Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Sekjen LPOI-LPOK : Fanatisme Boleh, Tapi Harus Cermat

by Irfan Mualim
25.09.2021
in Nasional
A A
Sekjen LPOI-LPOK : Fanatisme Boleh, Tapi Harus Cermat

JAKARTA – Indonesia akhir-akhir ini dihadapkan pada fenomena adanya fanatisme berlebihan terhadap agama yang cenderung mengarah pada tindakan ekstrem, intoleransi, radikalisme, hingga teror. Karenanya, fanatisme menjadi penyakit dan musuh agama. Bahkan dalam konteks bernegara, radikalisme menjadi musuh yang bisa menghantarkan sikap merugikan masyarakat dan negara.

Sekretaris Jenderal Lembaga Persahabatan Ormas Islam (Sekjen LPOI), Denny Sanusi, menyoroti fenomena fanatisme ekstrem dalam beragama sebagai hal yang memprihatinkan. Menurutnya, fanatisme ekstrem yang demikian justru hanya membawa kemudaratan bagi umat, karena dapat memicu timbulnya sikap merasa paling benar, ingin menang sendiri, dan prasangka buruk antar masyarakat dan umat beragama.

“Fanatik kepada agama pada dasarnya fine saja. Memang kita harus fanatik dengan cermat, karena ketika fanatik itu mulai menyalahkan orang lain yang berbeda agama atau keyakinan dan mulai berlaku ekstrem, itu yang tidak boleh,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (25/9/2021).

BACA JUGA

LPOI-LPOK Dorong Pemerintah Terbitkan Inpres Larangan Ideologi yang Bertentangan Pancasila

LPOI-LPOK Dorong Pemerintah Terbitkan Inpres Larangan Ideologi yang Bertentangan Pancasila

27.12.2022
Sekretaris LPOI: Khilafah Bukanlah Solusi, Namun Menjadi Delusi dan Degradasi Bangsa

Sekretaris LPOI: Khilafah Bukanlah Solusi, Namun Menjadi Delusi dan Degradasi Bangsa

25.11.2022

Lebih lanjut Denny juga menyoroti maraknya institusi pendidikan bahkan rumah ibadah yang kini mulai menunjukkan gerak-gerik adanya praktik intoleransi di dalamnya. Karena itu, dikhawatirkan akan semakin memperburuk keadaan masyarakat akan terpecah belah.

“Saya mendapati dari penelitian, bahwa beberapa institusi pendidikan bahkan rumah ibadah sudah tidak lagi menjalankan rukun dakwah sebagaimana mestinya. Rukun dakwah itu sudah tidak dipakai lagi,” kata dia.

Apalagi, saat ini ia melihat banyaknya masyarakat yang terjerumus pada radikalisme yang diakibatkan oleh keliru dalam memilih majelis dan guru-guru agama. Karenanya mengingatkan masyarakat untuk senantiasa cermat dalam memilih, baik intistusi pendidikan, majelis, dan ulama.

“LPOI terus mengimbau untuk hati-hati karena jangan sampai kita salah guru yang akhirnya menjerusmuskan kita menjadi intoleran,” katanya.

Menurut dia, ada faktor utama yang menyebabkan seseorang mudah terjerumus dalam radikal dan intoleransi yaitu rendahnya wawasan atau kebodohan. Sebagaimana ia mempercayai bahwa kebodohan adalah pangkal dari segala sesuatu yang negatif. Maka dari itu, menjadi peran ormas agama untuk ikut membantu memberi pemahaman agar masyarakat tidak mudah dijerumuskan.

“Saya merasa sangat penting sekali dengan ormas keagamaan bisa bermitra dengan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), karena ormas ini dapat memberikan pengertian bagaimana cara beragama yang baik. Inilah fungsi ormas untuk bisa menyentuh hingga ke bawah,” ujar dia.

LPOI dan LPOK sebagai Lembaga yang bermitra dengan BNPT, lanjut Denny, juga ikut berupaya dalam manangani fenomena radikalisme dan intoleransi, salah satunya melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan beberapa stakeholder dalam hal pemberdayaan mantan napiter (narapidana terorisme) yang baru bebas. Dimana salah satunya dengan program pelatihan, pemberian modal usaha dan pembekalan- pembekalan pada tahap reintegrasi sosial.

Disamping itu, pemerintah juga harus terus meningkatkan perannya melalui program-program yang berkualitas dan berkelanjutan, untuk menunjukkan keseriusan mencegah fenomena radikalisme dan intoleran berlarut-larut dan kian membesar nantinya.

”Langkah pemerintah saat ini dengan menggandeng tokoh agama dan masyarakat sangatlah tepat. Namun perlu terus meningkatkan, misalnya penguatan wawasan para tokoh-tokoh agama dan masyarakat, sosialisasi yang gencar menyasar hingga kebawah serta pembuatan kurikulum,” katanya.

Tags: FanatismeLembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI)Radikal Terorisme
Previous Post

Irjen TNI: Pasukan Garuda Indonesia Selalu Mendapat Hati di Masyarakat Tempat Bertugas

Next Post

Polisi Panggil Menteri Luhut, Masalahnya?

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Tekan Penyebaran Covid-19, Menteri Luhut: 50 Persen Mobilitas Masyarakat Diturunkan

Polisi Panggil Menteri Luhut, Masalahnya?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In