Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Perlu Desain Perlindungan Anak dari Virus Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

by Irfan Mualim
22.07.2022
in Nasional
A A
Perlu Desain Perlindungan Anak dari Virus Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

JAKARTA – Desain perlindungan terbaik bagi anak dari serangan virus radikal terorisme, adalah dengan menanamkan nilai-nilai toleransi dan keberagaman sejak dini kepada anak.

Demikian dikatakan Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI),  Seto Mulyadi, di Jakarta, Kamis (21/7).

“Dengan menanamkan pada anak-anak bahwa setiap anak itu berbeda, unik, otentik dan tak terbandingkan. Sehingga anak-anak itu dari kecil belajar dan diajarkan untuk saling menghargai perbedaan,” ujarnya.

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026

Dengan cara demikian, maka setelah dewasa anak tidak akan memaksakan kehendaknya atau keinginannya sendiri. Namun akan bisa menghargai pandangan dan perbedaan-perbedaan yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Apalagi kelompok radikal terorisme kini menyasar anak-anak, sebab mudah dipengaruhi, dibohongi, dan diputarbalikkan sesuatu hal atas tindakan kelompok tersebut (radikal).

Ia mengkritisi fakta bahwa radikalisme pada anak justru datang dari dunia Pendidikan, baik informal maupun formal pada sekolah-sekolah yang didesain khusus untuk kaderisasi kelompok yang menginginkan ideologi selain Pancasila.

Baca Lagi: Kepala BNPT: Dukungan Anggaran Tingkatkan Frekuensi Kegiatan Penanggulangan Radikal Terorisme

Karenanya, yang harus diwaspadai dalam memilih sekolah atau lembaga pendidikan agar para orang tua tidak salah pilih dalam menyekolahkan anaknya.

Disamping itu, harus menjadi tanggungjawab bersama, tidak hanya Keluarga sebagai sekolah pertama bagi anak, namun juga lembaga pendidikan formal, para guru, dan masyarakat harus menyadari urgensi  menjaga anak dari pengaruh paham radikal.

“Ibaratnya dalam melindungi anak ini perlu orang sekampung. Pertama adalah keluarga, orang tua dalam hal ini. Kedua adalah sistem pendidikan di sekolah dan para guru. Kemudian yang ketiga adalah juga masyarakat luas untuk saling melindungi anak-anak kita. Dan kemudian berikutnya yang kelima adalah pemerintah,” katanya.

Untuk memaksimalkan perlindungan anak, lanjut Seto, perlu juga ditanamkan rasa percaya diri, bersyukur, dan menghargai diri sendiri serta orang lain, agar tidak mudah terbawa pengaruh virus radikalisme.

“Dalam keluarga mohon dibiasakan orang tua juga tidak memaksakan suatu prestasi tertentu,” kata dia.

Orang tua harus paham dan menghargai bahwa setiap anak cerdas pada bidangnya masing-masing. Semisal pintar matematika, menyanyi, pintar menari, menggambar, pintar dan sebagainya. 

“Potensi-potensi yang dimiliki masing masing anak seperti itu yang harusnya orang tua juga bisa menghargai,” katanya.

LPAI Komitmen Lindungi Anak dari Radikal Terorisme

Untuk itu, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) juga melakukan upaya nyata guna melindungi anak dari paham tersebut, yakni dengan memberikan penyuluhan bagi para orang tua, guru, dan remaja mengenai pentingnya membangun karakter anak sejak dini, yaitu Karakter Profil Pelajar Pancasila.

“Pertama akhlak mulia, kemudian kebhinekaan global, dimana anak dituntut untuk dapat mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitas, namun tetap berpikiran terbuka ketika berinteraksi dengan budaya lain,” ujar dia.

Ketiga, gotong royong, mandiri, dan kritis, dimana anak-anak diharapkan dapat mengasah kreativitas dengan menerapkan pemikiran kritis yang kemudian diolah menjadi inovasi baru yang bermanfaat bagi banyak orang, dan kreatif.

“Selain itu kami juga aktif mengadakan seminar, webinar dan talk-show. Dimana hal itu kami lakukan dengan  bekerjasama beberapa Kementerian dan Lembaga Pemerintah,” kata dia.

Dalam memaksimalkan upaya LPAI dalam perlindungan anak dari virus radikalisme, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai stakeholder dalam penaggulangan paham radikal terorisme dan intoleransi di Indonesia.

“Karena bagaimanapun juga kita semua wajib untuk melindungi anak-anak kita dari paham berbahaya tersebut,” katanya.

Tags: Anak-anakRadikalismeSeto MulyadiTerorisme
Previous Post

Menteri Prabowo: Indonesia Bertekad Penuhi Kebutuhan Alutsista Sendiri

Next Post

Kapusjianstralitbang TNI: Implementasi CUES dan GAME, Penyelesaian Permasalahan Militer

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Kapusjianstralitbang TNI: Implementasi CUES dan GAME, Penyelesaian Permasalahan Militer

Kapusjianstralitbang TNI: Implementasi CUES dan GAME, Penyelesaian Permasalahan Militer

Comments 2

  1. Ping-balik: Kapusjianstralitbang TNI: Implementasi CUES dan GAME, Penyelesaian Permasalahan Militer
  2. Ping-balik: Begini Cara BNPT Lakukan Penanggulangan Terorisme di Papua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In