Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Mengintegrasikan Kearifan Lokal dalam Semangat Keislaman di Indonesia

by Irfan Mualim
18.10.2024
in Nasional
A A
Kearifan lokal dan keislaman

PALANGKA RAYA – Indonesia, sebagai negara dengan lebih dari 360 suku bangsa, kaya akan kearifan lokal yang menjadi identitas budaya. Namun, tantangan muncul dari pandangan ekstremis yang memisahkan kearifan lokal dari nilai-nilai agama, mengklaim bahwa hal tersebut dapat menimbulkan deislamisasi dan pendangkalan aqidah. Pemahaman ini perlu diluruskan agar tidak memicu perpecahan di tengah keberagaman masyarakat.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Tengah, Prof. Khairil Anwar, menegaskan seorang muslim sejati dapat menjalankan agama sambil menghargai kearifan lokal.

Ia merujuk pada falsafah Huma Betang, rumah panjang Suku Dayak yang mencerminkan nilai hidup rukun dan kesetaraan antar keluarga, meskipun berasal dari latar belakang dan agama yang berbeda.

BACA JUGA

Produser film Ageman, Ken Setiawan dan UIN Raden Intan sepakati MoU edukasi toleransi melalui film

Layar Bioskop Lawan Radikalisme, Film ‘Ageman’ dan UIN Raden Intan Bersatu Rangkul Gen Z

15.10.2026
Cegah radikalisme PGNI Lampung dan Ken Setiawan di safari ngaji Kebangsaan

Cegah Radikalisme Masuk Pesantren, PGNI Lampung Bareng Ken Setiawan di Safari Ngaji Kebangsaan

07.10.2026

Baca Juga: Umar Patek Meluncurkan Bisnis Kopi ‘Ramu Kopi’: Dari Teroris Menjadi Pengusaha

“Di Rumah Betang, kita menemukan harmoni dalam perbedaan,” ujarnya di Palangka Raya, Jumat (18/10/2024).

Khairil menekankan pentingnya nilai-nilai luhur dari kearifan lokal, seperti musyawarah dan gotong royong, yang sejalan dengan ajaran Islam.

Ia mengingatkan bahwa ketakutan akan deislamisasi tidaklah logis, mengingat sejarah penyebaran Islam oleh Walisongo yang berhasil mengintegrasikan budaya lokal.

Sunan Kalijaga, misalnya, menggunakan wayang sebagai media dakwah, menjadikan ajaran Islam lebih mudah diterima oleh masyarakat yang mayoritas non-Islam pada saat itu.

Moderasi beragama, menurut Khairil, harus mencakup akomodasi terhadap kearifan lokal asalkan tidak bertentangan dengan prinsip agama.

Baca Lagi: Pembongkaran Jaringan Narkoba Besar di Jambi: Polri Perkuat Komitmen Penanggulangan

Ia mendorong toleransi antar umat beragama dan menolak klaim bahwa satu tradisi lebih baik dari yang lain. “Pancasila dan UUD 1945 menjamin kepercayaan masing-masing,” katanya.

Sebagai contoh konkret, Khairil menunjukkan Tarian Manasai dari Suku Dayak. Meskipun tari ini awalnya dilakukan dengan pakaian terbuka, kini banyak penari yang mengenakan jilbab sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Islam.

“Ini adalah bentuk islamisasi yang tidak menghilangkan budaya asli,” kata Khairil.

Dalam menghadapi modernisasi dan kemajuan teknologi, ia menekankan perlunya keseimbangan antara nilai spiritual dan etika.

“Merangkul kearifan lokal bukan berarti menanggalkan prinsip syariat, tetapi justru memperkuat akar Islam dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Khairil.

Dengan merangkul kearifan lokal, Indonesia tidak hanya bisa mempertahankan nilai budaya tetapi juga memperkuat identitas keislaman yang harmonis.

Tags: Kearifan LokalKeislamanModerasi BeragamaToleransi
Previous Post

Komentar Trump Soal Kamala Harris yang Memicu Perdebatan

Next Post

Dua Perwira TNI AD Ciptakan Sejarah di Kancah Internasional

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Prestasi TNI AD

Dua Perwira TNI AD Ciptakan Sejarah di Kancah Internasional

Comments 1

  1. Ping-balik: Dua Perwira TNI AD Ciptakan Sejarah di Kancah Internasional | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In