Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Akhlak dan Spiritualitas, Vaksin Tepat Radikal Terorisme?

by Irfan Mualim
08.04.2022
in Nasional
A A
Akhlak dan Spiritualitas, Vaksin Tepat Radikal Terorisme?

“Seseorang bisa dikatakan moderat kalau mereka menonjol tidak hanya ritualitasnya saja, tetapi juga spiritualitasnya”

Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid

JAKARTA – Akhlak dan spiritualitas merupakan vaksinasi dalam melakukan deradikalisasi yakni proses pengembalian paham radikal menjadi moderat.

Hal itu ditandai dengan berubahnya akar ideologi radikal atau ideologi takfiri dan digantikan dengan ideologi moderat.

Demikian dikatakan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, dalam acara “Deep Talk Indonesia Serial Ramadhan” yang diselenggarakan oleh Gerakan Indonesia Optimis, di Jakarta, Kamis (7/4).

BACA JUGA

BNPT Perkuat Sekber RAN PE Fase II, Dorong Pencegahan Ekstremisme Lebih Terpadu

BNPT Perkuat Sekber RAN PE Fase II, Dorong Pencegahan Ekstremisme Lebih Terpadu

04.10.2026
BNPT Ungkap Anak Terpapar Ekstremisme Lewat Komunitas Digital TCC

BNPT Ungkap Anak Terpapar Ekstremisme Lewat Komunitas Digital TCC

01.10.2026

“Seseorang bisa dikatakan moderat kalau mereka menonjol tidak hanya ritualitasnya saja, tetapi juga spiritualitasnya,” ujarnya.

“Tidak hanya kehidupan keagamaannya saja, tetapi juga akhlak dan budi pekerti yang luhur yang sejatinya merupakan misi utama para nabi, terutama nabi Muhammad SAW,” lanjut dia.

Baca Lagi: Oke Setiadi Affendi: Manfaatkan Bulan Ramadhan Tingkatkan Kualitas Diri

Ia berharap Gerakan Indonesia Optimis dapat ikut berperan menangkal penyebaran radikalisme dan terorisme yang berkembang di Indonesia.

“Gerakan Indonesia optimis dengan namanya optimis itu sudah memiliki nilai sufi, nilai tasawuf, dan nilai spiritual. Karena seseorang yang memiliki spiritualitas yang menonjol selalu optimis,” katanya.

Optimisme itulah yang seharusnya membangkitkan rasa syukur setiap umat sebagai bangsa yang memiliki heterogenitas dan sangat plural, serta memiliki potensi luar biasa dan harus dibangun dalam toleransi.

Gerakan Indonesia Optimis, kata Nurwakhid, harus mempunyai target lima T. Pertama adalah tawassuth, moderat, berada di tengah.

“Karena dengan di tengah bisa rahmatan lil alamin,” katanya.

Kedua adalah tawazun (seimbang atau proposional). Ketiga yakni tasamuh (toleran). Hal tersebut sangat relevan bagaimana bangsa dibangun di atas toleransi, karena keberagaman dan heterogetinas yang sangat plural.

“Keempat adalah tawasul. Segala sesuatu harus menggunakan media, harus pakai protokoler dan sistem. Tawasul artinya sistem metodelogi ataupun media,” ujar dia.

“Kelima adalah tabbayun. Kelompok radikal terorisme biasanya kurang piknik, kurang cek dan ricek terhadap konten. Hasil survey di dunia maya sebanyak 67,7% adalah konten-konten keagamaan yang intoleran dan radikal,” tambahnya.

Oleh sebab itu, 5T sangat efektif dan bagus dijadikan jargon Gerakan Indonesia Optimis. “Saya yakin akan hebat,” katanya.

Waspada Potensi Munculnya Radikal Terorisme di Bulan Ramadhan

Menurut dia, potensi munculnya aksi radikalisme dan terorisme di bulan Ramadan harus diwaspadai. Mengingat kelompok tersebut melakukan aksinya saat momentum hari-hari keagamaan.

“Bulan Ramadan, kami di BNPT dan Densus menjadi salah satu kalender Kamtibmas dari amaliyahnya kelompok radikal terorisme,” kata dia.

“Mereka akan melakukan aksi dan amaliyah di bulan Ramadan, di bulan besar keagamaan non muslim, serta Natal tahun baru,” lanjut Nurwakhid.

Oleh karena itu, Nurwakhid berpesan agar seluruh masyarakat harus siaga akan hal tersebut, karena potensi melakukan aksi sangat besar, sehingga BNPT dan Densus 88 Anti Teror masif melakukan langkah preventif yaitu menangkap dan menindak.

Terkait pengawasan terhadap mimbar-mimbar agama di area publik yang sulit dikontrol, Nurwakhid menjelaskan, Indonesia belum memiliki regulasi yang melarang semua ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, kecuali komunisme, marxisme, dan leninisme.

“Ideologi radikalisme agama memang belum ada larangannya, sehingga kelompok teroris dan kelompok radikal hanya dilarang dengan Undang-Undang ormas, yaitu organisasinya. Sementara ideologinya belum,” katanya.

Ia mengatakan, pada tahun 2022 BNPT mencanangkan strategi Pentahelix dengan merangkul lima elemen bangsa, yakni Kementerian/Lembaga, komunitas-komunitas, termasuk komunitas Gerakan Indonesia Optimis, akademisi atau civitas akademika, serta melibatkan dunia usaha, baik itu BUMN (Badan Usaha Milik Negara) maupun swasta dan juga media.

Tags: AkhlakBNPTRadikal TerorismeSpiritualitas
Previous Post

Oke Setiadi Affendi: Manfaatkan Bulan Ramadhan Tingkatkan Kualitas Diri

Next Post

Festival ‘Asik Bang’ Cara Cerdas BNPT Isi Ruang Kosong Anak Muda Cegah Radikalisme

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Festival ‘Asik Bang’ Cara Cerdas BNPT Isi Ruang Kosong Anak Muda Cegah Radikalisme

Festival 'Asik Bang’ Cara Cerdas BNPT Isi Ruang Kosong Anak Muda Cegah Radikalisme

Comments 1

  1. Ping-balik: 'Asik Bang’ Cara BNPT Isi Ruang Kosong Anak Muda Cegah Radikalisme

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In