Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Bangun Kebanggaan Nasional untuk Lawan Intoleransi, Ekstremisme, Radikalisme dan Terorisme

by Irfan Mualim
20.05.2022
in Nasional
A A
Raih Kemenangan Lawan COVID-19 di Hari yang Fitri

JAKARTA – Semangat nasionalisme pada Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menandakan rumusan identitas kebangsaan yang tidak lagi terikat oleh fanatisme suku, etnis,  dan kepentingan sekterian lainnya.

Di era sekarang nasionalisme dan menjadi Indonesia seutuhnya terlihat mulai luntur dengan masuknya paham transnasional yang menjadikan agama sebagai kedok untuk kembali memecah belah persatuan rakyat Indonesia, sehingga perlu untuk membangun rasa kebanggaan nasional.

Hal tersebut dikatakan Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU), Adnan Anwar, di Jakarta, Jumat (20/5).

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

Menurutnya, pada peringatan Harkitnas haruslah menjadi momen membangun kebanggaan nasional sebagai salah satu cara, agar masyarakat tidak terperangkap pada imajinasi liar membentuk negara agama yang diyakini oleh kelompok radikal.

”Harus ada yang namanya kebanggaan nasional. Semua warga bangsa utamanya kaum milenial harus memperkuat jati diri ke Indonesiaannya, bahwa Indonesia memiliki peradaban yang sangat maju dan mampu mengelola perbedaan serta bisa mengelola berbagai macam tantangan,” ujarnya.

Baca Lagi: Hari Kebangkitan Nasional, Momentum Bangun Gerakan Lawan Intoleransi, Ekstremisme dan Terorisme

Disamping membangun kebanggan nasional sebagai bangsa yang memiliki sejarah besar dan budaya toleransi yang kental, peringatan Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum agar semua warga bangsa sentiasa menyuntikkan spirit nasionalisme dan patriotisme di hati sanubari anak bangsa.

“Seperti dimasa lalu, kaum muda berani membuang ego sektoral dan sentimen primordial demi memperjuangkan kepentingan yang lebih besar, yakni kemerdekaan bangsa,” kata dia.

Terlebih lagi, praktik intoleransi, ekstremisme, radikalisme, dan terorisme dalam beberapa tahun terakhir membuat relasi keagamaan dan kebangsaan merenggang akibat merebaknya paham ekstremisme-kekerasan yang dilatari oleh konservatisme dan fanatisme keagamaan.

Padahal agama-agama di Indonesia seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu, selama ini sangat berperan aktif sebagai stabilisator dan penjaga NKRI.

“Ideologi transnasional bertopeng agama justru telah menyumbang andil pada lunturnya nasionalisme,” katanya.

Perlu Peran Tokoh Agama dan Masyarakat Lawan Ancaman Radikalisme

Ia menambahkan, juga perlukan peran para tokoh agama dan masyarakat guna mendorong umat bangkit melawan ancaman nyata intoleransi, ekstremisme, dan radikalisme dengan membawa dakwah yang menyejukkan.

“Seperti apa yang sudah diupayakan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) dan Gugus Tugas Pemuka Agama yang bertugas memberikan pencegahan paham radikal terorisme,” ujar dia.

Terlebih, Indonesia adalah negara yang berbasis agama terbesar di dunia. Dimana masyarakatnya adalah pemeluk agama yang taat dan setia menjalankan syariat, dan tokoh agama dipandang  masyarakat sebagai orang yang harus diikuti dan dijadikan panutan.

Tidak hanya itu, para tokoh agama atau masyarakat perlu memperkuat forum kerukunan lintas agama dan lintas kultur disemua tingkatan masyarakat, seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Ia juga mendorong ketegasan pemerintah guna penerapan Pancasila yang lebih massif untuk mendorong dan kembali membangkitan semangat nasionalisme masyarakat melawan ancaman intoleransi, ekstremisme, dan radikalisme.

“Pemerintah diharapkan bersungguh-sungguh menerapkan Pancasila dalam formulasi kebijakan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang luhur. Ini harus diupayakan untuk bangkit melawan segala paham atau gerakan yang mengancam bagi keutuhan NKRI,” katanya.

Tags: EkstrimismeIntoleransiKebanggan NasionalRadikalisme
Previous Post

Gara-gara Ini, Koalisi Pemerintahan Israel Kehilangan Posisi Mayoritas

Next Post

Penolakan Ustadz Abdul Somad di Singapura bukan Islamophobia Kata Sri Yunanto

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Penolakan Ustadz Abdul Somad di Singapura bukan Islamophobia Kata Sri Yunanto

Penolakan Ustadz Abdul Somad di Singapura bukan Islamophobia Kata Sri Yunanto

Comments 4

  1. Ping-balik: Penolakan Ustadz Abdul Somad di Singapura bukan Islamophobia Kata Sri Yunanto |
  2. Ping-balik: Terima Kunjungan Lemhanas Inggris, Kepala BNPT Ajak Bersama Perangi Terorisme |
  3. Ping-balik: Kukuhkan Duta Damai Dunia Maya Sulteng, BNPT: Amunisi Baru Lawan Propaganda Terorisme |
  4. Ping-balik: BNPT: Khilafatul Muslimin Sama Bahayanya dengan HTI, NII, dan ISIS |

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In