Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Pancasila: Jembatan Perbedaan dan Penangkal Radikalisme di Indonesia

by Irfan Mualim
05.10.2024
in Nasional, Ragam
A A
Pancasila: Jembatan Perbedaan dan Penangkal Radikalisme di Indonesia

YOGYAKARTA – Dalam perjalanan panjang bangsa Indonesia sejak merdeka, Pancasila telah berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan perbedaan suku, ras, dan agama.

Ideologi ini tidak hanya menjadi penengah dalam menghadapi ideologi ekstrem seperti komunisme dan ekstremisme berbasis agama, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman yang ada.

Seorang akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Leonard Chrysostomos Epafras, menekankan bahwa Indonesia telah banyak belajar dari berbagai insiden yang dipicu oleh isu keagamaan.

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

Menurutnya, pengalaman penanganan konflik horizontal, seperti yang terjadi di Ambon, menunjukkan bahwa radikalisme tidak dapat dikaitkan hanya dengan Islam. Dalam beberapa kasus, ada kombatan yang beragama Kristen yang juga terlibat dalam tindakan kekerasan.

Baca Juga: Kerugian Negara akibat Pertambangan Emas Ilegal di Kalimantan Barat

Leonard menjelaskan,  radikalisme tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Australia, dan Eropa, di mana kelompok-kelompok berhaluan kanan sering kali memanfaatkan doktrin agama untuk membenarkan tindakan intoleransi dan kekerasan. Contohnya adalah Ku Klux Klan (KKK) di AS, yang menolak ras lain dengan justifikasi tafsir Alkitab yang mereka yakini.

Sebagai penganut Kristen Protestan, Leonard menekankan pentingnya saling mengasihi antar sesama manusia, terlepas dari perbedaan agama.

Ia mengajak masyarakat untuk menyadari bahwa kita semua adalah bagian dari satu keluarga besar dalam kemanusiaan, yang dikenal dalam istilah Kristen sebagai “oikoumene”.

Konsep ini menjadi branding bagi Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) sebagai lembaga payung Kekristenan terbesar di Indonesia.

Dalam upaya membangun peradaban di Indonesia, kelompok Kristen telah berkontribusi dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Leonard mencatat bahwa inisiatif ini telah berlangsung lama, meskipun Indonesia mayoritas beragama Islam. Kontribusi ini dianggap sebagai bentuk integritas sosial dan pembangunan masyarakat secara umum.

Namun, Leonard juga mengingatkan bahwa banyak kasus intoleransi yang terjadi bukan semata-mata disebabkan oleh perbedaan agama. Konflik sering kali muncul dari relasi mayoritas-minoritas, di mana kecemburuan sosial dapat memicu ketegangan.

Misalnya, di Nusa Tenggara Timur, pendatang beragama Islam yang memiliki akses permodalan lebih tinggi sering kali menjadi sasaran kecemburuan dari warga setempat yang beragama Kristen.

Permasalahan serupa juga muncul ketika umat Islam ingin mendirikan masjid di daerah mayoritas Kristen, dan sebaliknya, penolakan terhadap pembangunan gereja di daerah mayoritas Islam.

Dalam konteks ini, kebencian terhadap kelompok minoritas sering kali mendapatkan legitimasi dari interpretasi ayat-ayat kitab suci yang disesuaikan.

Leonard berharap agar masyarakat Indonesia dapat lebih bijaksana dalam menghadapi isu-isu yang berpotensi menimbulkan polarisasi. Pancasila sebagai ideologi bernegara telah melewati berbagai ujian kebangsaan dan harus tetap menjadi pegangan dalam menghadapi tantangan ke depan.

“Jangan sampai kita mundur ke era pra-Pancasila, ketika kita tidak memiliki konsep bersama,” ujarnya di Yogyakarta, Sabtu (5/10/2024).

Dengan demikian, Pancasila tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, serta penangkal terhadap radikalisme dan intoleransi yang dapat mengancam kerukunan antarumat beragama.

Tags: Intoleransikeberagaman agamakonflik horizontalPancasilaRadikalisme
Previous Post

Sinergi TNI dan BNPT: Menguatkan Pertahanan Nasional dalam Menghadapi Ancaman Terorisme

Next Post

Sinergi BNPT dan KKP: 50 Ribu Benih Ikan Nila untuk Mitra Deradikalisasi di Boyolali

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
program deradikalisasi

Sinergi BNPT dan KKP: 50 Ribu Benih Ikan Nila untuk Mitra Deradikalisasi di Boyolali

Comments 2

  1. Ping-balik: Sinergi BNPT dan KKP: 50 Ribu Benih Ikan Nila untuk Mitra Deradikalisasi di Boyolali | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Melania Trump: Memoar yang Menggugah Rasa Penasaran di Tengah Kontroversi | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In