Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Rektor UIM Ingatkan Pentingnya Konsolidasi Sesama Anak Bangsa Pasca Pemilu

by Irfan Mualim
21.02.2024
in Nasional
A A
Rektor UIM Ingatkan Pentingnya Konsolidasi Sesama Anak Bangsa Pasca Pemilu

JAKARTA – Pemilu 2024 telah usai, meninggalkan jejak perdebatan dan perbedaan pendapat. Di tengah euforia sang pemenang dan kekecewaan mereka yang kalah, persaudaraan sesama anak bangsa jangan sampai memudar, hanya karena tidak bisa menerima hasil pemilu dengan bijaksana.

Membahas potensi segregasi pasca Pemilu 2024, Rektor Universitas Islam Makassar (UIM), Prof. Muammar Bakry, mengingatkan pentingnya konsolidasi sesama anak bangsa, walaupun sebelumnya mungkin berada di pihak yang berbeda.

Prof. Muammar menekankan mengenai pentingnya ukhuwah insaniyah (persaudaraan kemanusiaan) dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan) dalam menjaga persatuan bangsa. Karena dua hal tersebut adalah jembatan yang dapat mempertemukan segala perbedaan yang ada, termasuk dalam pilihan politik.

BACA JUGA

Sri Yunanto

Presiden Baru Harus Lebih Tegas Tangani Kelompok Anti Pancasila

10.05.2024
Wasekjen PB DDI: Perlu Deteksi Dini dari Narasi Intoleransi yang Mengarah ke Radikalisme

Waspadai Pihak-Pihak yang Ingin Benturkan Konsep Negara Pancasila dengan Agama

08.05.2024

“Kebetulan sekali kita saat ini berada di bulan Sya’ban. Bulan Sya’ban itu adalah bulan yang mengantar kita masuk bulan Ramadhan, sehingga sarat dengan makna persaudaraan dan perdamaian. Sya’ban itu juga berakar dari kata ‘Sya’bun,’ yang berarti ‘bangsa.’ Jadi bisa dimaknai bahwa kekuatan suatu negara itu terletak pada persaudaraan serta kebangsaannya,” ujarnya di Jakarta, Rabu (21/2/2024).

Prof. Muammar yang juga Imam Besar Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar ini menjelaskan, pentingnya figur pemimpin dalam suatu negara. Ia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW, bahwa “apabila kalian bertiga keluar dari rumah atau dari kampung halaman, angkatlah satu pemimpin dalam perjalanan itu.” Artinya, komunitas yang jumlahnya tiga orang saja dianjurkan memiliki pemimpin oleh Rasulullah.

“Eksistensi seorang pemimpin menjadi jauh lebih penting jika kita dudukkan persoalannya dalam komunitas bangsa yang besar seperti Indonesia. Negara yang memiliki hampir 300 juta jiwa penduduk seperti ini, tentu perlu ada pemimpin yang kuat melalui proses yang demokratis,” katanya.

Menurutnya, masyarakat Indonesia patut bersyukur dan bersuka cita karena telah melewati proses Pemilu 2024 lalu dengan kondisi yang relatif aman dan stabil. Dan saat ini, masyarakat Indonesia sedang menunggu hasil hitung suara secara resmi yang dilakukan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum).

Kyai yang juga Guru Besar Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, mengkritik penggunaan politik identitas agama dalam kampanye. Hal ini, menurutnya, dapat mendiskreditkan agama dan mengurangi nilai sakralnya. Dirinya berpendapat bahwa agama memiliki konsep tersendiri dalam menjalankan nilai-nilainya, sementara politik punya jalannya yang tidak harus dibenturkan pada dogma agama.

“Masyarakat perlu diedukasi untuk memahami perbedaan antara nilai agama dan politisasi agama. Dengan begitu, publik semakin tercerahkan dengan edukasi yang baik, sesuai dengan nilai-nilai yang ada pada agama, dan semakin dewasa dalam melihat hubungan agama dengan politik,” kata Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan (Sekjen MUI Sulsel) ini.

Kyai Muammar berpendapat jika agama harus dijadikan nilai dan panutan dalam kehidupan tiap anak bangsa, karena memang itu fungsi dari agama. Agama yang nilai-nilai kebaikannya bisa menyinari segala aspek kehidupan manusia, tentunya tidak pantas jika kemudian dijadikan jargon untuk memenangkan kontestasi politik yang justru akan merendahkan posisi dari firman Tuhan itu sendiri.

Untuk itu pasca pemilu ini, Prof. Muammar pun mengajak masyarakat untuk kembali kepada konstitusi dan nilai-nilai agama, terutama dalam menjaga kedamaian serta memperkuat persatuan sesama anak bangsa.

“Itulah ciri-ciri yang ditunjukkan oleh orang dengan keimanan yang baik. Orang yang dikatakan beriman adalah mereka yang selalu menjaga kedamaian lingkungannya,” kata dia.

Oleh karenanya, sebagai upaya untuk terus menjaga dan menguatkan rasa persaudaraan, Prof. Muammar berharap masyarakat memperkuat ukhuwah wathaniyah (kebangsaan), ukhuwah basyariyah (kemanusiaan), dan ukhuwah imaniyah (keimanan).

“Ukhuwah imaniyah berarti menjaga kebersamaan rakyat Indonesia karena kita sama-sama memiliki Tuhan,” ucap Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sulsel ini.

Terakhir, Kyai Muammar pun berpesan, melalui persaudaraan dan toleransi, bangsa Indonesia dapat menangkal radikalisme dan terorisme, serta merajut kembali persatuan yang mungkin terkoyak akibat perbedaan pilihan politik.

“Menjadi tugas kita semua, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, bagaimana mengedukasi pemahaman keagamaan dan kebangsaan kepada masyarakat kita. Tujuannya agar Indonesia semakin matang dalam menyikapi dinamika politik yang beragam bentuknya. Dengan demikian, kita bisa berharap terciptanya peradaban Indonesia yang lebih kuat dan harmoni,” katanya mengakhiri.

Tags: PemiluPemilu 2024Prof Muammar Bakry
Previous Post

Panglima TNI Mutasi 38 Perwira Tinggi, Berikut Daftarnya

Next Post

Bakamla RI Berhasil Evakuasi KM Alexindo 8 yang Terbakar di Batam

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Bakamla RI Berhasil Evakuasi KM Alexindo 8 yang Terbakar di Batam

Bakamla RI Berhasil Evakuasi KM Alexindo 8 yang Terbakar di Batam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In