Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Menteri Yasonna Siap Mundur, Jika….

by Irfan Mualim
31.01.2020
in Nasional
A A
Notaris Harus Ikut Pencegahan Pendanaan Terorisme

JAKARTA – Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, menyatakan siap mundur dari jabatan apabila tak ada kesalahan dari pihak Imigrasi terkait keterlambatan informasi soal keberadaan eks caleg PDI-P Harun Masiku, terduga penyuap Wahy Setiawan (eks komisioner KPU) yang hingga kini masih berstatus buron.

Yasonna mengatakan, keterlambatan informasi merupakan tanggungjawab Ronny Sompie yang saat itu menjabat Dirjen Imigrasi. Karena itu, ia siap mundur jika ternyata Ronny tidak salah.

“Kalau enggak salah, saya yang mundur dari menteri,” ujarnya di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

BACA JUGA

Hasto Kristiyanto

Kasus Uang Suap di PDIP, Begini Pengakuan Staf Hasto Kristiyanto

08.02.2025
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu

Hasto Kristiyanto dan Kasus Harun Masiku: Menguak Jaringan Korupsi di PDI Perjuangan

31.12.2024

Ia mengaku, sudah sering meminta agar sistem di keimigrasian diperbaiki. Sebab, keterlambatan informasi bukan hal baru.

“Karena masalah Masiku memang sistem kami. Sudah berapa tahun saya menyuruh pergantian sistem,” katanya.

“Desember saja saya rapat sudah suruh, marah-marah sama mereka. Karena lambat. Sering down,” Yasonna melanjutkan.

Untuk itu pihaknya kini membentuk tim independen mengusut penyebab keterlambatan informasi, terdiri dari Unit Cyber Crime Markas Besar Polri, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Sandi dan Siber Nasional (BSSN), dan Ombudsman.

“Saya bilang bentuk tim independen. Lebih fair.

Menurut Yasonna, akibat simpang siur informasi keberadaan Harun Masiku, dirinya sempat mendapat teguran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Mensetneg.

“Pak Presiden bilang hati-hati, melalui Mensesneg hati-hati Pak Menteri dicek ulang. Masa saya pergi ke Bandara Soetta sana untuk cek kenapa bisa begitu. Saya kan percaya kepada data,” ujar dia.

Karena itu, ia menegaskan apa yang disampaikan sama dengan apa yang diutarakan Dirjen Imigrasi. Sehingga tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Coba cek saya bikin statement tanggal sehari berikutnya, tanggal 16 dirjen menyampaikan sesuatu, pada hari berikutnya juga menyampaikan sama,” katanya.

Akibat kesalahan informasi, pada 28 Januari 2020 Ronny Sompie akhirnya dicopot dari jabatannya karena dianggap paling bertanggungjawab atas keterlambatan informasi terkait kepulangan eks caleg PDI-P, Harun Masiku ke Indonesia.

Sebelumnya Ronny, menyampaikan Harun sudah berada di Indonesia sejak 7 Januari 2020 dari Singapura dengan menggunakan maskapai Batik Air dan turun di Bandara Soekarno-Hatta. Informasi itu disebutkan baru diterima karena ada keterlambatan pemrosesan data perlintasan di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta.

“Saya telah memerintahkan kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Soetta dan Direktur Sistem Informasi dan Teknologi Keimigrasan Ditjen Imigrasi untuk melakukan pendalaman terhadap adanya delay time dalam pemrosesan data perlintasan di Terminal 2F Bandara Soetta, ketika HM melintas masuk,” katanya.

Semula Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi yang terdiri dari 19 lembaga swadaya masyarakat (LSM) melaporkan Yasonna Laoly ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena diduga terindikasi melindungi Harun Masiku  yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) KPK.

Beberapa waktu lalu beredar kabar jika Harun Masiku berada di Singapura, namun belakangan Ditjen Imigrasi mengakui jika Harun sudah berada di Indonesia sejak tanggal 7 Januari 2020.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Divisi Hukum, Wana Alamsyah, yang juga masuk dalam koalisi tersebut mengatakan, Direktorat Jenderal Imigrasi mengakui, Harun Masiku sudah kembali ke Indonesia pada tanggal 7 Januari 2020. Atas dugaan itu, pihaknya melaporkan Yasonna H Laoly ke KPK.

“Narasi yang selama ini diucapkan Yasonna Laoly pun mesti disorot tajam. Kuat dugaan bantahan Yasonna terkait dengan keberadaan Harun selama ini dilakukan, untuk melindungi yang bersangkutan (Harun) dari jerat hukum KPK,” ujarnya.

Harun telah menjadi DPO pasca KPK menangkap tangan Wahyu Setiawan pada operasi 8 Januari 2020. Hingga ditetapkan sebagai tersangka pada 9 Januari 2020, Harun tidak menampakkan diri sehingga KPK meminta Harun menyerahkan diri.

Dari informasi yang berkembang, Harun telah berada di luar negeri sejak 6 Januari 2020. Lalu pada 13 Januari 2020, Ditjen Imigrasi menyebut Harun Masiku masih berada di luar negeri. Bahkan Yasonna H Laoly meyakini Harun masih berada di luar negeri.

“Pokoknya belum di Indonesia,” ujarnya, Kamis (16/2/2020).

Namun informasi keberadaan Harun akhirnya diungkap Hilda (Istri Harun), mengaku sang suami telah berada di Jakarta sejak 7 Januari 2020. Akan tetapi pada 8 Januari 2020 sampai saat ini belum ada kontak.

“Tanggal 6 Januari ke Singapura, dia sempat kirim kabar. Kalau tanggal 7 Januari dia sudah balik Jakarta. Dia sempat kasih kabar jam 12 malam, katanya sudah tiba di Jakarta. Itu terakhir komunikasinya,” ujar Hilda.

Tags: Harun MasikuYasonna Laoly
Previous Post

Siap-siap, Pemerintah Bakal Evaluasi WNI di Hubei, Cina

Next Post

TNI-BMKG Jalin Kerja Sama, Lihat Kesepahamannya

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
TNI-BMKG Jalin Kerja Sama, Lihat Kesepahamannya

TNI-BMKG Jalin Kerja Sama, Lihat Kesepahamannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In