Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Pancasila dan Agama Saling Melengkapi, Kata Wakil Kepala BPIP

by Irfan Mualim
18.02.2020
in Nasional
A A
Pancasila dan Agama Saling Melengkapi, Kata Wakil Kepala BPIP

JAKARTA – Pancasila dan agama sama sekali tidak bertentangan.  Meski, tak jarang tafsir ajaran agama yang sempit kerap dieksploitasi untuk kepentingan kelompok tertentu guna menghantam nilai-nilai Pancasila. 

Bahkan ada kelompok radikal yang ingin menggugat dasar negara, karena Pancasila dianggap sebagai thaghut dan berhala kekinian. Oleh sebab itu, perlu penguatan antara agama dan Pancasila sebagai upaya menolak kelompok yang hendak mempertentangkan keduanya.

Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Hariyono, menegaskan sejatinya korelasi antara agama dan Pancasila sangat positif, karena mempunyai posisi masing- masing. Dimana agama mengatur umat manusia, sementara Pancasila hanya mengatur manusia dan tata negara yang ada di Indonesia. 

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

“Antara agama dan Pancasila ini saling mendukung. Jadi bukan saling meniadakan, tapi saling menegaskan,” katanya di Jakarta, Selasa (18/2/2020)

Menurutnya, Pancasila merangkum dan meramu nilai-nilai agama yang ada di Indonesia. Ia bercerita, ketika sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia  (BPUPK) yang dipimpin Radjiman Widyodiningrat, pertama kali yang diminta adalah dasar negara, yakni Pancasila. 

“Dari situlah Pancasila sejak awal disepakati oleh para pendiri bangsa. Untuk menyatukan semua elemen bangsa tanpa melihat agama, suku, etnis, keyakinan, dan adat istiadat,” katanya.

Oleh sebab itu, lanjut Hariyono, sejak awal konsepsi Pancasila dirumuskan sudah mencakup dimensi Ketuhanan. “Sehingga ketika beliau (Soekarno) menyatakan bagaimana kita bertuhan, harapan beliau tentunya tidak hanya  manusia saja yang harus bertuhan, tetapi negara pun seyogyanya bertuhan,” kata dia.

Ia menambahkan, bukan  negara menganut agama, tetapi negara sebagai pelaksana pemerintahan, sehingga kebijakan harus memperhatikan nilai-nilai Ketuhanan.

Karena Indonesia bukan negara agama dan menghargai nilai-nilai agama yang ada, maka kitab suci tidak boleh dipertentangkan dengan konstitusi. Hal tersebut juga pernah ditegaskan Soekarno kala  berpidato pada tanggal 5 Juni 1958, memperingati hari kelahiran Pancasila.

“Pancasila tidak boleh dipertentangkan dengan agama. Untuk itu kitab suci dan konstitusi bisa hidup bersama dan saling mengisi di bumi Indonesia yang kita banggakan,” ujarnya. 

Hariyono menjelaskan, Pancasila bukanlah warisan alamiah yang ketika lahir langsung terjadi begitu saja. Tetapi menjadi warisan budaya  yang harus terus diperjuangkan.

“Maka disinilah fungsi Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa. Meski berbeda aliran agama, keyakinan, dan politik. Tetapi semua adalah warga negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila,” kata dia.

Untuk itu, ia meminta seluruh komponen bangsa memperkuat relasi harmoni antara agama dan Pancasila sebagai upaya menolak tegas kelompok yang mempertentankan keduanya.

Hariyono juga meminta masyarakat mau membumikan Pancasila sebagai ideologi bangsa dalam  menangkal masuknya ideologi lain.

Tags: AgamaBPIPPancasilaRadikalisme
Previous Post

Anak Terpapar Radikal Terorisme Jadi Perhatian KPAI

Next Post

BPK Datangi Kamla Zona Maritim Tengah, Kenapa ya?

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
BPK Datangi Kamla Zona Maritim Tengah, Kenapa ya?

BPK Datangi Kamla Zona Maritim Tengah, Kenapa ya?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In