Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Program Kampus Kebangsaan, Upaya BNPT Lawan Radikal Terorisme di Lingkungan Kampus

by Irfan Mualim
04.07.2024
in Nasional
A A
Program Kampus Kebangsaan, Upaya BNPT Lawan Radikal Terorisme di Lingkungan Kampus

SERANG – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI selama ini, menggunakan seluruh potensi nasional untuk melawan ideologi radikalisme dan terorisme guna menjaga generasi muda. Yakni dengan konsep Pentahelix, kerjasama dan kolaborasi secara multipihak melibatkan beberapa unsur, salah satunya kalangan Akademisi.

Hal itu dikatakan Deputi I bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT RI, Mayjen TNI Roedy Widodo, saat membuka acara Penguatan Kampus Kebangsaan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, di Serang, Kamis (4/7/2024)

“Pentahelix ini artinya multipihak. Ini menandakan, tantangan dalam menghadapi terorisme berada di semua lini,” ujarnya.

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026

Baca Juga: Prof Zuly Qodir: Ajaran Khilafah Islamiyah Bukan Akidah

“Kita kembangan terus penetrasi ke semua pihak, termasuk di lingkungan kampus melalui Kampus Kebangsaan yang sekarang digelar di UIN Banten. Semua pihak harus melawan ideologi terorisme,” lanjutnya.

 

 

Roedy menjelaskan, Kampus Kebangsaan merupakan salah satu program yang sudah dicanangkan Kepala BNPT RI, Komjen Pol Rykco Amelza Dahniel di tahun 2024, untuk dilakukan di level-level perguruan tinggi baik peguruan tinggi negeri maupun swasta. Dimana sebelumnya ada program Sekolah Damai yang menyasar pelajar dan guru.

“Kampus Kebangsaan adalah upaya BNPT untuk meningkatkan public resilience (ketahanan masyarakat) dan public awareness (kesadaran masyarakat), yang menjadi daya tangkal di lapisan civitas Academica sehingga dapat menangkal dan mencegah paham tersebut,” katanya.

Menurutnya, program Kampus Kebangsaan penting diberikan kepada kalangan mahasiswa, karena mahasiswa bagian dari generasi muda yang masuk dalam bagian pemberdayaan perempuan, anak, dan remaja melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) sebagai mitra BNPT yang ada di setiap provinsi.

 

 

“Ini sebagai upaya peningkatan daya tahan masyarakat dalam rangka penangkalan, melawan, mencegah, mendeteksi atau cegah dini terhadap paham radikalisme dan terorisme yang ada di lingkungan sekitarnya,” kata dia.

Untuk itu, melalui kegiatan Kampus Kebangsaan, dirinya mengajak seluruh pihak, khususnya para civitas academica senantiasa meningkatkan ketahanan diri dari pengaruh paham radikal terorisme, seraya membangun deteksi dini melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Sesuai dengan tema yang diusung pada kegiatan Kampus Kebangsaan ini, yaitu ‘Jaga Kampus Kita’, mari kita sama-sama menjaga kampus kita secara komprehensif dan pentingnya meningkatkan edukasi dan literasi tentang bahaya radikalisme dan terorisme, agar mahasiswa mampu berpikir kritis dan terhindar dari paparan pemahaman yang ekstrem,” katanya.

 

Program Kampus Kebangsaan Dinilai Penting bagi Mahasiswa Tangkal Radikal Terorisme

 

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN SMH, Prof Wawan Wahyudin, mengapresiasi langkah BNPT yang telah menggelar program Penguatan Kampus Kebangsaan untuk kalangan mahasiswa.

“Secara pribadi apalagi secara lembaga saya mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga kepada BNPT, dimana kampus kami dijadikan sebagai Kampus Kebangsaan. Karena memang disamping kewajiban dan juga pertaruhan tidak hanya masa kini, tetapi hingga masa mendatang bahwa NKRI itu harus kita jaga. Dan kampus harus tampil karena di dalamnya ada generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan,” jelasnya.

Selama ini, kata Wawan, pihaknya telah menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh civitas academika melalui penguatan PBNU yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-Undang Dasar 1945.

Selain itu, lanjut Wawan, dalam tata kehidupan sehari-hari disampaikan untuk memahami, bahwa berbangsa dan bernegara sudah kesepakatan bersama para pendiri bangsa, baik dari NU (Nahdlatul Ulama), Muhammadiyah, Al Washliyah, Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Mathlaul Anwar, TNI, Polri, dan bahkan umat non Islam lainnya pada waktu itu.

Menurutnya, apa yang dilakukan BNPT dengan menggelar Kampus Kebangsaan bagi mahasiswa, dinilainya sangat penting untuk mendapatkan penjelasan atas bahaya paham radikalisme dan terorisme.

 

 

“Sejatinya hal tersebut sebagai upaya untuk mengingat diri bagi mahasiswa itu sendiri, yang masih dalam tahap perkembangan kejiwaan,” katanya.

Namun mahasiswa, dengan sentuhan keagamaan dan keilmuan bakal merasa tanggung jawab, tidak hanya menyerapan untuk dirinya sendiri, tapi juga bagi keluarga, kampus, dan negaranya.

“Itu yang kita inginkan sampai ke titik pemahaman yang sangat mendalam tidak hanya sebagai wawasan pengetahuan tapi terimplementasikan dalam kehidupannya,” kata dia.

Senada, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI, Ahmad Sainul Hamdi, menjelaskan radikalisme dan intoleran membutuhkan perlindungan dari pejabat, dan paham tersebut dapat mudah didistribusi melalu guru.

Oleh karena itu, dibutuhkan ketahanan dari pihak akademisi seperti kampus agar memiliki ketahanan dalam paham yang menyimpang. Kampus juga sebagai tempat mencetak pendidik yang dapat mempengaruhi cara pandang peserta didik.

“Apabila ada benih-benih radikal, pasti akan rentan sampai ke peserta didik dan itu akan tumbuh menjadi tokoh masyarakat. Untuk itu, diharapkan ada filter dan penguatan di lingkungan kampus untuk mencegah hal-hal tersebut terjadi,” ujarnya.

Tags: Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RIKampusKampus KebangsaanPerguruan TinggiRadikalismeTerorisme
Previous Post

Wamenhan RI Ajak Turki Tingkatkan Kerja Sama Sektor Industri Pertahanan

Next Post

Eksistensi HTI di Tanah Air Belum Sepenuhnya Hilang

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Eksistensi HTI di Tanah Air Belum Sepenuhnya Hilang

Eksistensi HTI di Tanah Air Belum Sepenuhnya Hilang

Comments 3

  1. Ping-balik: Eksistensi HTI di Tanah Air Belum Sepenuhnya Hilang | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Panglima TNI: Kenaikan Pangkat Bukan Hadian
  3. Ping-balik: Jamaah Islamiyah Menyatakan Bubar dan Kembali ke NKRI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In