Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Pendidikan Agama sangat Penting Tumbuhkan Moralitas Bangsa, Kata Siti Musdah Mulia

by Irfan Mualim
20.03.2021
in Nasional
A A
Pendidikan Agama sangat Penting Tumbuhkan Moralitas Bangsa, Kata Siti Musdah Mulia

JAKARTA – Tidak ada yang bisa memungkiri jika pendidikan agama adalah ruh penting dalam dunia pendidikan. Sebab tak mungkin pendidikan agama digantikan apalagi dibuang dalam grand design pendidikan bangsa. Apalagi hal itu sejalan dengan pendidikan karakter yang menjadi prioritas pendidikan nasional yang salah satunya bersumber dari pendidikan agama.

Pendidikan agama sangat penting, sepanjang yang diajarkan adalah penanaman nilai-nilai moralitas agama, baik itu di agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha maupun Konghucu. Bukan hal-hal yang sifatnya simbolistik seperti menghafal Al-Quran atau mewajibkan anak-anak kecil pakai jilbab.

Demikian dikatakan Ketua Umum Yayasan Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), Siti Musdah Mulia, di Jakarta, Jumat (19/3/2021).

BACA JUGA

Tangkal Radikal Terorisme, Habib Luthfi: Bentengi Generasi Muda dengan Nasionalisme dan Sejarah Kejayaan Bangsa

Kepala BNPT: Bentuk Karakter Melalui Pendidikan Agama

14.07.2022

“Yang ditanamkan adalah nilai-nilainya seperti bagaimana dia menghormati orang tua, menghormati sesama manusia termasuk yang berbeda agama, dan juga menghormati kelompok disabilitas. Termasuk jangan mengambil yang bukan haknya. Semua itu adalah moralitas. Karena itulah intisari dari pendidikan agama, agar bisa menjadi manusia yang memanusiakan antar sesama,” ujarnya.

Ia tidak bisa membayangkan jika suatu bangsa tidak mempunyai pendidikan agama, karena dapat menimbulkan chaos atau kekacauan. Karenanya, bangsa Indonesia tidak dapat mengembangkan pembangunannya tanpa ada nilai-nilai religiusitas.

“Yang kita inginkan dalam pengembangan nilai-nilai religiusitas itu bukan pada aspek-aspek formal ataupun simbolistiknya,” kata dia.

Musdah mengatakan, dalam menumbuhkan akhlak mulia melalui pendidikan agama di lembaga pendidikan, dirinya berkaca pada model pendidikan di beberapa negara maju. Contohnya dari PAUD bahkan sampai kelas 3 SD anak-anak belum diajarkan baca, tulis dan berhitung (calistung) tetapi lebih diajarkan tentang pentingnya disiplin, misalnya dalam berlalu lintas.

“Karena akhlak mulia itu berasal dari situ, bagaimana kita berhati-hati dan bisa menghargai orang lain. Jadi kita harus saling menghargai, karena akhlak mulia dimulai dengan penghargaannya terhadap orang lain,” kata dia.

Disamping itu, pendidikan keluarga juga penting. Sehingga orang tua harus belajar bagaimana menjadi bapak dan Ibu yang baik.

“Karena namanya akhlak mulia harus dimulai dari pendidikan di keluarga,” ujar dia.

Menurutnya, dalam melaksanakan upacara bendera bukan untuk menghormati bendera, sebab itu syirik. Tapi dengan menghormati bendera, menunjukkan bahwa bangga punya bangsa Indonesia.

“Itu bagian dari rasa syukur kepada Allah, dimana kita memelihara bangsa ini, kita tidak mau bangsa ini diperlakukan semena-mena dan kita tidak mau dijajah,” ujarnya.

“Oleh karena itu saya pikir, pendidikan agama ini tidak memaksakan. Pemerintah harus berupaya bagaimana caranya agar supaya pendidikan keagamaan yang mengedepankan nilai-nilai kasih sayang dan toleransi itu menjadi lebih dominan di masyarakat,” Musdah menambahkan.

Tags: MoralitasPendidikan Agama
Previous Post

Tingkatkan Pengetahuan, TNI Kerja Sama Kedubes Inggris Gelar Pelatihan Media Operasi

Next Post

Diduga Teroris, Densus 88 Amankan Beberapa Orang di Padang

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Rahmad Nazar Hasibuan, Napiter Penyerang Polda Riau 2018 Dipindahkan

Diduga Teroris, Densus 88 Amankan Beberapa Orang di Padang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In