Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Maulid Nabi Muhammad, Potensi Besar Memperkuat Kohesi Sosial

by Irfan Mualim
18.09.2024
in Nasional
A A
Suaib Tahir

JAKARTA – Ajaran dan teladan Nabi Muhammad SAW tetap relevan dan krusial dalam membangun persatuan di tengah keberagaman Indonesia. Perayaan Maulid Nabi yang serentak dilakukan di banyak daerah di Indonesia bukanlah sekadar hal yang rutin, namun sebagai wujud kecintaan umat Islam dalam mengingat sosok Nabi Muhammad SAW.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Darud Dakwah wal Irsyad (PB DDI), Muh. Suaib Tahir, mengatakan perayaan Maulid Nabi di Indonesia memiliki potensi besar untuk memperkuat kohesi sosial.

“Perayaan Maulid Nabi Muhammad adalah suatu tradisi yang ada di Indonesia, yang dilakukan sejak dulu oleh nenek-nenek moyang kita. Namun, saya perlu memperingatkan adanya risiko penyalahgunaan momentum Maulid Nabi ini,” ujarnya di Jakarta, Rabu (18/7/2024).

BACA JUGA

Rasulullah

Maulid Nabi Muhammad, Presiden Jokowi: Rasulullah Inspirasi Menebar Kedamaian

16.09.2024
Maulid Nabi Muhammad

Maulid Nabi Muhammad, Menag RI: Sosok Rasulullah, Teladan Sempurna Berbagai Aspek Kehidupan

15.09.2024

Ia menyayangkan jika perayaan Maulid Nabi yang tujuan awalnya menjelaskan tentang sejarah, perilaku, dan akhlak Nabi, serta meningkatkan kecintaan umat Islam terhadap Nabi Muhammad, justru dimanfaatkan pada hal-hal yang tidak sesuai dengan tujuan awalnya, bahkan untuk agenda politis.

Baca Juga: Maulid Nabi Muhammad, Presiden Jokowi: Rasulullah Inspirasi Menebar Kedamaian

“Jangan sampai tokoh-tokoh agama atau para pemuka-pemuka masyarakat memanfaatkan perayaan Maulid Nabi ini sebagai ajang untuk kampanye atau sebagai ajang untuk mempromosikan agenda-agenda terselubung di antara mereka,” katanya.

Dalam konteks masyarakat Indonesia yang beragam, Suaib menekankan pentingnya menerapkan ajaran Nabi, tanpa terjebak dalam fanatisme berlebihan.

“Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika hijrah ke Madinah, masyarakat di sana itu tidak tunggal, dalam artian beranekaragam masyarakatnya. Ada yang Nasrani, ada Yahudi, ada yang Muslim, dan ada juga yang tidak punya agama,” kata dia.

“Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan tentang keadilan, bagaimana supaya mereka bisa hidup berhukum, bagaimana supaya mereka tidak fanatik, bagaimana supaya mereka bisa menyatu di dalam membangun Madinah,” lanjutnya.

Mengenai prinsip keadilan, empati, dan toleransi yang menjadi inti dari dakwah Nabi Muhammad, Suaib menegaskan, Rasulullah sangat melarang keras umatnya itu fanatik. Artinya sampai Rasulullah itu mengatakan bahwa bukanlah umatku kalau dia fanatik.

Baca Lagi: Maulid Nabi Muhammad, Menag RI: Sosok Rasulullah, Teladan Sempurna Berbagai Aspek Kehidupan

“Kita harus mengerti dengan ajaran agama lain, kita harus memaklumi budaya orang lain. Kita harus memaklumi tradisi orang lain, kita tidak bisa mengklaim bahwa ini salah, ini tidak benar, dan lain sebagainya, lalu mencap mereka sebagai komunitas yang sesat,” katanya.

Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya dialog dan dakwah yang baik. “Dengan mengedepankan dialog, berdakwah dengan baik, maka orang lain akan mengerti. Orang lain akan memahami agama kita, dan kita tidak harus mengatakan bahwa kamu harus begini, kamu harus begini, ini salah, ini salah dan lain-lain sebagainya,” jelasnya.

Dalam konteks Nusantara, Suaib melihat banyak kesamaan antara masyarakat Madinah pada zaman Nabi dengan masyarakat Indonesia saat ini. Karena itu, pola hidup yang dijalankan Rasulullah SAW di dalam membina masyarakat di Madinah, harus menjadi contoh di Indonesia supaya tidak terjadi benturan-benturan antara satu dengan yang lain.

Suaib menambahkan pentingnya mengedepankan kerukunan sosial dan saling pengertian antar komunitas. “Kita harus mengedepankan kerukunan sosial, kita harus mengedepankan kerukunan masyarakat. Kita harus mengedepankan antara satu dengan yang lain saling mengerti,” katanya.

Ia meminta para pendakwah, dai, ulama harus mengedepankan nilai-nilai seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad, bahwa ada kepentingan bersama di Indonesia.

“Kita sama-sama warga negara Indonesia memiliki hak yang sama, kita punya tujuan yang sama, kita punya cita-cita yang sama,” ujarnya.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip yang diajarkan Nabi Muhammad, Suaib yakin bahwa masyarakat Indonesia dapat hidup berdampingan dengan damai dan sejahtera.

“Dengan prinsip-prinsip demikian atau yang kita istilahkan dengan al-qawasim al-musytarak atau common sense, maka kita bisa menjalankan, selain kita menjalankan nilai-nilai agama kita, juga menjalankan nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Tags: Maulid Nabi MuhammadNabi Muhammad SAW
Previous Post

Usut Dugaan Penyelewengan PON Aceh-Sumut, Kepolisian Minta Masyarakat Melaporkan Jika Mengetahui

Next Post

Polri Kirim 140 Personel ke Afrika Tengah, 27 Anggota Polwan

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Kepolisian RI (Polri) - Satgas Garuda Bhayangkara

Polri Kirim 140 Personel ke Afrika Tengah, 27 Anggota Polwan

Comments 5

  1. Ping-balik: Polri Kirim 140 Personel ke Afrika Tengah, 27 Anggota Polwan | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Dirgantara Indonesia Pamerkan Pesawat N219 di Bali International Airshow | Garda Nasional
  3. Ping-balik: Irjen Pol Eddy Hartono Janji Pertahankan Tidak Ada Serangan Teroris di Indonesia | Garda Nasional
  4. Ping-balik: Silaturahmi Kebangsaan Penyintas dan Mitra Deradikalisasi, BNPT RI Hadir Dukung Pemulihan dan Perdamaian | Garda Nasional
  5. Ping-balik: Nur Fatia Azzahra, Disabilitas yang Lulus Pendidikan Bintara Polri | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In