Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Butuh Penguatan Literasi, Cegah Hoaks dan Provokasi di Medsos

by Irfan Mualim
06.11.2020
in Nasional
A A
Butuh Penguatan Literasi, Cegah Hoaks dan Provokasi di Medsos

JAKARTA – Tingkat literasi masyarakat di Indonesia masih tergolong rendah, sementara serbuan informasi dari teknologi dan komunikasi saat ini sangatlah kuat. Salah satu dampak dari minimnya literasi masyarakat di media sosial adalah munculnya efek negatif seperti suburnya hoaks, fitnah, ujaran kebencian, dan provokasi.

Pengamat media sosial (medsos), Rulli Nasrullah, mengatakan medsos dapat menjadi alat yang luar biasa untuk menggerakkan massa. Apalagi dengan makin maraknya kecenderungan provokasi di medsos.

Ironisnya, masyarakat banyak yang tidak sadar dengan disinformasi di medsos tersebut.

BACA JUGA

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

Bareskrim Polri Investigasi Laporan Ridwan Kamil Terkait Pencemaran Nama Baik

22.04.2025
Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani

Kebenaran di Balik Klaim KKB, Polri Tegaskan itu Propaganda dan Hoaks

25.01.2025

“Saya pikir perlu kebijaksanaan yang luar biasa menyikapi realitas yang ada di medsos. Karena biasanya yang memprovokasi itu sering memotong-motong realitas yang ada, jadi tidak secara utuh informasi itu disampaikan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Salah satu disinformasi yang kini sedang ramai adalah adalah pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Marco tentang Islam dan terorisme, memunculkan gelombang kecaman yang luas di medsos.

“Pernyataan itu memicu untuk memboikot produk Prancis dan berbagai provokasi lainnya,” kata dia.

Oleh sebab itu, Rulli menegaskan, dalam menggunakan medsos seseorang tidak boleh emosi. Karena berkembangnya hoaks, radikalisme, dan terorisme di medsos, salah satunya disebabkan emosi yang dimainkan para provokator.

Rulli mengingatkan, ketika melihat sebuah foto, atau sebuah pernyataan untuk jangan terburu-buru langsung ditafsirkan.

“Ditanyakan dulu kepada orang yang lebih ahli. Sehingga kita bisa melihat konten itu sebenarnya maksudnya seperti apa. Saya melihat ini yang dimainkan oleh pihak-pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab untuk memainkan isu-isu seperti itu,” katanya.

Dari pengalamannya selama menjadi tim literasi digital di Kominfo dan Kemdikbud, ia dan timnya telah banyak melakukan promosi dan diseminasi informasi. Tetapi pada akhirnya, semua kembali kepada kedewasaan masing-masing pengguna medsos.

“Saya melihat yang kena hoaks tidak hanya masyarakat biasa, ada profesor, guru besar, bahkan tokoh pers juga pernah menyebarkan hoaks,” ujar dia.

Ia berharap, masyarakat tidak menelan mentah-mentah informasi yang ada. Kemudian media massa mainstream juga harus ikut berperan. Karena media massa apapun saat ini pasti memiliki medsos.

Rulli menyebut, media sebagai pilar keempat demokrasi selain bertugas mengungkapkan kebenaran, disisi lain juga harus menekan agar disinformasi, hoaks dan berita yang misleading tidak sampai tersebar lebih jauh.

“Media massa harus memastikan bahwa semua sumbernya terutama sumber-sumber yang berasal dari internet dan medsos dipastikan kebenarannya,” ujar Rully.

Peran tokoh masyarakat juga penting melawan hoaks dan provokasi di medsos. Karenanya, para tokoh harus memperhatikan apa saja yang bisa dia publikasikan, agar tidak memicu gerakan-gerakan destruktif lebih lanjut yang berhubungan dengan hoaks maupun radikalisme.

“Tokoh masyarakat harus turut aktif menghentikan penyebaran-penyebaran konten hoaks dan radikalisme. Dan secara aktif juga melakukan antisipasi di medsos sebelum membuat suatu pernyataan,” kata dia

Tags: HoaksLiterasiMedia Sosial (Medsos)
Previous Post

Panglima TNI: Penanganan Covid-19 Menuju Arah Lebih Baik

Next Post

Gagalnya Dana Otsus, Bupati Intan Jaya: Dana Desa Dirampok KKB Papua

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Gagalnya Dana Otsus, Bupati Intan Jaya: Dana Desa Dirampok KKB Papua

Gagalnya Dana Otsus, Bupati Intan Jaya: Dana Desa Dirampok KKB Papua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In