Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Menjaga Anak dari Pengaruh Buruk Medsos, Orang Tua Harus Mengakselerasi diri

by Irfan Mualim
21.01.2023
in Nasional
A A
Menjaga Anak dari Pengaruh Buruk Medsos, Orang Tua Harus Mengakselerasi diri

JAKARTA – Infiltrasi brutalisme dan radikalisme kepada anak tidak bisa sepenuhnya menyalahkan keberadaan media sosial (medsos) dengan segala keterbukaan dan aliran informasinya. Namun peran orang tua menjadi vital dalam menjaga agar anak mampu memiliki sikap kritis dan cerdas dalam penggunaan media digital.

Demikian dikatakan Psikolog Anak dan Keluarga, Maharani Ardi Putri, di Jakarta, Sabtu (21/1/2023).

“Kalau kita menyalahkan medsos itu sulit, pertumbuhan media sosial sendiri juga tidak bisa kita hentikan. Karena itu sebetulnya yang harusnya mengakselerasi adalah kita sendiri sebagai orang tua,” ujarnya.

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

Penting bagi orang tua untuk mengakselerasi pengetahuannya serta perlu memahami strategi penggunaan medsos, guna menjaga dan mengawasi anak-anak dari penyalahgunaan informasi di dunia maya yang nyatanya mampu membentuk karakter mengerikan anak yang impulsive, brutal, dan radikal.

“Prinsipnya begini, kita tidak bisa mencegah informasi yang masuk, tapi kita bisa memberikan bekal pada anak-anak kita untuk bersikap lebih kritis dan bertanggung jawab. Kita harus jadi orang tua yang menyediakan tempat pulang buat anak-anak. Jadi jangan sampai anak-anak itu takut untuk cerita dengan orang tuanya apapun resikonya,” ujar dia.

Tidak hanya melatih anak-anak dengan sikap kritis dan tanggungjawab. Putri menambahkan, pendidikan moral, agama, dan kemampuan anak untuk mempertahankan prinsip serta keberaniannya juga perlu ditanamkan secara konkrit oleh orang tua sebagai lingkungan terdekat anak.

“Orang tua pun harus belajar banyak agar anak juga terbuka (pikirannya). Orang tua juga harus aware kalau banyak orang yang mau ‘nangkep’ anak-anak kita. Maksudnya selalu ada kelompok atau wadah yang memang menunggu anak-anak ini untuk datang ke mereka dan menerima mereka (anak-anak),” katanya.

Putri menjelaskan banyak faktor yang mempengaruhi masuknya ideologi kekerasan pada anak, salah satunya kemiskinan dan pengaruh tumbuh kembang remaja yang belum matang, baik secara kognitif maupun mental. Sehingga, kemampuan anak dalam mempertimbangkan resiko, dinilai menjadi tidak holistik dan cenderung bertindak impulsive.

Pertimbangan-pertimbangan terhadap resiko dan konsekuensi, menjadi tidak lengkap. Sehingga anak kadang-kadang seperti mengabaikan resiko-resiko yang bisa terjadi. Ditambah lagi pendidikan moral, pengetahuan aturan hukum, bahkan benar salah juga sangat minim.

Hal-hal diatas menurutnya juga tidak semata-mata menjadi tanggungjawab lingkungan sekitar dan keluarga khususnya orang tua. Lebih jauh lagi, Putri menilai bahwa dalam hal ini juga harus objektif melihat bagaimana upaya sistem pemerintahan yang ada dalam rangka melindungi anak-anak bangsa.

“Tentu bukan hanya orang tua yang bertanggung jawab, kita perlu lagi melihat sistem pemerintahan kita dalam melindungi anak-anak kita. Bagaimana sistem yang ada terkait penyaringan informasi serta situs illegal. Yang kita hadapi ini kan sesuatu yang sangat global, dan tidak bisa dilawan perorangan, harus dengan kebijakan dan kerjasama semua pihak,” katanya.

Masyarakat juga tidak bisa selamanya menyalahkan medsos karena memberikan informasi yang tidak mendidik. Tetapi bagaimana semua pihak bekerjasama membahas persoalan dunia digital dengan serius, mengedukasi anak bangsa guna membuahkan perubahan yang besar.

“Kita tidak bisa hanya komplain, tetapi harus melakukan sesuatu bersama-sama,” kata dia.

Tags: BrutalismeMedia Sosial (Medsos)Radikalisme
Previous Post

Aktivis Media Sosial: Saatnya Literasi Digital Masuk ke Kurikulum Pendidikan

Next Post

Ma’ruf Amin: Diperlukan Narasi Kerukunan agar Radikalisme Tak Menguasai Masyarakat

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Ma’ruf Amin Tekankan Penerapan Social Distancing

Ma'ruf Amin: Diperlukan Narasi Kerukunan agar Radikalisme Tak Menguasai Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In