Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Silaturahmi, Urai Kebencian dan Intoleransi

by Irfan Mualim
14.05.2022
in Nasional
A A
Silaturahmi, Urai Kebencian dan Intoleransi

JAKARTA – Budaya silaturahmi pada Idul Fitri menjadi momen penting, guna saling mengenal dan berkomunikasi satu sama lain. Sehingga kesalahpahaman dan sentimen buruk dapat hilang oleh keberkahan silaturahmi.

Silaturrahmi juga dipercaya menjadi jembatan untuk saling mengenal terhadap hal yang berbeda, karena kebencian dan mengebalkan imunitas dari paham intoleransi dan radikalisme.

Demikian dikatakan Dai Milenial, Habib Husein Ja’far Al Hadar, di Jakarta, Sabtu (14/5).

BACA JUGA

Ilustrasi Libur Sekolah

Libur Sekolah Selama Ramadhan dan Idul Fitri 2025 Diperpanjang

04.03.2025
Denny Sanusi

Imlek, Merayakan Kebhinekaan dan Silaturahmi di Indonesia

29.01.2025

“Silaturahmi itu didalamnya bukan hanya ada pemaafan dan pemberian maaf, tapi ada kesepahaman, kesalingkenalan satu sama lain. Sehingga karena kenal itu masalah menjadi terurai dan kalaupun ada masalah menjadi termaafkan,” ujarnya di Jakarta.

Ia menilai, budaya silaturahmi yang berkembang di Nusantara ini perlu untuk terus dilestarikan, guna disamping menjaga kearifan lokal juga menjadi momen untuk lebih memahami esensi ajaran agama.

Dijelaskannya, dalam salah satu sabdanya Nabi Muhammad SAW mengatakan “terlaknat orang yang memutus silaturahmi”. Bahkan Nabi Muhammad pun memuji orang-orang yang saling memaafkan, sehingga menjadi pahala bagi yang menjaga tali silaturahmi dan dosa bagi yang mengutusnya.

Habib Jafar juga menyinggung terkait enggannya generasi muda untuk ikut menjalin dan membangun silaturahmi. Hal ini akibat pola pikir para pemuda yang pragmatis dalam melihat hubungan.

“Kalau tidak ada hubungan bisnis atau tidak ada kepentingan di antara mereka untuk bertemu ya nggak bertemu,” kata dia.

Baca Lagi: Begini Jawab Ruhut Sitompul, Usai Dilapor ke Polisi Gara-gara Posting Meme Anies Baswedan

“Itu yang membuat mereka enggan melakukan silaturahmi. Justru hubungan-hubungan yang berbasis kultural itu yang menjadi kekuatan bagi mereka termasuk dalam bisnis,” lanjutnya.

Saat ini justru forum silaturahmi seperti forum motor bersama, forum mobil, atau forum hobi bisa menjadi bagian dari silaturahmi. Hal tersebut tumbuh  dari kesadaran pada kesamaan hobi atau kesamaan fashion.

“Sehingga perlu membentuk media media komunikasi baik secara online maupun offline untuk menjadi ruang publik yang sehat bagi masyarakat, yang akhirnya bisa mengobrol secara terbuka tanpa ada kebencian, tanpa ada prasangka, dan lain sebagainya,” katanya.

Silaturahmi Perlu Diajarkan ke Generasi Muda

Aspek yang lebih besar keuntungan silaturahmi bukan hanya bagi kedua belah pihak, tapi bagi umat dan bangsa. Karena itu, perlu diajarkan kepada generasi muda, pertama bahwa silaturahmi bisa membuat kedua belah pihak saling memahami, sehingga masalah menjadi terurai,” ujar dia.

“Kedua, membuat kedua belah pihak saling belajar satu sama lain sehingga saling menambah ilmu,” lanjutnya.

Ketiga, membuat kedua belah pihak membuka peluang-peluang untuk bekerjasama dalam hal-hal bersifat positif dan konstruktif. Misalnya ketemu di satu kafe duduk bersama silaturahmi, akhirnya ada hal positif dan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak untuk dikerjakan bersama.

“Bukan hanya kedua belah pihak, tetapi juga bagi umat dan bangsa. Itulah pentingnya silaturahmi,” katanya.

Menurut dia, perlu adanya peran para tokoh agama dan tokoh masyarakat, dalam menjaga dan saling mengingatkan, guna memperkuat ukhuwah atau persaudaraan kebangsaan melalui tali silaturahmi.

“Tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat berperan dalam menyadarkan tentang pentingnya silaturahmi sebagai masyarakat. Menginisiasi terbentuknya forum-forum silaturahmi diantara mereka,”ujarnya.

Bulan Syawal,  seharusnya menjadi bulan atau momentum bagi seluruh umat dan masyarakat untuk berkumpul dan saling bertemu, guna saling bersatu dan saling mengenal terhadap hal-hal yang selama ini dianggap berbeda.

“Para tokoh agama serta tokoh masyarakat menjadi penyadar sekaligus menjadi sosok yang mempertemukan, mempersatukan umat, karena adanya kewibawaan dari si tokoh agama dan tokoh masyarakat  tersebut,” kata dia.

Ia berharap segenap umat agar budaya silaturahmi tidak hanya dilakukan pada saat Idul Fitri, tetapi berkepanjangan. Sehingga di tengah perbedaan tetap berfokus kepada kebersamaan, sehingga persatuannya tidak tercerai berai di tengah perbedaan.

Tags: Idul FitriIntoleransiSilaturahmi
Previous Post

Begini Jawab Ruhut Sitompul, Usai Dilapor ke Polisi Gara-gara Posting Meme Anies Baswedan

Next Post

Tiga Personel Bakamla RI Lulus Kuliah di University of Wollonggong Australia

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Tiga Personel Bakamla RI Lulus Kuliah di University of Wollonggong Australia

Tiga Personel Bakamla RI Lulus Kuliah di University of Wollonggong Australia

Comments 2

  1. Ping-balik: Tiga Personel Bakamla RI Lulus Kuliah di University of Wollonggong Australia |
  2. Ping-balik: Esensi Silaturahmi, Menjaga Kerukunan Kebangsaan | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In