Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Menyerang balik Propaganda Kekerasan dengan Narasi Cinta dan Perdamaian

by Irfan Mualim
12.12.2022
in Nasional
A A
Menyerang balik Propaganda Kekerasan dengan Narasi Cinta dan Perdamaian

JAKARTA – Aksi terorisme dalam bentuk bom bunuh diri kembali terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung, pada hari Rabu (7/12/2022) lalu. Perilaku keji itu tatkala selalu berlindung di balik narasi jihad. Namun, harus diakui bahwa narasi jihad, kafir, dan thagut kini telah mengalami banyak distorsi dan pergeseran makna yang menyebabkan maraknya praktik intoleransi, kekerasan, hingga teror.

Aktivis di Gerakan Islam Cinta, Habib Husein Ja’far Al Hadar, mengutuk keras aksi teror yang terjadi tersebut. Dirinya menyebut, aksi keji itu merupakan musuh kemanusiaan, sebagai akibat dari kesalahpahaman dan propaganda atas nama agama yang disalahtafsirkan.

“Aksi teror itu adalah musuh kita bersama, apapun agamanya. Karena mereka melawan kemanusiaan itu sendiri dan bahkan yang paling mendasar mereka melawan kemanusiaan dirinya sendiri,” ujarnya di Jakarta, Senin (12/12/2022).

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

Dirinya melanjutkan, tatkala para pelaku terorisme juga merupakan korban yang diperdaya oleh kelompok tertentu, dengan janji semu kemuliaan dunia dan akhirat sebagai hasil pengorbanannya kepada sang Ilahi. Sehingga perlunya meluruskan kembali narasi keliru tentang esensi jihad.

“Kita tidak ingin mereka dibodohi melalui propaganda seperti itu. Kita sayang kepada mereka (kelompok radikal), maka kita ingin merangkul mereka, bahwa bukan itu cara mendapatkan kemuliaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Tapi caranya adalah dengan menegaskan bahwa semakin beragama seseorang, maka semakin besar juga cintanya kepada orang lain,” katanya.

Ia menjelaskan berbagai upaya nyata yang bisa dilakukan semua pihak guna meluruskan kembali nilai-nilai kemanusiaan, toleransi dan kebhinekaan yang kerap didistorsi maknanya, sehingga memicu munculnya bibit radikal dan terorisme.

“Kenapa mereka bisa menjadi teroris? Karena mereka dipapar terus menerus oleh ideologi teror atas nama agama, suku, dan lain sebagainya. Oleh karena itu tugas kita untuk mencegah itu adalah memapar balik mereka dengan nilai-nilai cinta dan perdamaian,” kata dia.

Habib Jafar menyebut konten yang tidak moderat, kini tiga kali lipat jauh lebih menguasai perbincangan di media sosial (medsos) daripada konten moderat. Oleh sebab itu, menyerang balik narasi radikal kekerasan dengan paparan narasi cinta dan perdamaian harus dilakukan.

“Bangsa ini akan mampu menang dari radikalisme dan terorisme yang mengancam kedaulatan dan persatuan bangsa,” ujar dia.

Menurutnya, paparan konten dan narasi yang dibangun oleh kelompok radikal sejatinya perlu menjadi perhatian, baik dari segi kuantitas besarnya konten dan narasi yang didiseminasikan, maupun kualitas narasinya yang mampu mengambil hati penerimanya.

“Perlu adanya perlawanan balik melalui konten dan narasi moderat dengan isi maupun kuantitas yang lebih besar,” katanya.

Untuk itu Habib Jafar menilai, pemerintah serta tokoh harus hadir bekerjasama dan berperan dalam rangka mencegah dan membongkar pola pikir serta pergerakan kelompok radikal ditengah masyarakat. Sebab, sekecil apapun aksi terorisme merupakan masalah besar yang harus menjadi perhatian semua pihak.

“Tokoh berperan untuk dua hal. Pertama, memberikan doktrin tentang toleransi karena suara mereka didengar. Kedua, membatasi ruang gerak mereka dengan mengawasi dan melaporkan sekecil apapun pergerakan kelompok tersebut,” kata dia.

Habib Jafar berharap pemerintah juga turut hadir dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada rakyatnya, baik melalui upaya preventif maupun tindakan tegas terhadap sekecil apapun aksi yang mengancam keutuhan bangsa.

“Negara harus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dengan hadir secara nyata melalui tindakan preventif maupun tindakan terhadap aksi yang ada dan siapa saja yang mengancam toleransi umat. Kerjasama anatra umaro dan ulama itu menjadi kunci untuk kita menghadapi problem ini,” katanya.

Tags: Bom Bunuh DiriNarasi KekerasanPropagandaRadikalisme
Previous Post

Tambah Garang, TNI AL Bangun Lagi Dua Kapal Patroli

Next Post

Waasops Panglima TNI: Kerjasama TNI dan USINDOPACOM akan Terus Berjalan Sesuai Dinamika Situasi Global

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Waasops Panglima TNI: Kerjasama TNI dan USINDOPACOM akan Terus Berjalan Sesuai Dinamika Situasi Global

Waasops Panglima TNI: Kerjasama TNI dan USINDOPACOM akan Terus Berjalan Sesuai Dinamika Situasi Global

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In