak era pandemi Covid-19, masyarakat Indonesia mengalami kondisi ‘mendadak digital’. Akibatnya, masyarakat seakan belum siap untuk hidup dan bermasyarakat di dua dunia, yakni dunia maya dan dunia nyata.

Demikian diungkapkan Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati, di Jakarta, Sabtu (30/7).

Devie mengatakan, masyarakat juga harus dituntut untuk menjadi manusia digital, memiliki empat aspek dalam dirinya agar mampu hidup dan bersosialisasi dengan baik khususnya di ruang dunia maya yaitu keterampilan, etika, budaya, dan keamanan digital.

BACA JUGA

Menteri Budi Arie Harap Kerja Sama Bidang Digital dengan Inggris

Menteri Budi Arie Harap Kerja Sama Bidang Digital dengan Inggris

14.05.2024

“Kita mendadak digital, dan kita tidak siap harus hidup di dua dunia, baik dunia maya dan dunia nyata. Kalau sopan santun, tata krama di dunia nyata kan kita dari kecil sudah dilatih, tapi kehiduan di ruang digital kita belum tahu bagaimana cara hidupnya,” ujarnya.

Menurut Devie, jika empat aspek yang dimaksud dikuasai masyarakat, maka masyarakat akan aman dan nyaman. Karena itu, tidak hanya menekan pada aspek keterampilan, tapi lupa aspek etika, budaya dan keamanan digital. 

“Empat hal itu sebagai pilar yang wajib dikuasai kalau ingin hidup paripurna dan sempurna di ruang digital,” katanya.

Baca Lagi: FKPT Lampung: Indonesia Butuh Gerakan Hijrah dari Narasi Kebencian

Saat ini, kata Devie, sering dijumpai kasus dan fenomena yang cukup miris, dimana banyak tokoh dan elite yang justru membuat kegaduhan di jagad maya melalui narasi kebencian, bahkan menjurus pada perpecahan di masyarakat.

Semakin diperparah dengan karakter sosial masyarakat Indonesia, yaitu patron-klien atau ‘lokomotif-gerbong’, yang membuat masyarakat cenderung lebih sering mengikuti apa yang dicontohkan oleh elite, penguasa, atau pemimpinnya.

Elit Harus Lebih Dulu Cakap Digital

Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Devie Rahmawati

Devie menjelaskan, elit merupakan kelompok yang dicirikan dengan empat K, yaitu kekuasaan, kekayaan, ketenaran, dan kewibawaan yang dalam hal ini tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat. 

Kelompok 4K, menurutnya merupakan kelompok yang berperan besar dalam percepatan hijrah dari narasi kebencian menuju jagad maya yang positif.

“Orang 4K atau elite ini harus yang duluan kita bantu, agar memiliki sikap yang paripurna di ruang digital, yang kita sebut dengan cakap digital. Begitu 4K ini punya kecakapan digital tadi, Insya Allah masyarakat kita akan ngikut dan lebih mudah,” katanya.

Ia menilai, fenomena para elite dan tokoh yang terjerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) hingga ke meja hijau akibat narasi kebencian.

Bukan semata-mata karena lemahnya regulasi pemerintah terkait ujaran kebencian di ruang digital. Tetapi lebih dari itu Devie menegaskan, perlu adanya dukungan terkait program pemerintah yang mendorong terciptanya masayarakat yang cakap digital.

“Bukan karena lemahnya regulasi, tapi kita semua gagap digital. Semua orang tak ada yang siap dan perlu belajar. Makanya negara punya program yang namanya ‘makin cakap digital’  supaya orang punya etika, budaya, keterapilan, dan keamanan digital,” ujar dia mengakhiri.

Tags: Cakap DigitalDigitalKeamanan Digital
Previous Post

Panglima TNI: Latihan Bersama, Kesempatan Baik untuk Prajurit TNI

Next Post

Dunia Pendidikan, Incaran Kelompok Radikal Terorisme

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Aksi Terorisme Adalah Tindakan Biadab, Tegas Ketum PBNU

Dunia Pendidikan, Incaran Kelompok Radikal Terorisme

Comments 2

  1. Ping-balik: Dunia Pendidikan, Incaran Kelompok Radikal Terorisme | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Komnas HAM Ungkap Fakta Bara Kematian Brigadir J | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In