Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

100 Hari Kerja Jokowi-Ma’ruf Tuai Kritikan

by Irfan Mualim
31.01.2020
in Nasional
A A
100 Hari Kerja Jokowi-Ma’ruf Tuai Kritikan

PURWOKERTO – Sejumlah pihak mengkritisi 100 hari kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, yang dilantik sejak Minggu (20/10/2019) lalu. Hingga kini belum ada progress yang jelas, bahkan dinilai mengalami kemunduran bila dibandingkan pada periode pertama Jokowi.

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Ahmad Sabiq, mengatakan seharusnya diperiode kedua, ekspektasi masyarakat lebih tinggi sebab Jokowi tinggal melanjutkan pencapaian-pencapaian pada periode sebelumnya.

Namun dalam kenyataan, lanjut Sabiq, ekspektasi itu belum terpenuhi di 100 hari pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya prestasi yang terlihat menonjol.

BACA JUGA

BNPT RI - RAN PE

Kepala BNPT RI: Keberadaan dan Keberlanjutan RAN PE Masih Diperlukan

21.08.2024
Penanggulangan Terorisme di Indonesia

Terduga Terorisme di Malang Ditangkap, Wapres RI: Kita Apresiasi Densus 88

03.08.2024

“Yang jelas beban yang dirasakan masyarakat makin berat. Kenaikan iuran BPJS Kesehatan, misalnya, dirasakan sangat membebani,” ujarnya di Purwokerto,  Jumat (31/1/2020).

Tak hanya itu, yang pasti mengecewakan masyarakat adalah Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbaru, yakni Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“UU tersebut berdampak negatif, karena melemahkan KPK,” katanya.

Ia menjelaskan, apa yang dulu dikhawatirkan publik, selalu ditepis pemerintah dan DPR. Padahal dalam perkara dugaan penyuapan eks Komisioner KPU, Wahyu Setiawan saat ini menyulitkan gerak lembaga antirasuah, dalam melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Oleh karena itu, dengan prestasi yang dinilainnya jelek tersebut bisa menghapus capaian-capaian baik yang pernah dikerjakan pemerintah. Belum lagi kebijakan investasi yang dapat mengancam kelestarian lingkungan hidup.

“Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin harus berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terutama terkait dengan komitmennya dalam pemberantasan korupsi,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Haris Azhar, juga sempat mengkritisi penangganan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan pemberantasan korupsi di periode kedua Jokowi, yang dinilai cenderung buruk.

“‎Tidak ada tanda-tanda positif, masih seperti dahulu dan cenderung buruk,” ujar  di Jakarta, Senin (27/1/2020).

“Pelanggaran hukum pada masa sebelum Jokowi, tidak ada yang diselesaikan Jokowi,” Haris melanjutkan.

Apa yang menjadi rencana dan komitmen Jokowi ‎dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM tidak ada yang berhasil. Bahkan gaya pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin  mencerminkan keadaan yang bakal terjadi empat tahun mendatang.

“Saya mau bilang, periode Jokowi di 100 hari ini sudah jadi cermin. Bagaimana sisa 4 tahun lebih ke depan? akan lebih suram. Ke depan juga bakal tetap buruk, bahkan mungkin akan lebih buruk,” ujar dia.

Menurut Haris, di era Jokowi-Ma’ruf Amin banyak kasus korupsi yang terjadi, namun peraturan yang ada tidak mendukung. “Pada Zaman dia (Jokowi) justru banyak kasus baru. Dahulu penanganan korupsi dilawan balik sama koruptornya,” kata dia.

“Akan tetapi, zaman Jokowi difasilitasi dengan undang-undang yang baru,” Hariz melanjutkan.

Sekadar diketahui ada sembilan visi misi Jokowi-Ma’ruf terkait isu Hak Asasi Manusia (HAM), di antaranya:

1. Jokowi-Ma’ruf akan meningkatkan budaya dan kebijakan yang berperspektif atau berwawasan HAM. Termasuk memuat materi HAM dalam kurikulum HAM.

2. Melanjutkan penyelesaian yang berkeadilan terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu.

3. Memberikan jaminan perlindungan dan hak kebebasan beragama dan berkeyakinan serta melakukan langkah-langkah hukum yang tegas, terhadap pelaku kekerasan yang mengatasnamakan agama.

4. Melindungi dan memajukan hak-hak masyarakat adat, mulai dari aspek legal pemberdayaan ekonomi, perlindungan hukum, hingga pemanfaatan sumber daya alam yang lestari.

5. Memberikan perlindungan bagi kaum difabel, termasuk memperluas akses lingkungan sosial dan pendidikan yang inklusif. Serta menyediakan fasilitas yang ramah pada kaum difabel sarana umum dan transportasi umum.

6. Melindungi hak-hak masyarakat di bidang pertanahan.

7. Meningkatkan perlindungan terhadap anak-anak, perempuan, dan kelompok rentan lainnya dari tindak kekerasan.

8. Memperluas cakupan kampung atau desa layak anak untuk memastikan pendidikan anak usia dini, dimulai dari lingkungan yang ramah.

9. Meningkatkan kinerja dan kerja sama efektif dan produktif berbagai institusi dalam rangka perlindungan dan penegakan HAM.

Tags: JokowiMa'ruf Amin
Previous Post

Masa Tugas Dua Jaksa di KPK Belum Habis, Kok Ditarik?

Next Post

Siap-siap, Pemerintah Bakal Evaluasi WNI di Hubei, Cina

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Siap-siap, Pemerintah Bakal Evaluasi WNI di Hubei, Cina

Siap-siap, Pemerintah Bakal Evaluasi WNI di Hubei, Cina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In