Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Alumni Ponpes hingga Ulama, Berperan Penting Bentengi Masyarakat dari Radikal Terorisme

by Irfan Mualim
15.10.2022
in Nasional
A A
Alumni Ponpes hingga Ulama, Berperan Penting Bentengi Masyarakat dari Radikal Terorisme

TEGAL – Sesuai dengan resolusi jihad yang disampaikan Hadratussyeikh KH. Hasyim Asy’ari, adalah mengobarkan semangat membela tanah air. Para santri, ulama, dan alumni Pondok Pesantren, memiliki peran penting memberikan penjelasan mengenai bahaya paham radikal terorisme, dan upaya pencegahan khususnya di lingkungan masyarakat dan pondok pesantren.

Hal tersebut dikatakan Deputi I bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Mayjen TNI Nisan Setiadi, saat menjadi pembicara pada acara Halaqoh Santri memperingati Hari Santri Nasional Kota Tegal 2022, yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tegal di Gedung Adipura, komplek Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Jumat (14/10/2022).

“Sesuai apa yang sudah disampaikan Hadratussyeikh KH. Hasyim Asy’ari yakni resolusi jihad itu adalah sama-sama mempertahankan negara,” ujarnya.

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026

“Saya yakin, dengan adanya Halaqoh Santri, teman-teman santri, alumni Pondok Pesantren se-Kota Tegal punya peran penting untuk membentengi para pemuda khususnya dan masyarakat, dari bahaya paham radikal intoleran dan terorisme,” lanjutnya.

Apa yang dikatakan Deputi I BNPT ini tentunya bukan tanpa alasan. Jargon Hubbul Wathon Minal Iman yang berarti mencintai dan membela negara, adalah bagian dari iman yang difatwakan KH. Hasyim Asy’ari.

“Ini bisa menjadi dasar, agar para santri ikut berperan dalam mengajak seluruh komponen masyarakat dalam mencegah penyebaran paham radikal intoleran dan terorisme,” katanya.

Nisan Setiadi yakin, peringatan hari Santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober akan memperkuat rasa nasionalisme, jiwa kebangsaan, bela negara dan cinta tanah air.

“Kedepannya pasti kami dari BNPT bersama PBNU untuk bersinergi dalam menguatkan dan mempertahankan NKRI,” kata dia.

Acara Halaqoh Santri di Kota Tegal, juga akan menambah kekuatan sinergisitas dan sesuatu kekebalan di seluruh kalangan khususnya masyarakat di kota Tegal.

Ia juga berharap, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal bersama PCNU, Pondok Pesantren, alumni santri dan masyarakat Kota Tegal, saling berkolaborasi dalam mencegah paham radikal terorisme agar tidak menyebar.

“Saya yakin kekuatan PCNU di Kota Tegal ini, akan solid dalam menyebarkan damai yang bermartabat di Indonesia, khususnya dalam mencegah paham intoleran, radikalisme, dan terorisme,” ujar dia.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Tegal, Abdal Hakim, mengingatkan para santri agar terhindar dari radikalisme dan terorisme, demi menjaga persatuan dan kebhinekaan yang dimiliki bangsa Indonesia.

Dirinya meminta para santri dan alim ulama untuk mengingat resolusi jihad yang dikumandangkan KH. Hasyim Asy’ari, dimana tidak bisa memungkiri bahwa Indonesia dibentuk dalam kebhinekaan yang mana semuanya adalah untuk persatuan.

“Hal inilah yang tidak dipahami para generasi muda saat ini. Maka dengan adanya Halaqoh Santri sebagai upaya mengingatkan dan menggugah semangat, bahwa perbedaaan ini bukan untuk kerusakan, tetapi kebhinekaan adalah untuk persatuan Indonesia,” ujarnya.

Dirinya juga berharap Pemerintah Daerah terus bersinergi bersama berbagai pihak dalam mengokohkan moderasi beragama, agar masyarakat terhindar dari paham radikal terorisme .

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tegal, M. Ismail Fahmi, mengatakan pihaknya akan terus menggandeng santri dan juga Forum Kerukunan Umat Beragama agar masyarakat tidak mudah terpapar paham radikal terorisme,

“Kami berharap para tokohnya untuk bisa memberikan pemahaman kepada umat, bahwa radikalisme adalah sesuatu hal yang sangat dilarang,” katanya.

“Harus dicanangkan dari pendidikan sejak dini sudah mulai kita inputkan di pendidikan karakter, untuk tidak mengajarkan budaya-budaya radikalisme,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa tengah (PWNU Jateng), KH. Rofiq Mahfudz, menekanan kepada para santri agar cerdas, dan harus tahu mengenai bagaimana indikasi-indikasi yang kiranya ada penyebaran paham yang mengarah kepada radikalisme dan terorisme di lingkungan sekitar.

Karenanya, ia meminta bila ada yang mengetahui terjadi penyebaran radikal terorisme, untuk melaporkkan ke pihaknya baik ditingkat ranting atau ke cabang, agar dapat dihindari seminimal mungkin.

“Kalau sudah mengetahui harus segera melaporkan atau kepada pengurus NU, kalau di sana ada tingkat ranting yang laporkan pada tingkat ranting, atau laporkan kepada MWC atau ke PCNU langsung, agar paham radikal bisa dihindari,” katanya.

Menurutnya para pimpinan pesantren senantiasa juga harus selalu mendampingi dan melindungi santrinya, agar tidak mudah terpapar paham radikal terorisme.

Tags: BNPTPondok Pesantren (Ponpes)RadikalismeTerorismeUlama
Previous Post

Menteri Tito: Butuh Semua Pihak Cegah Terorisme

Next Post

Pasca Insiden Stadion Kanjuruhan, Polisi Janji Tak Pakai Gas Air Mata saat Pengamanan

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Tanggapi Kritikan Jokowi, Polri: Tetap Menjaga Muruah Organisasi

Pasca Insiden Stadion Kanjuruhan, Polisi Janji Tak Pakai Gas Air Mata saat Pengamanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In