Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Kabar Mabes

Sebanyak 31 Prajurit TNI Bakal Dirotasi Bertugas di Papua

by Irfan Mualim
26.04.2023
in Kabar Mabes
A A
Pelibatan TNI Berantas Terorisme Pilihan Terakhir?

JAKARTA – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono menyampaikan penggantian atau rotasi pasukan di Papua, yang telah bertugas selama kurang lebih satu tahun, masih dipersiapkan.

Pasukan terkena rotasi itu mencakup 31 prajurit yang bertugas di Mugi-mam, Kabupaten Nduga, Papua, yang selamat dari baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada 16 April lalu.

“Tiga puluh satu orang tersebut sudah hampir memasuki satu tahun penugasan. Penggantinya sudah disiapkan. Selanjutnya, (mereka) akan ditarik bersama personel lain yang memasuki (masa tugas) satu tahun,” ujarnya di Jakarta, Rabu (26/4/2023).

BACA JUGA

Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
TNI Gagalkan Penyelundupan 16,4 Kilogram Sabu di Perbatasan RI-Malaysia

TNI Gagalkan Penyelundupan 16,4 Kilogram Sabu di Perbatasan RI-Malaysia

30.09.2026

Meski demikian, Julius belum dapat menyampaikan kapan rotasi akan berlangsung karena tim baru yang akan dikirim ke Papua masih dipersiapkan.

“Kami menunggu kesiapan tim baru, karena masih preparing (persiapan),” katanya.

Sebelumnya, saat di Timika, Papua, beberapa waktu lalu, Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan akan ada rotasi pasukan di Bumi Cenderawasih, terutama untuk prajurit yang telah bertugas selama kurang lebih satu tahun.

Yudo menegaskan, tidak ada penambahan pasukan dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di Papua setelah insiden baku tembak antara TNI dan KKB di Mugi-mam, Kabupaten Nduga.

“Tidak ada penambahan pasukan, yang ada adalah rotasi, termasuk pasukan ini hampir setahun bertugas. Tentunya, ini akan kami tarik dan rotasi dengan pasukan yang baru,” kata dia.

Di lokasi yang sama, Yudo mengatakan rotasi itu juga menjadi bentuk penyegaran dan meningkatkan semangat prajurit.

“Tentunya, pasukan yang sudah lama bertugas mungkin moralnya turun, ya kami ganti dengan yang baru,” ujar dia.

Terkait alutsista, Yudo menegaskan tidak ada penambahan alat-alat berat dan persenjataan. Alutsista yang digunakan untuk operasi di Papua saat ini adalah helikopter untuk mengangkut logistik dan evakuasi medis di daerah-daerah yang lokasinya cukup berat dilalui dengan angkutan darat.

“Kami tidak menambah alutsista, alutsista yang ada untuk angkutan,” kata Yudo.

Sementara itu, pengamat militer Institute For Security & Strategic Studies (ISSES), Khairul Fahmi, menilai kebijakan Panglima TNI merotasi pasukan yang bertugas di Papua merupakan langkah tepat.

Ia menjelaskan rotasi pasukan dapat meminimalkan potensi kecerobohan dan kelalaian akibat turunnya kewaspadaan jika masa tugas terlalu lama.

“Concern panglima kemarin itu tidak ada penambahan pasukan, hanya penggantian pasukan, itu saya sepakat, karena penggantian ini yang lebih penting,” kata Khairul Fahmi.

Menurut dia, rata-rata masa tugas satuan yang ditempatkan di Papua, termasuk Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 321/Galuh Taruna, selama hampir satu tahun itu masih terlalu lama.

“Menurut saya, itu terlalu lama durasinya. Harus lebih pendek supaya mereka tetap dalam kondisi waspada, meminimalkan potensi kecerobohan karena kurang waspada, karena mereka merasa sudah familiar dengan medan, paham situasinya; sehingga ada kecenderungan untuk lalai,” jelasnya.

Dia menilai masa tugas yang ideal ialah selama enam bulan. “Saya kira enam bulan, (lalu) diganti. Jadi, mereka tetap dalam kondisi moral dan psikologis yang bagus. Mereka berangkat dalam kondisi prima, pulang juga dalam kondisi yang prima,” ujar Khairul Fahmi.

Tags: PapuaPrajurit TNITNI
Previous Post

Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, Anggota DPR RI: Oknum BRIN Cerminkan Radikalisme dan Intoleran

Next Post

Panglima TNI: Perintah Siaga Tempur di Papua Bukan Operasi Militer

BERITA TERKAIT

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Next Post
Laksamana TNI Yudo Margono

Panglima TNI: Perintah Siaga Tempur di Papua Bukan Operasi Militer

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In