Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Pesantren Terpapar Radikalisme, Data BNPT dan Kemenag Beda

by Irfan Mualim
23.11.2019
in Nasional
A A
Radikalisme Sebaiknya Diganti dengan Anti-Pancasila

GARDANASIONAL, JAKARTA – Berbagai upaya untuk menangkal radikalisme merebak ke masyarakat terus dilakukan oleh Kementerian dan Lembaga terkait. Kementerian Agama (Kemenag) misalnya, hingga kini terus memonitor pesantren di seluruh tanah air. Hal itu setelah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut jika ada 16 pesantren terpapar radikalisme.

Namun data tersebut berbeda dengan temuan Kemenag, usai dilakukan penelitian dan verifikasi rupanya hanya dua pesantren saja. Meski demikian, pihaknya belum mau merincikan dimana lokasi yang dimaksud. Sebab masih harus membahas dengen direktoratnya. Termasuk mempelajari dan mengkaji hasil temuan temuan Litbang tersebut.

“Setelah ditindaklanjuti Litbang dilakukan penelitian hanya ada dua saja,” ujar Dirjen Pendidikan Agama Islam, Kamaruddin Amin di Jakarta, Jumat (22/11/2019).

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

Ia mengatakan, jika ada persantren terindikasi terpapar maka bakal dilakukan pembinaan. Namun apabila tetap membandel barulah dilakukan upaya hukum.

“Ada indikasi kami coba bina dengan baik. Nanti suatu waktu tidak bisa, baru langkah hukum,” katanya.

Sementara, Menteri Agama, Fachrul Razi, menjelaskan pihaknya akan tetap akan berdialog dengan pesantren yang diduga terpapar.

“Tapi sebisa mungkin kita hindari (proses hukum). Semua kan saudara kita. Saya katakan, ruang dialog itu harus selalu terbuka, untuk masalah apapun,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu indikasi radikalisme adalah ditunjukkan dengan adanya keinginan mengganti ideologi Pancasila. Meski radikalisme kadang dikaitannya dengan politik.

“Agama sering dikapitalisasi, dimanipulasi, dan dieksploitasi untuk menjadi instrumen,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala BNPT, Komjen Pol Suhardi Alius, mengatakan Kemenag bakal menyebarkan sebanyak 260 ribu penceramah untuk menangkal radikalisme di berbagai daerah.

“Menag mengatakan pada saat bertemu Wapres itu kita punya 260 ribu penceramah dan akan kita aktfikan,” katanya.

“Kita akan tentukan dimana saja titik-titik prioritas, mudah mudahan ini adalah hal yang sangat baik,” Suhardi menambahkan.

Diketahui, Pemerintahan Indonesia Maju berkeinginan kuat memberantas radikalisme dalam lima tahun ke depan. Sejumlah menteri dalam kabinet pun sudah menegaskan terhadap pemberantasan paham negatif itu.

Bahkan, 12 kementerian dan lembaga sudah menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang penanganan radikalisme di kalangan aparatur sipil negara pada 12 November 2019 lalu.

Tags: BNPTPesantrenRadikalisme
Previous Post

Jokowi Minta Prabowo Perhatikan Alutsista

Next Post

Bahaya! Komunis Masih Ada

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Bahaya! Komunis Masih Ada

Bahaya! Komunis Masih Ada

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In