Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Radikalisme, Virus yang Merusak Peradaban Manusia

by Irfan Mualim
11.02.2023
in Nasional
A A
Radikalisme, Virus yang Merusak Peradaban Manusia

BOGOR – Radikalisme dan aksi teror tidak terkait dengan agama Islam. Radikalisme adalah virus yang menyerang otak dan pikiran manusia, kemudian terimplementasikan dalam perilaku yang merusak peradaban dan tatanan kehidupan umat manusia.

Hal itu dikatakan Direktur Eksekutif Jaringan Muslim Madani (JMM), Syukron Jamal, dalam acara Dialog Kebangsaan Forum Pesantren dan Majelis Jawa Barat Selatan, di Ponpes Sirojul Huda, Kota Bogor, Kamis (9/2/2023).

“Radikalisme ini virus, tidak bisa kita persepsikan sebagai bagian dari ajaran agama manapun terlebih Islam. Ini penyakit yang menyerang otak merubah cara berfikir dan prilaku menyimpang sehingga merusak peradaban dan tatanan kehidupan umat manusia,” ujarnya.

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

Ua menjelaskan, kemunculan gerakan radikalisme sebagai bibit terorisme dan ekstrimisme tidak terlepas dari semakin terbukanya demokrasi di Indonesia. Oleh sebab itu, jelang pemilu 2024 ia meminta semua pihak mewaspadai ancaman tersebut yang berubah pola menyusup kedalam tatanan politik dan demokrasi yang sejatinya mereka tolak.

“Potensi adanya kelompok radikal yang menyusup ke dalam berbagai sektor kehidupan dalam konteks hari ini politik dan demokrasi kita menjadikan pemilu sebagai momentumnya harus di waspadai,” kata dia.

“Mereka memainkan strategi masuk kedalam sistem pemerintahan sehingga dapat dengan mudah nantinya memperngaruhi kebijakan dan memiliki peluang besar dalam menyebarkan pahamnya,” lanjutnya.

Untuk itu lanjut Syukron, pihaknya meminta kepada pemerintah dan aparat untuk lebih tegas lagi terhadap pihak-pihak yang berkontestasi dalam pesta demokrasi di Indonesia agar tidak memberi ruang terhadap penyebaran paham radikal di Indonesia demi hasrat kekuasaan.

“Pelan tapi pasti penyebaran paham radikal berbungkus agama tanpa disadari telah banyak menyasar kelompok masyarakat melalui berbagai kegiatan, komunitas dan media sosial,” kata dia.

Pola kelompok radikal, tambahnya, menebar pesona dan simpatik dengan ajaran paham-paham berdalih memurnikan ajaran agama dari hal-hal terkecil dalam kehidupan sehari-hari. Lalu mulai masuk pada mengkritisi praktek keagamaan di lingkungan sosial masyarakat yang lebih luas hingga nantinya mulai berani mengkritisi sistem dan dasar negara.

“Saya melihat masyarakat, pemerintah bahkan aparat masih terlalu santai dan gagap seperti tidak mengerti memetakan kerentanan paham radikal masuk dalam berbagai sektor kehidupan bangsa. Ini butuh ketegasan dari pemerintah sehingga ruang gerak mereka menjadi lebih sempit,” tegas Syukron.

Masalah radikalisme, terorisme dan ekstrimisme di Indonesia, masih banyak yang memandang sebagai sesuatu yang dianggap hanya urusan politik, belum menjadi prioritas segenap elemen bangsa untuk disikapi bersama secara lebih tegas melalui seperangkat aturan atau undang-undang yang membatasi ruang gerak mereka terutama di dunia maya.

“Beruntung kita karena memiliki Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan organisasi keagamaan moderat yang mampu menghalau gerakan radikalisme berbungkus agama. Itulah benteng terakhir kita. Tapi bukan berarti kita ini terlalu santai,” tutup Syukron.

Tags: Peradaban manusiaRadikalisme
Previous Post

Cegah Dini Politik SARA Jelang Kontestasi Pemilu 2024

Next Post

Dituduh Radikal dan Gunakan Politik Identitas, Begini Jawaban Anies Baswedan

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Februari 2020, Cawagub DKI Diproses

Dituduh Radikal dan Gunakan Politik Identitas, Begini Jawaban Anies Baswedan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In