JAKARTA – Momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI menjadi sejarah penting bagi struktur pertahanan Indonesia. Presiden Prabowo Subianto meresmikan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru sekaligus melantik para Panglima Kodam (Pangdam) yang akan memimpin komando di wilayah strategis dari Sumatra hingga Papua.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Senin 5 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 204 satuan baru TNI,” ujar Prabowo.
Langkah perluasan struktur pertahanan ini dilakukan untuk memperkuat stabilitas keamanan nasional, mempercepat respons pertahanan di area perbatasan, serta mempererat sinergi TNI dengan masyarakat di daerah.
Daftar enam Kodam Baru dan Pangdam yang dilantik, di antaranya:
- Kodam XV/Tuanku Tambusai dengan wilayah cakupan Riau & Kepulauan Riau, dipimpin oleh Mayjen TNI Mohammad Luthfi.
- Kodam XVI/Radin Inten dengan wilayah cakupan Lampung & Bengkulu dipimpin oleh Mayjen TNI Drajad Brima Yoga.
- Kodam XIX/Cenderawasih dengan wilayah cakupan Papua Barat dipimpin oleh Mayjen TNI Antoninho Rangel da Silva.
- Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dengan wilayah cakupan Sumatera Barat dipimpin oleh Mayjen TNI Asep Jauhari.
- Kodam XXI/Pattimura dengan wilayah cakupan Maluku Utara dipimpin oleh Mayjen TNI Budi Pramono.
- Kodam XXII/Udayana dengan wilayah cakupan Nusa Tenggara Barat & NTT dipimpin oleh Mayjen TNI Agustinus Purboyo.
Peresmian enam Kodam baru ini merupakan bagian dari penataan dan pengembangan organisasi TNI Angkatan Darat, guna menyesuaikan dinamika ancaman geografis serta pemerataan benteng pertahanan di pulau-pulau luar dan wilayah terdepan Indonesia.















