Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Ormas Memiliki Peran Strategis Menyampaikan Pesan Rekonsiliasi

by Irfan Mualim
29.03.2024
in Nasional
A A
Ormas Memiliki Peran Strategis Menyampaikan Pesan Rekonsiliasi

JAKARTA – Bulan suci Ramadan tidak hanya menjadi momen penuh berkah bagi umat Islam untuk menjalankan ibadah puasa, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk merekatkan kembali persatuan lintas agama dan masyarakat pasca pemilu 2024.

Membahas semangat rekonsiliasi pasca pemilu dan memaknai bulan Ramadan, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan, KH. Ahmad Fahrur Rozi, menjelaskan para tokoh agama memegang peran penting dalam membina rekonsiliasi.

Ulama yang akrab dengan sapaan Gus Fahrur ini, menyoroti peran strategis ormas keagamaan dalam menenangkan emosi masyarakat pasca pemilu. Dengan memiliki pengikut yang loyal, ormas keagamaan memiliki potensi besar untuk membawa pesan rekonsiliasi dan moderasi kepada massa.

BACA JUGA

Ilustrasi Libur Sekolah

Libur Sekolah Selama Ramadhan dan Idul Fitri 2025 Diperpanjang

04.03.2025
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar

BPOM Jamin Makan Bergizi Gratis Aman Dibawah ke Rumah Selama Ramadhan

04.03.2025

“Ormas (organisasi masyarakat) memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan rekonsiliasi, karena biasanya mereka mempunyai pengikut-pengikut yang sangat loyal. Selain itu, berbagai ormas biasanya mempunyai pimpinan yang juga menjadi patron (figur yang diteladani) di dalamnya,” ujarnya di Jakarta, Jumat (29/3/2024).

Dirinya menambahkan, melalui sikap yang moderat dari para pimpinan ormas dan adanya keinginan untuk terus merajut persaudaraan sesama anak bangsa, tentunya akan sangat efektif untuk meredam emosi-emosi yang kemarin timbul karena efek dari kampanye politik.

Menurut Gus Fahrur, kondisi Indonesia akan menjadi lebih baik jika efek dari kontestasi Pemilu 2024, yang mungkin bisa membuat gesekan horizontal dan suasana yang cenderung panas bisa segera mereda.

Sebagai upaya stabilisasi kondisi sosial dan politik, sikap moderat dari pimpinan ormas, seruan, dan semangat untuk merajut persaudaraan dianggap sebagai langkah efektif untuk meredam ketegangan dan emosi negatif yang muncul selama masa kampanye dan kontestasi politik.

Namun, di tengah upaya meraih rekonsiliasi, Gus Fahrur juga menyoroti tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah adanya fanatisme di antara para tokoh dan pendukung politik yang cenderung memicu konflik.

Menurutnya, fanatisme tersebut perlu dinetralisir dengan mengingatkan bahwa pemilu hanyalah alat untuk memilih, bukan untuk memecah belah bangsa. Pentingnya kesadaran bahwa tujuan utama adalah membangun negeri ini lebih baik menjadi poin kunci dalam memperkuat rekonsiliasi.

Bulan Ramadan, yang bertepatan dengan berakhirnya Pemilu 2024, memberikan nuansa tersendiri dalam proses rekonsiliasi. Gus Fahrur menganggap Ramadan sebagai momen rahmat dan berkah bagi semua umat.

Dalam konteks ini, puasa dianggap sebagai bentuk pengendalian diri dan emosi. Ketika umat menjalankan puasa dengan penuh kesadaran, tensi kemarahan dan konflik cenderung menurun karena mereka terfokus pada ibadah dan menjaga kebersihan hati dan pikiran.

Lebih lanjut, Gus Fahrur menekankan pentingnya menjaga suasana damai selama bulan Ramadan. Dia menyoroti bahwa provokasi dan konflik tidak sejalan dengan semangat puasa yang penuh toleransi dan rekonsiliasi.

“Saya meyakini bahwa bulan Ramadan itu adalah rahmat dan berkah bagi semua. Bagi kaum muslim, menjalankan puasa Ramadan itu berarti juga harus menampilkan pengendalian diri dan emosi. Jika di bulan-bulan biasa ada kecenderungan orang untuk bertengkar, selayaknya di bulan Ramadan, tensi permusuhan dan perpecahan otomatis menurun bagi seorang muslim. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menjaga kesempurnaan dari ibadah puasa itu sendiri,” jelasnya.

Maka dari itu, Gus Fahrur menyayangkan jika masih ada pihak yang melakukan provokasi terkait isu apapun, yang berdampak negatif pada kerukunan masyarakat. Melalui penahanan diri dalam bicara dan perbuatan di bulan Ramadan, masyarakat diharapkan dapat menahan diri dari tindakan-tindakan yang dapat memicu ketegangan dan konflik.

Gus Fahrur mengajak semua umat untuk menjalani puasa dengan sebaik-baiknya dan menghormati bulan Ramadan. Dia menegaskan bahwa apapun hasil pemilu, itu adalah kehendak Tuhan yang harus dihormati.

Dalam suasana Ramadan yang penuh dengan doa dan introspeksi, Gus Fahrur mengajak untuk melepaskan egoisme dan fanatisme, serta mendukung pemimpin yang terpilih dengan penuh kesadaran.

Menutup penjelasannya, Gus Fahrur juga mengingatkan agar bulan suci Ramadan tahun ini menjadi momentum yang berharga bagi masyarakat Indonesia untuk merajut kembali persatuan dan menjaga kedamaian pasca pemilu.

“Saya kira kita semua harus bersyukur karena setelah dilaksanakannya Pemilu 2024, ada bulan Ramadan ini, alhamdulillah. Menurut saya, jika ada orang yang berencana menggelar demo terkait hasil pemilu, ia pasti akan berpikir dua kali. ‘Ngapain saya demo, nanti malah batal puasa saya,’” kelakar Gus Fahrur.

Tags: Bulan RamadhanPemiluRamadanRekonsiliasi
Previous Post

Bantuan Kemanusiaan ke Palestina, Panglima TNI: Ini Tindak Lanjut Permintaan dari Yordania

Next Post

Pengamat Terorisme: Mencerdaskan Publik Menyaring Konten Radikalisme, Bukan Tugas BNPT RI Semata

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Pengamat Terorisme: Mencerdaskan Publik Menyaring Konten Radikalisme, Bukan Tugas BNPT RI Semata

Pengamat Terorisme: Mencerdaskan Publik Menyaring Konten Radikalisme, Bukan Tugas BNPT RI Semata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In