Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Terowongan Istiqlal-Katedral Tak Selesaikan Intoleransi di Indonesia

by Irfan Mualim
10.02.2020
in Nasional
A A
Jokowi Bakal Buat Terowongan Hubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral

JAKARTA – Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun terowongan bawah tanah, yang menghubungkan Masjid Istqlal dan Gereja Katedral yang berada berseberangan jalan, dinilai tak ada urgensi dengan intoleransi yang terjadi di Indonesia.

“Indonesia sedang krisis darurat intoleransi. Merawat kemajemukan dan mengatasi intoleransi membutuhkan tindakan nyata dan bukan sekedar simbol fisik seperti pembangunan terowongan tadi,” ujar Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos, di Jakarta, Minggu (9/2/2020).

Ia menjelaskan, ketimbang membangun terowongan silaturahmi seperti yang diistilahkan Jokowi saat meninjau renovasi Masjid Istiqlal beberapa hari lalu, masyarakat lebih ingin melihat bagaimana tindakan negara, misalnya mengatasi penolakan rumah ibadah umat Katolik di Karimun, Riau yg dilakukan oleh kelompok atas nama Forum Umat Islam. 

BACA JUGA

Judi Online

Presiden Jokowi Bakal Bentul Satgas Pemberantasan Judi Online

21.04.2024
Imam Besar Masjid Istiqlal: Penyebaran Radikalisme di Mimbar Keagamaan Benar Adanya

Imam Besar Masjid Istiqlal: Penyebaran Radikalisme di Mimbar Keagamaan Benar Adanya

05.07.2022

“Gereja tersebut sudah berdiri sejak 1928, sebelum Indonesia diproklamirkan. Atau penolakan pendirian masjid di Minahasa Utara kemarin yang ramai karena pengerusakan oleh sekelompok orang,” katanya.

Kesalahan pemerintah dalam melihat persoalan secara politis, menjadi salah satu penyebab masih tingginya intolerasi di Tanah air. Oleh sebab itu, upaya yang dapat dilakukan adalah menekankan stabilitas dan keamanan yang dibungkus dalam sebuah kerukunan. 

“Pemerintah pusat cenderung melihat intoleransi adalah (masalah) lokal, gesekan kecil, kasuistis dan bukan suatu gejala yang berpola,” ujar dia.

Menurut Bonar, dari data Setara Institute, konservatisme beragama menguat dalam beberapa dekade terakhir. Bahkan perilaku menonjolkan egoisme keagamaan semakin banyak. 

Selain itu, sikap kurang menghargai terhadap keyakinan berbeda dan tafsir, meski dalam sesama agama pun meluas. Bahkan segregasi kecil-kecilan muncul dengan diindikasikan adanya perumahan agama tertentu, semisal hanya menerima penghuni kost dari agama tertentu dan sebagainya.

Sebelumnya, saat meninjau renovasi Masjid Istiqlal, Jokowi mendapat masukan agar dibuat terowongan bawah tanah. Ia pun menyetujui usulan tersebut, dan memberi nama terowongan itu dengan terowongan silaturahmi. 

“Sudah saya setujui sekalian, sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi. Jadi tidak kelihatan berseberangan, tapi silaturahmi,” ujarnya, Jumat (7/2/2020).

Menurut Jokowi, nantinya terowongan tersebut bakal menghubungkan dua tempat ibadah yang berlokasi berseberangan. Pemilihan terowongan bawah tanah, membuat aksesnya nanti tidak dilakukan lewat jalur utama yang harus melewati Jalan Katedral yang padat.

“Tidak nyebrang, sekarang pakai terowongan bawah, terowongan silaturahmi,” ujar dia.

Sementara Tenaga Ahli Utama KSP Kedeputian Komunikasi Politik, Donny Gahral, mengatakan pembangunan terowongan silaturahmi dapat memobilisasi jemaah dari Istiqlal ke Katedral atau sebaliknya.

“Jadi sebenarnya terowongan itu sudah dipikirkan oleh kedua pengurus rumah ibadah masing-masing, baik pengurus Istiqlal maupun Katedral,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (8/2/2020).

“Ada kebutuhan setiap kali parkiran Istiqlal dipakai atau parkiran Katedral dipakai. Karena kalau misalnya kita pakai di Istiqlal kita nyebrang ke Katedral dengan rombongan kan jalanan jadi macet. Itu kebutuhan fungsionalnya,” Donny melanjutkan.

Menurut Donny, ada yang lebih penting, ialah sang presiden ingin menarasikan pesan toleransi melalui terowongan silaturahmi. Menjadi simbol penghubung. 

“Dengan melalui terowongan mereka terhubung satu sama lain, terhubung bukan semata-mata fisik, tetapi juga hati pikiran sikap, itu yang dilakukan Pak Jokowi, sehingga orang bisa melihat sebagai satu representasi dari nilai-nilai kerukunan toleransi dan kebersamaan,” katanya.

Tags: Gereja KatedralJokowiMasjid IstiqlalTerowongan Silaturahmi
Previous Post

Tangkal Radikal Terorisme, Industri Pers ‘Wajib’ Sajikan Berita Menyejukkan

Next Post

Rekrut Prajurit, TNI AD Tambah Alokasi 17.264 Orang

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Penerimaan Calon Prajurit Perwira Karier TNI Bebas KKN

Rekrut Prajurit, TNI AD Tambah Alokasi 17.264 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In